Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

Gagas Program PKT BISA, Pupuk Kaltim Dorong Ekonomi Sirkular Sektor Pertanian di Magetan

Redaksi by Redaksi
July 1, 2024
Gagas Program PKT BISA, Pupuk Kaltim Dorong Ekonomi Sirkular Sektor Pertanian di Magetan
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) secara bertahap terus meningkatkan realisasi komitmen dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan, dengan berbagai inisiasi untuk mengurangi dampak pertanian konvensional sekaligus mendorong terciptanya ekonomi sirkular di sektor pertanian.

Salah satu upaya yang dilakukan, dengan kembali menggiatkan pemanfaatan kompos untuk menekan penggunaan pupuk kimia secara berlebih, agar tata kelola lahan yang lebih ramah lingkungan pun bisa diterapkan oleh para petani dalam memaksimalkan potensi komoditas pertanian.

Sasaran inilah yang diusung melalui Program Pertanian Kompos Terpadu untuk Babadan Inovatif dan Sejahtera (PKT BISA), dengan mengintegrasikan kelompok tani, peternakan, perikanan, UMKM dan Koperasi menjadi kelompok besar yang berlokasi di Dusun Babadan Desa Kepuh Rejo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Gagasan PKT BISA didesain untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, dengan menitikberatkan pada pelestarian lingkungan khususnya daya dukung lahan pertanian yang lebih terjaga secara berkelanjutan. Hal ini diukur dari kesinambungan pendampingan untuk mencapai sasaran program, dengan tujuan akhir mewujudkan masyarakat tangguh dan mandiri di berbagai sektor.

“Inisiatif ini sejalan dengan visi Pupuk Kaltim untuk menjadi perusahaan terdepan dan berwawasan lingkungan, karena kami percaya bahwa pertanian kompos terpadu menjadi solusi efektif untuk menghadapi tantangan global terkait keamanan pangan dan keberlanjutan lingkungan,” tutur VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, Jumat (28/6/2024).

Dusun Babadan diketahui memiliki persoalan yang hampir sama dengan petani Indonesia pada umumnya, yakni terkait kesehatan tanah. Hal ini diakibatkan kebiasaan penggunaan pupuk kimia berlebih, yang menyebabkan kualitas dan tingkat kesuburan tanah pertanian setempat yang bertekstur pasir semakin menurun setiap tahun. Padahal lokasi ini memiliki luas lahan pertanian produktif yang mencapai 40 hektare (Ha), dengan komoditas utama kacang tanah, padi dan jagung.

Dengan kondisi demikian, hasil panen pun tidak bisa dicapai secara maksimal. Bahkan limbah pertanian juga belum termanfaatkan dengan baik, karena sisa panen yang hanya dibakar begitu saja. Hal ini yang mendorong Pupuk Kaltim untuk turun berperan membantu masyarakat Babadan memaksimalkan kembali potensi lahan yang dimiliki melalui gagasan PKT BISA.

“Program ini dikembangkan sesuai prinsip Environment, Social dan Governance (ESG), untuk penciptaan manfaat bersama dengan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tandas Sugeng.

Bersama para karyawan yang tergabung dalam Employee Volunteering Initiation (Evolution), Pupuk Kaltim baru-baru ini pun meningkatkan pendampingan program PKT BISA bagi petani dan pelaku pertanian di Dusun Babadan. Mulai dari anggota Kelompok Tani dan Peternak, Pembudidaya Perikanan, Koperasi Lintas Generasi hingga Kelompok UMKM Babadan yang mencapai 100 orang lebih.

Pada Evolution bertema “Berbagi Pengetahuan untuk Babadan Makmur, Terampil dan Mutakhir (BERTABUR ILMU)” tersebut, Pupuk Kaltim berupaya mendorong masing-masing kelompok saling bersinergi secara berkesinambungan, guna mewujudkan Babadan sebagai lokasi pertama aktivitas ekonomi sirkular bidang pertanian terpadu di Kabupaten Magetan. Gagasan ini tentunya membutuhkan kolaborasi yang kuat antar seluruh unsur terkait, agar percepatan realisasi target mampu tercapai secara optimal.

“Hal inilah yang ditindaklanjuti Pupuk Kaltim dengan menggerakkan para relawan program Evolution dari lintas unit kerja Perusahaan, untuk memberikan pendampingan menyeluruh bagi seluruh unsur yang terlibat pada program PKT BISA di Babadan,” lanjut Sugeng.

Inisiatif Evolution kali ini diawali peresmian rumah kompos dan penanaman pohon di jalan utama Babadan, dilanjutkan diskusi terkait packaging kompos dan uji tanah, safety penggunaan mesin dan perawatan alat, konsultasi hukum terkait legalitas kelompok dan pinjam pakai lahan, tata cara pembuatan konten promosi, hingga cerita inspiratif salah satu karyawan Pupuk Kaltim yang memiliki usaha pertanian ‘Bara Farm’.

Dari serangkaian aktivitas tersebut, seluruh anggota kelompok yang terlibat di Dusun Babadan diharap semakin termotivasi menerapkan bekal pengetahuan yang didapat, sehingga potensi agrikutur di wilayah tersebut mampu mendorong terciptanya swasembada pangan secara berkelanjutan, sebagai bentuk nilai tambah dalam mewujudkan ekonomi sirkular bidang pertanian.

“Melalui inisiatif ini, kita tidak hanya mendukung kesejahteraan petani tetapi juga berkontribusi pada perbaikan kualitas lahan maupun tanaman, sebagai wujud dukungan terhadap ketahanan pangan melalui tata kelola pertanian yang lebih ramah lingkungan,” papar Sugeng.

Mewakili Pemerintah Daerah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Magetan Uswatul Hasanah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif Pupuk Kaltim melalui gagasan PKT BISA yang telah berjalan satu tahun terakhir. Kata dia, hasil pendampingan program secara bertahap mulai diimplementasikan oleh masyarakat sesuai bekal pengetahuan yang diberikan.

Saat ini Babadan Makmur sudah memiliki fasilitas seperti gudang hasil olahan kompos yang dikelola oleh anggota kelompok, hingga penggunaan pupuk organik meski yang makin dikembangkan. Bahkan hasilnya pun mulai terlihat dengan dampak positif pada lahan maupun tanaman yang menunjukkan signifikan.

“Pendampingan Pupuk Kaltim sangat membantu petani Babadan. Baik dalam perbaikan kualitas lahan maupun hasil pertanian yang optimis mampu kita pacu dan tingkatkan,” ucap Uswatul Hasanah.

Menurut dia, petani jangan hanya terpaku dan senantiasa mengandalkan pupuk subsidi untuk meningkatkan produktivitas tanaman, namun inovasi seperti program PKT BISA ini menjadi solusi yang bisa digarap maksimal. Terlebih bahan baku yang dibutuhkan pun tersedia, sehingga dapat digunakan sebagai pupuk organik pada lahan dan tanaman.

“Minimal untuk kebutuhan kelompok bisa tercukupi dulu, baru nanti kita kembangkan produksinya secara masif. Apalagi kalau izin edar sudah keluar, kami yakin Babadan Makmur akan menjadi pionir produsen pupuk organik di Kabupaten Magetan,” ungkap dia.

Dirinya pun berharap segala pengetahuan yang didapat anggota kelompok dari pendampingan PKT BISA dapat ditularkan kepada petani lain di Magetan, sehingga produktivitas pertanian dan keberlangsungan lahan dalam jangka panjang mampu dipertahankan. Begitu juga untuk hasil pertanian maupun olahan pupuk organik yang dikelola, akan berujung pada peningkatan kesejahteraan petani secara merata.

“Untuk itu kami sangat menyambut positif pendampingan Pupuk Kaltim yang sejauh ini dilakukan, sehingga produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan. Termasuk dampak ekonominya bagi masyarakat melalui pembinaan PKT BISA,” pungkas Uswatul Hasanah. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co di WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pupuk Kaltim
ShareTweetShare
Previous Post

Sudah Kewajiban, Yan: Wakil Rakyat Harus Mewakili Semua Masyarakat Daerah

Next Post

Jaga Kebersihan Pesisir Bontang, DLH Segera Tambah 3 Kapal Pengangkut Sampah

Related Posts

Pupuk Kaltim Rayakan HUT ke-48 dengan Gerakan Kepedulian Bagi Warga Bontang
EKBIS

Pupuk Kaltim Rayakan HUT ke-48 dengan Gerakan Kepedulian Bagi Warga Bontang

Pertegas Komitmen ESG, Pupuk Kaltim Raih Platinum ASRRAT Ke-8
WARTA

Pertegas Komitmen ESG, Pupuk Kaltim Raih Platinum ASRRAT Ke-8

Pupuk Kaltim Raih Predikat “The Most Trusted Company” Kedelapan Kalinya di Ajang CGPI 2025
EKBIS

Pupuk Kaltim Raih Predikat “The Most Trusted Company” Kedelapan Kalinya di Ajang CGPI 2025

Siap Wakili Indonesia di TWMC 2025, MB PKT Gelar Konser Pelepasan di Mulawarman
OLAHRAGA

Siap Wakili Indonesia di TWMC 2025, MB PKT Gelar Konser Pelepasan di Mulawarman

Momen HUT 48, Pupuk Kaltim Kembali Salurkan Bantuan ke Masjid dan Panti Asuhan
WARTA

Momen HUT 48, Pupuk Kaltim Kembali Salurkan Bantuan ke Masjid dan Panti Asuhan

3 Universitas Eksplor Masa Depan Pendidikan Tinggi di Era AI di NUS Innovation Forum Jakarta
EKBIS

3 Universitas Eksplor Masa Depan Pendidikan Tinggi di Era AI di NUS Innovation Forum Jakarta

Next Post
Jaga Kebersihan Pesisir Bontang, DLH Segera Tambah 3 Kapal Pengangkut Sampah

Jaga Kebersihan Pesisir Bontang, DLH Segera Tambah 3 Kapal Pengangkut Sampah

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1412-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

20021

20022

20023

20024

20025

20026

20027

20028

20029

20030

20031

20032

20033

20034

20035

30021

30022

30023

30024

30025

30026

30027

30028

30029

30030

30031

30032

30033

30034

30035

80001

80002

80003

80004

80005

80006

80007

80008

80009

80010

80011

80012

80013

80014

80015

80016

80017

80018

80019

80020

80021

80022

80023

80024

80025

80026

80027

80028

80029

80030

80136

80137

80138

80139

80140

9041

9042

9043

9044

9045

80031

80032

80033

80034

80035

80036

80037

80038

80039

80040

80041

80042

80043

80044

80045

80141

80142

80143

80144

80145

80146

80147

80148

80149

80150

80151

80152

80153

80154

80155

30046

30047

30048

30049

30050

30051

30052

30053

30054

30055

30056

30057

30058

30059

30060

80066

80067

80068

80069

80070

80071

80072

80073

80074

80075

80076

80077

80078

80079

80080

80081

80082

80083

80084

80085

80086

80087

80088

80089

80090

80091

80092

80093

80094

80095

30081

30082

30083

30084

30085

30086

30087

30088

30089

30090

80096

80097

80098

80099

80100

80101

80102

80103

80104

80105

80106

80107

80108

80109

80110

80111

80112

80113

80114

80115

80156

80157

80158

80159

80160

80161

80162

80163

80164

80165

80166

80167

80168

80169

80170

80116

80117

80118

80119

80120

80121

80122

80123

80124

80125

80126

80127

80128

80129

80130

80131

80132

80133

80134

80135

80171

80172

80173

80174

80175

80176

80177

80178

80179

80180

80181

80182

80183

80184

80185

80186

80187

80188

80189

80190

80191

80192

80193

80194

80195

news-1412-mu