Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

Redaksi by Redaksi
August 7, 2026
Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang
Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Dalam mendukung percepatan pengendalian stunting di Kota Bontang, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyalurkan bantuan senilai Rp858,7 juta sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui program Pencegahan dan Pengendalian Stunting (PEDALGAS).

Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pengentasan stunting di 15 kelurahan di Kota Bontang, terdiri atas Rp30 juta per kelurahan untuk intervensi pencegahan dan pengendalian stunting, serta Rp20 juta per kelurahan untuk program penguatan kapasitas kader Posyandu.

Selain itu, Pupuk Kaltim juga memberikan dukungan Rp108,7 juta untuk pelaksanaan Timbang Balita Serentak di 11 kelurahan Kota Bontang, sebagai bagian dari upaya memperoleh data pertumbuhan balita yang akurat sekaligus mempercepat identifikasi anak berisiko stunting.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, penyelesaiannya membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari upaya tersebut,” ujar Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Maslani, saat menyerahkan bantuan secara simbolis ke Pemkot Bontang, Rabu (29/7/2026).

Dijelaskan Maslani, peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi salah satu fokus Pupuk Kaltim memberikan manfaat di Kota Bontang.

Sebab, membangun generasi yang sehat tidak dapat dicapai hanya melalui program pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari dunia usaha dan masyarakat secara luas.

Sesuai hal tersebut, Pupuk Kaltim turut mendukung penuh peningkatan kapasitas kader Posyandu, pada Program Hidup Sehat Tanpa Stunting (PESUT) yang diinisiasi Pemprov Kaltim, sebagai bagian dari program prioritas Gratispol.

Workshop satu hari tersebut diikuti 120 kader Posyandu dari 15 Kelurahan, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang.

“Kader Posyandu memiliki peran strategis di garis terdepan dalam memantau tumbuh kembang anak, serta mendampingi masyarakat menjaga kesehatan ibu dan balita. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi menjadi investasi penting, agar pencegahan stunting semakin efektif dan berkelanjutan,” terang Maslani.

Seluruh upaya tersebut juga bagian dari langkah proaktif Pupuk Kaltim mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pembangunan masyarakat yang inklusif.

Hal ini pun akan terus diperkuat Pupuk Kaltim melalui perluasan manfaat program, maupun intervensi langsung secara berkesinambungan.

“Melalui kolaborasi yang kuat bersama Pemkot Bontang dan masyarakat, kami optimis pencegahan dan pengendalian stunting akan semakin efektif untuk melahirkan generasi Bontang yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” tambah Maslani.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kesinambungan dukungan Pupuk Kaltim terhadap pengendalian stunting, sebagai salah satu program prioritas Pemerintah Kota Bontang.

Dikatakan Neni, Pemkot terus melakukan serangkaian upaya pengendalian dalam menekan prevalensi stunting yang sebelumnya berada di kisaran 20 persen.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil timbang balita serentak pertama pada 2025, angka stunting turun menjadi 17 persen. Selanjutnya pada 2026 kembali turun menjadi 14 persen. Ini menunjukkan bahwa kerja bersama memberikan hasil yang nyata.” ungkap Neni.

Meski demikian, Neni menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri.

Saat ini masih terdapat lima kelurahan dengan angka stunting yang berada pada dua digit, sementara kelurahan lain telah berhasil mencapai angka satu digit.

Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat melalui berbagai program pengendalian maupun intervensi.

“Secara nasional, penurunan stunting Kota Bontang termasuk yang terbaik. Namun target kita bukan sekadar menurunkan angka, tapi mencapai zero stunting. Untuk itu, kita harus terus memperkuat kolaborasi dan memastikan seluruh wilayah mampu mencapai hasil yang sama,” pungkas Neni.(*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pupuk Kaltim
ShareTweet
Previous Post

Jumat Berkah, Kodim 0908/Bontang Kembali Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

Next Post

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang

Related Posts

Sambut HUT TNI, Kodim 0908/Bontang Tanam 1.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir
RAGAM

Sambut HUT TNI, Kodim 0908/Bontang Tanam 1.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir

Jelaskan Arti Desil, BPS Bantah Manipulasi Demi Turunkan Angka Kemiskinan
WARTA

Jelaskan Arti Desil, BPS Bantah Manipulasi Demi Turunkan Angka Kemiskinan

Aklamasi, Edi Musjayadi Terpilih jadi Ketua Federasi Kurash Kota Samarinda
OLAHRAGA

Aklamasi, Edi Musjayadi Terpilih jadi Ketua Federasi Kurash Kota Samarinda

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026
OLAHRAGA

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

Antrean di SPBU Mulai Terurai, Bontang Batal Terapkan Skema Ganjil-Genap
EKBIS

Antrean di SPBU Mulai Terurai, Bontang Batal Terapkan Skema Ganjil-Genap

Resahkan Warga, Pencuri Tabung Gas Terekam CCTV Saat Beraksi di PC6 Badak
VIDEO

Resahkan Warga, Pencuri Tabung Gas Terekam CCTV Saat Beraksi di PC6 Badak

Next Post
Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.