Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN DPRD Bontang

Soroti Proyek Turap di Jalan Soekarno-Hatta, Faisal: Kontraktor Sering Telat Bayar Gaji Karyawan

Redaksi by Redaksi
December 5, 2023
Soroti Proyek Turap di Jalan Soekarno-Hatta, Faisal: Kontraktor Sering Telat Bayar Gaji Karyawan
Share on FacebookShare on Twitter

DEALEKTIS.CO – Proyek Rp 15 miliar di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Bontang Lestari terancam finalti. Komisi III DPRD Bontang pertanyakan kemampuan finansial kontraktor.

Anggota Komisi III Faisal menduga PT Bangun Pilar Persada sebagai pemenang tender tidak memiliki modal yang memadai, dalam pengerjaan proyek dinding penahan tanah di Jalan Soekarno-Hatta.

Tudingan itu, bukan tanpa sebab. Dari informasi yang ia terima sejak awal pembangunan, perusahaan kesulitan mengadakan material. Selain itu gaji pekerja beberapa tertunggak.

“Ini kontraktor sepertinya tidak punya modal,” kata Faisal dalam rapat yang digelar, Selasa (5/12/2023).

Komisi III mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Bapelitbang dan perusahaan pemenang tender.

Dengan tenggat waktu yang tersisa hanya kurang lebih 15 hari, menurutnya sangat sulit proyek itu terselesaikan. Lantaran hasil sidak beberapa waktu lalu, sambung politisi Nasdem ini, progres pengerjaan masih diangka 73-75 persen.

Menanggapi itu Kabid Bina Marga PUPR, Anwar Nurdin menjelaskan saat ini progres proyek itu baru sampai 74 persen. Tersisa pengerjaan perakitan besi, pengocoran dan penimbunan.

Ia mengakui, proyek tersebut bermasalah. Lantaran pembayaran yang menjadi tanggung jawab pemerintah berdasarkan progres pekerjaan, sudah ditunaikan kurang lebih Rp 10 miliar, dari nilai kontrak Rp 15 miliar lebih.

Namun, kenyataannya kegiatan fisik itu berjalan sangat lambat karena permasalah internal perusahaan pemenang tender.
Padahal dari penilaian berdasarkan perencanaannya, mesti proyek itu sudah selesai.

“Masalahnya di modal. Karena untuk menyelesaikan pekerjaan dengan beban proyek yang tersisa ia menaksir masih membutuhkan uang cash senilai Rp 3 miliar. Ini yang kami kejar,” sambungnya.

“Pihak vendor sudah kami datangi di Jakarta dengan disaksikan Kejaksaan dan Inspektorat membuat berita acara baru, untuk menyelesaikan proyek ini.”

Menurutnya, tidak tepat jika langkah yang diambil pemerintah adalah memutus kontrak. Lantaran kerugian yang paling besar akan dirasakan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan PT Bangun Pilar Persada Arga Probowasiso yang juga hadir dalam rapat tersebut, mengaku perusahaannya akan menyelesaikan proyek ini secepatnya.

“Kami masih optimis untuk menyelesaikan kegiatan itu. Jika pemerintah memberikan kesempatan untuk melanjutkan,” jawabnya. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1  kemudian join. Agar lebih mudah install aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprd bontangPOPULISME
ShareTweet
Previous Post

Encik Wardani Beri Dukungan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan UMKM di Kaltim

Next Post

Amir Tosina: Proyek Turap di Bonles Harusnya Putus Kontrak, Pemerintah Minta Vendor Diberi Kesempatan

Related Posts

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian
VIDEO

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Polder Tanjung Laut
WARTA

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Polder Tanjung Laut

Pagi Ini Hadapi Samarinda di Laga DPRD Cup 2025, Bontang Incar Juara
WARTA

Sekwan Bontang Bantah Hambur Uang Rp3 Miliar Hanya untuk Beli 27 Unit Mikrofon

Legislator Ikut Plototin Target PAD Bontang 2026, Winardi Nilai Terlalu Konservatif
EKBIS

Legislator Ikut Plototin Target PAD Bontang 2026, Winardi Nilai Terlalu Konservatif

Fraksi Amanat Demokrat Bergelora Soroti Realisasi Pajak Daerah, Ingatkan WTP Harus Berdampak 
DPRD Bontang

Fraksi Amanat Demokrat Bergelora Soroti Realisasi Pajak Daerah, Ingatkan WTP Harus Berdampak 

Next Post
Amir Tosina: Proyek Turap di Bonles Harusnya Putus Kontrak, Pemerintah Minta Vendor Diberi Kesempatan

Amir Tosina: Proyek Turap di Bonles Harusnya Putus Kontrak, Pemerintah Minta Vendor Diberi Kesempatan

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.