Dialektis.co – Tak hanya sekadar membangun, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menegaskan pentingnya menjaga kualitas pengerjaan proyek Polder Tanjung Laut. Sehingga dapat bertahan jangka waktu lama dan berfungsi maksimal.
Hal itu menjadi perhatian, saat Andi Faiz bersama rombongan anggota dewan meninjau langsung proyek senilai Rp38,5 miliar yang diharap dapat menekan persoalan banjir kiriman dari hulu sungai.
“Ini harus dipastikan kualitasnya. Dinas PUPRK harus benar-benar mengawasi,” tegasnya.
Andi Faiz berulang kali memastikan pengerjaan polder tersebut harus terkoneksi dengan saluran air sekitar.
Pasalnya, sesuai perencanaan proyek polder ini ditarget memiliki kapasitas menampung hingga 36 ribu liter air per detik.
Serta proyek ini diharap sudah dapat mulai beroperasi maksimal pada 2027 mendatang. Kata dia, kualitas dan progres pengerjaan harus menjadi perhatian.
Selain itu, polder ini juga disertai dengan prasarana pendukung, seperti jogging track. Hal itu harus juga jadi perhatian, sehingga nantinya dapat digunakan warga untuk berolahraga.
“Seluruh pekerjaan harus sesuai gambar perencanaan ya,” tegasnya lagi.
Sementara, Kepala Bidang Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air PUPR Kota Bontang Edy Suprapto mengatakan, progres pengerajaan saat ini masih sesuai target pelaksanaan. Ia pun optimis pengerjaan dapat dirampungkan.
Meski begitu, diakui Edy pembangunan polder ini hanya mampu mengurai masalah banjir yang disebabkan hujan di dua kelurahan, yakni Tanjung Laut dan Tanjung Laut Indah.
Jelasnya, nantinya setiap kali berfungsi. Pompa otomatis akan membuang air langsung ke laut di dekat Pasar Taman Rawa Indah.
“Ini masih untuk menangani banjir parsial yang disebabkan hujan. Kalau banjir kiriman masih belum,” ucap Edy.
Terangnya, idealnya polder Tanjung Laut ini dilengkapi dua rumah pompa. Proyek kali ini baru mengakomodir satu.
Pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan lanjutan Rp10 miliar. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post