Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Kementerian LH Segera Turunkan Tim Cek Limbah Cair di Bontang Lestari

Redaksi by Redaksi
March 25, 2025
Bantah Cemari Laut, PT EUP Klaim Limbah Cair yang Dirilist Penuhi Ambang Batas

Tankap Layar Lokasi PT EUP Dilihat Dari Perairan

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dikabarkan akan segera menurunkan tim pendahuluan guna melakukan pengecekan dugaan pencemaran limbah cair di perairan Kota Bontang.

Hal ini meruapakan tindak lanjut dari ramainya pemberitaan terkait misteri banyaknya ikan mati di perairan Bontang Lestari hingga Desa Santan Ilir.

Dilansir dari alaman Prokal.co, salah satu yang bakal menjadi sorotan adalah klaim PT Energi Unggul Persada (EUP) yang memiliki izin untuk membuang hasil pengelolaan limbah ke laut.

Baca juga: Polisi Lidik Kebenaran Informasi Ikan Mati Karena Adanya Limbah di Santan Ilir

“Pada prinsipnya tidak boleh membuang limbah di lautan Bontang,” kataMenteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, Senin (24/3/2025) kemarin.

Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH, Irjen Rizal Irawan, pun turut berkomentar. Dia menyebut akan memeriksa klaim tersebut.

“Saya sudah tugaskan Kapusdalreg (Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion) Kalimantan segera cek lapangan,” sambungnya.

Baca juga: Dewan Desak Investigasi Penyebab Ribuan Ikan Mati di Santan Ilir

Diketahui, Kapusdalreg bertugas mengawasi kebijakan lingkungan berdasarkan ekoregion. Mereka mengkaji isu lingkungan, memberi rekomendasi kebijakan, dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Intinya Kementerian LH segera turunkan tim pendahuluan ke lapangan,” ujar Hanif.

PT EUP Klaim Limbah Cair yang Dirilist Penuhi Ambang Batas

Jayadi, Humas pabrik Crude Palm Oil (CPO) milik PT EUP yang beroperasi di kawasan Bontang Lestari membantah tudingan pihaknya telah melakukan pencemaran hingga mengakibatkan ribuan ikan mati di perairan Santan Ilir.

Baca juga: PT EUP Bantah Cemari Laut

Baca juga: Kades Santan Ilir Belum Bisa Tindak Lanjuti Loparan Ribuan Ikan Mati

Meski lokasinya tidak jauh dari areal pengolahan limbah cair milik PT EUP. Ia meyakinkan, matinya ikan yang sempat ramai beredar di media sosial itu belum tentu karena aktivitas perusahaan.

“Sejak terima video, kami telah telusuri dugaan itu. Tidak kami temukan langsung ikan-ikan itu. Kami juga telah memeriksa outlet pembuangan limbah cair kami yang berizin, dengan dilengkapi wastewater treatment plant (WWTP),” ujarnya kepada media ini, Senin (24/3).

Terkait tudingan akibat pengolahan limbah cair tersebut. Jayadi menegaskan EUP telah mengantongi izin pembuangan limbah cair.

Baca juga: Ribuan Ikan di Perairan Santan Ilir Mati Diduga Karena Limbah 

Kata dia, setiap limbah, baru dapat dirilis ke perairan ketika sudah dipastikan memenuhi ambang batas setelah dioleh melalui WWTP.

“Limbah cair yang kami rilist masih standar. Sudah memenuhi ambang batas,” klaimnya. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bontang Lestari
ShareTweetShare
Previous Post

Usulan Bangun Jalan Layang Senilai Rp77,8 M di Bontang Kuala Diperjuangkan

Next Post

Ingat! Zakat Fitrah, Bontang: Beras 2,5Kg atau Uang Tertinggi Rp68.400

Related Posts

Pencuri Motor Dinas Puskesmas Badak Baru Tertangkap, Aksinya Terekam CCTV
WARTA

Pencuri Motor Dinas Puskesmas Badak Baru Tertangkap, Aksinya Terekam CCTV

Soal Dugaan Mark Up Anggaran Bimtek, Kejari Bontang Tunggu Perhitungan BPKP
WARTA

Soal Dugaan Mark Up Anggaran Bimtek, Kejari Bontang Tunggu Perhitungan BPKP

DPPKB Turut Sikapi Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Guru, Eddy: Fokus Kami ke Korban
WARTA

DPPKB Turut Sikapi Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Guru, Eddy: Fokus Kami ke Korban

Simak! Mahfud MD: Lebih Baik Mempunyai DPR yang Buruk Daripada Tidak Ada
WARTA

Simak! Mahfud MD: Lebih Baik Mempunyai DPR yang Buruk Daripada Tidak Ada

Dugaan Kekerasan Guru di SDN Bontang Selatan, Bila Terbukti Bakal Dimutasi
WARTA

Dugaan Kekerasan Guru di SDN Bontang Selatan, Bila Terbukti Bakal Dimutasi

Pasca TKD Ditangkap, Kadis Damkar Dukung Polisi Telusuri Peredaran Narkoba
WARTA

Pasca TKD Ditangkap, Kadis Damkar Dukung Polisi Telusuri Peredaran Narkoba

Next Post
Bontang Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Terendah Rp 43 Ribu

Ingat! Zakat Fitrah, Bontang: Beras 2,5Kg atau Uang Tertinggi Rp68.400

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.