Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN DPRD Bontang

Lirik Sektor Kelautan, Suharno Ingatkan Pemkot Wacana Bangun Pabrik Pengalengan Ikan

Redaksi by Redaksi
May 19, 2025
Lirik Sektor Kelautan, Suharno Ingatkan Pemkot Wacana Bangun Pabrik Pengalengan Ikan

Suharno (tengah) bersama anggota DPRD saat menghadiri Musrenbang RPJMD

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Anggota Komsi B DPRD Bontang, Suharno mengingatkan pemerintah kota (Pemkot) setempat terkait wacana pembangunan pabrik pengalegan ikan.

Hal itu ia sampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) setempat di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota, Senin (19/5/2025) pagi.

Menurut Suharno, dengan luas wilayah yang lebih banyak lautan. Sekitar 70 persen. Maka, harus ada keseriusan untuk membangun sektor ini.

“Harus lebih serius olah potensi laut kita,” ujarnya.

Sudah saatnya wacana pembangunan pabrik pengalegan ikan diwujudkan. Pasalnya, selain kepemimpinan Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wawali Agus Haris dinilai mumpuni.

Kata Suharno, Pemprov Kaltim juga telah menyatakan ingin membangun Bontang dari sektor kelautan.

“Ini bisa dikolaborasikan dengan Pemprov. Saya berharap pabrik pengalengan ikan ini bisa terlaksana,” tuturnya.

Sementara sebelumnya, dalam sambutannya Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan harapannya agar Musrenbang ini menghasilkan solusi konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi Bontang.

Khususnya permasalahan banjir dan penguatan sektor ekonomi.

Kata dia, salah satu fokus utama RPJMD 2025-2029 adalah penanganan banjir.

Sejumlah proyek strategis yang dimaksud. Diantaranya, pembangunan polder di Kelurahan Tanjung Laut dan Gunung Telihan.

“Lalu pembangunan kolam depresi di Kanaan, revitalisasi Waduk Kanaan, serta perkuatan tebing sungai,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Kelurahan Bontang Kuala. Proyek ini dirancang berfungsi ganda, tidak hanya sebagai akses transportasi namun juga sebagai upaya pengendalian banjir rob.

Lebih lanjut, di sektor ekonomi, Neni menyoroti dominasi sektor migas yang masih cukup besar, meski sektor non-migas menunjukkan pertumbuhan positif 9,4 persen pada 2024. Namun, pertumbuhan ekonomi Bontang secara keseluruhan masih mengalami kontraksi sebesar -2,51 persen.

“Pemkot Bontang memperkuat sektor perikanan, pertanian, perdagangan, jasa, dan pariwisata,” ungkapnya. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dprd bontang
ShareTweet
Previous Post

Hamzah Kritik Pengawasan Hutan Lindung ‘Hilang’ dalam RPJMD Bontang 2025-2029

Next Post

Kasus Doxing yang Menimpa Pekerja Media Dilaporkan ke Polresta Samarinda

Related Posts

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Pemadaman Listrik Tuai Keluhan, Besok DPRD Bontang Panggil PLN

Joni Alla Padang Resmi Dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Bontang
DPRD Bontang

Joni Alla Padang Resmi Dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Bontang

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian
VIDEO

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Polder Tanjung Laut
WARTA

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Polder Tanjung Laut

Pagi Ini Hadapi Samarinda di Laga DPRD Cup 2025, Bontang Incar Juara
WARTA

Sekwan Bontang Bantah Hambur Uang Rp3 Miliar Hanya untuk Beli 27 Unit Mikrofon

Next Post
Kasus Doxing yang Menimpa Pekerja Media Dilaporkan ke Polresta Samarinda

Kasus Doxing yang Menimpa Pekerja Media Dilaporkan ke Polresta Samarinda

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.