Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Dewan Harap Bontang Segera Miliki Gedung Uji Kelayakan Kendaraan Sendiri

Redaksi by Redaksi
March 29, 2021
Dewan Harap Bontang Segera Miliki Gedung Uji Kelayakan Kendaraan Sendiri

Anggota DPRD Bontang, Abdul Malik (Foto/Yudi)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Keinginan untuk menghadirkan gedung Uji Kelayakan Kendaraan Bermotor (Uji KIR) di Kota Bontang masih belum menemukan titik terang.

Sebab itu, Komisi III DPRD Bontang baru saja melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Dinas Perhubungan (Dishub) di beberapa daerah di Kaltim. Diantaranya Samarinda, Kutim, Kukar, dan Dishub Kota Balikpapan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang, Abdul Malik menyampaikan, kunjungan itu dilakukan sebagai bahan perbandingan untuk kemudian dibawa dalam rapat kerja dengan Pemerintah Kota (Pemkot).

“Dalam waktu dekat kami akan menggelar rapat kemudian akan mengundang asisten dan Dinas PUPRK terkait gedung uji KIR. Karena ini sangat mendesak,” ujarnya saat ditemui, Senin (29/3/2021).

Terangnya dalam kunjungan tersebut, ada beberapa poin penting yang didapat. Salah satunya, gedung uji KIR ternyata juga menjadi syarat suatu Kota untuk dapat mengikuti penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub).

Selain menggali terkait syarat uji, pihaknya juga melakukan sharing pelayanan uji KIR. Baik soal Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana, lahan, dan fasilitas bangunan gedung uji KIR.

Diceritakan Abdul Malik, tidak adanya fasilitas uji KIR di Kota Bontang saat ini menjadi salah satu keluhan masyarakat. Pasalnya, pemilik kendaraan harus pergi ke Samarinda hanya untuk melakukan tahap uji kendaraanya.

“Sempat ketemu dan mereka menyampaikan keluhannya seperti masalah ongkos dan harus didampingi oleh Dishub Bontang ketika melakukan uji kendaraan,” sambungnya.

Untuk itu, Abdul Malik berharap pembangunan gedung uji KIR dapat segera direalisasikan guna memudahkan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Yang juga akan berujung pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Saat ini ada 6 ribu kendaraan yang wajib uji KIR. Nantinya, mereka tidak perlu lagi susah payah uji KIR di Samarinda,” pungkasnya. (Mir/Yud).

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Abdul Malikdprd bontangUji Layak Kendaraan
ShareTweet
Previous Post

Atasi Banjir, Dewan Apresiasi Warga yang Hibahkan Lahan

Next Post

Jumadi Jelaskan Beda Barang Sitaan dan Barang Rampasan Negara

Related Posts

Kodim Bontang Raih Dua Penghargaan Nasional Karya Jurnalistik TMMD ke-128
RAGAM

Kodim Bontang Raih Dua Penghargaan Nasional Karya Jurnalistik TMMD ke-128

Menariknya Kasus Nadiem, Vonis 10 Tahun! Hakim juga Minta Potensi Pencucian Uang Ditelusuri
WARTA

Menariknya Kasus Nadiem, Vonis 10 Tahun! Hakim juga Minta Potensi Pencucian Uang Ditelusuri

Disnaker Bontang Gelar Tes Seleksi Pelatihan K3 Ketinggian, Peserta Berebut 31 Kuota
EKBIS

Disnaker Bontang Gelar Tes Seleksi Pelatihan K3 Ketinggian, Peserta Berebut 31 Kuota

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
EKBIS

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif

350 Tentara Yonarhanud 7/ABC Dipersiapkan Jaga Perbatasan, Pangdam Cek Langsung Kesiapan
WARTA

350 Tentara Yonarhanud 7/ABC Dipersiapkan Jaga Perbatasan, Pangdam Cek Langsung Kesiapan

Pangdam VI/Mulawarman Kunjungi Kodim 0908/Bontang, Berikan Arahan Kepada Prajurit
WARTA

Pangdam VI/Mulawarman Kunjungi Kodim 0908/Bontang, Berikan Arahan Kepada Prajurit

Next Post
Jumadi Jelaskan Beda Barang Sitaan dan Barang Rampasan Negara

Jumadi Jelaskan Beda Barang Sitaan dan Barang Rampasan Negara

Discussion about this post

Follow Us

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.