Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Redaksi by Redaksi
August 14, 2026
HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Kepala Dinkes Bontang Toetoek Pribadi Ekowati Saat Pimpin Rapat Kerja (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang mencatat sebanyak 441 kasus baru HIV selama periode 2021 hingga 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 253 orang masih menjalani pengobatan antiretroviral (ARV).

Kepala Dinkes Bontang Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan, kasus HIV di Kota Bontang masih ditemukan setiap tahun dengan jumlah yang cukup berfluktuasi.

Berdasarkan data Dinkes, pada 2021 tercatat 53 kasus baru HIV yang terdiri dari 27 laki-laki dan 26 perempuan. Angka tersebut meningkat menjadi 98 kasus pada 2022, dengan rincian 58 laki-laki dan 40 perempuan.

Kasus kemudian kembali meningkat pada 2023 menjadi 130 kasus. Pada tahun tersebut, tercatat 87 kasus pada laki-laki dan 43 kasus pada perempuan.

Sementara itu, pada 2024 terdapat 65 kasus baru, terdiri dari 40 laki-laki dan 25 perempuan. Pada 2025 jumlah kasus tercatat 52 kasus, dengan 39 laki-laki dan 13 perempuan.

Hingga 2026, Dinkes mencatat 43 kasus baru HIV, terdiri dari 24 laki-laki dan 19 perempuan. Data tersebut menunjukkan laki-laki masih menjadi kelompok dengan jumlah kasus lebih tinggi dibanding perempuan dalam beberapa tahun terakhir.

Dia menyebut faktor risiko penularan masih berkaitan dengan kelompok yang memiliki hubungan langsung dengan potensi transmisi HIV.

“Di antaranya penularan dari orang dengan HIV (ODHIV) kepada pasangan, pelanggan pekerja seks, calon pengantin, penderita tuberkulosis (TB), lelaki yang suka lelaki (LSL), pelanggan penjaja seks, serta pasangan berisiko tinggi,” bebernya.

Dari total 441 kasus yang tercatat, tidak seluruhnya masih berada dalam pemantauan pengobatan. Selain 253 orang yang masih menjalani terapi ARV, terdapat sekitar 188 orang yang tercatat meninggal dunia maupun tidak lagi mengikuti pengobatan atau lost follow up.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari tantangan penanganan HIV di Bontang, terutama dalam memastikan orang yang telah teridentifikasi mendapatkan pengobatan secara berkelanjutan dan tidak terputus dari layanan kesehatan. (*/Mira/DT).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Berita Bontang
ShareTweet
Previous Post

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Related Posts

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
EKBIS

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Sabtu Pemeliharaan WTP Altra Bontang, 16.500 Pelanggan di Area Ini Terdampak
WARTA

Kemarau Datang, Warga Bontang Diimbau Bijak Gunakan Air Bersih

Gagal Kabur, Dua Pelaku Curanmor di Sebuntal Ditangkap Warga di Jalan Poros BON-SMR
WARTA

Pelaku Curanmor Milik Pekerja SPBU Bonles Tertangkap, Ternyata Masih Pelajar

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah
WARTA

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.