Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Tak Ada Penadah, Pria di Bontang Ngaku Semua Mangga Dijual Eceran di Pasar

Redaksi by Redaksi
June 23, 2026
Dini Hari Heboh Perkara Mangga di Belakang RS Amalia, Pelaku Dibawa ke Polsek

Pelaku Maling Mangga Dievakuasi dari Kerumunan Warga (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Dilektis.co – YA (20), seorang spesialis maling mangga di Kota Bontang kembali tertangkap. Aksi warga Kelurahan Berebas Tengah itu sudah berungkali ketahuan warga.

Di hadapan polisi, YA membantah melakukan aksinya lantaran ada penadah yang menampung hasil curiannya.

Pria muda itu menyatakan, semua mangga yang ia ambil dijual secara eceran di pasar secara berpindah.

YA mengaku aksinya dilakukan lataran kebutuhan ekonomi. Tak punya penghasilan, mendorongnya ia nekat berulang melakukan aksi pencurian.

Baca juga: Dini Hari Heboh Perkara Mangga di Belakang RS Amalia, Pelaku Dibawa ke Polsek

“Tidak ada kerjaan. Mangganya saya jual untuk kebutuhan harian,” ujarnya pelan, di Polsek Bontang Utara, Senin (22/6/2026).

Kata YA, keuntungan jual mangga sempat cukup menggiurkan. Ia, kerap menjual dengan harga Rp17 ribu per kilogram.

Namun belakangan harga merosot, seiring musim panen. Hingga ia menjajakannya dengan harga Rp3 ribu per kilogram.

Sementara, Kapolsek Bontang Utara AKP Lukito melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Baru, Aiptu Purnomo, menegaskan pelaku sudah kerapkali tertangkap melalukan aksi pencurian mangga.

Baca juga: Aneh, Diduga Mabuk Seorang Pria Manjat Pohon Mangga Tak Turun-turun di Tanjung Laut

Tercatat, YA perah tertangkap basah di wilayah RT 2, RT 3 dan RT 14 Kelurahan Bontang Baru. Ia juga sempat ditagkap warga di kawasan Jalan Taekwondo, Kelurahan Api-Api, pada akhir Mei 2026 lalu.

“Ini sudah meresahkan. Berulang kali kedapatan melakukan aksi pencurian mangga. Usianya masih muda, bisa bekerja secara layak,” ujar Purnomo.

Pihaknya, tidak dapat memberi toleransi atas aksi pencurian berulang yang dilakukan. Dikhawatirkan akan menjadi kebiasaan dan berpotensi berkembang menjadi tindak pidana lain.

Sebelumnya diwartakan, aksi pencurian buah kembali bikin heboh warga Bontang. Kali ini pohon buah mangga di wilayah Gang Gamelan, belakang RS Amalia, Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang, Senin (22/6/2026) dini hari.

Baca juga: Perkara Alpukat, Jam 3 Subuh Beraksi di BTN PKT, Kabur Motor Pelaku Ditinggal

Pelaku diduga sudah kerap kali beraksi, saat musim panen. Aksinya sekira pukul 01.30 Wita terhenti saat dipergoki warga yang baru saja selesai nonton bareng laga Piala Dunia 2026.

“Dua orang pelakunya. Temannya yang satunya sempat kabur,” ujar Idam, salah satu warga setempat.

Warga bersama pemilik curiga pelaku melakukan aksinya karena sudah ada penadahnya.

Pasalnya, barang bukti mangga yang diambil berjumlah sangat banyak. Hingga tiga kantong belanja. Dinilai mustahil jika untuk dikonsumsi sendiri. (*).

Baca juga: Tak Kunjung Kembali, Motor Pelaku Curi Alpukat yang Ditinggal Ditahan Polisi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Berita Bontang
ShareTweet
Previous Post

Ahmad Nugraha Jadi Pendaftar Perdana Calon Ketua HIPMI Bontang, Usung Visi “HIPMI Berdampak”

Next Post

Sistem Jejak, Sopir di Bontang Ditangkap Saat “Tempel” Sabu di Jenderal Soedirman

Related Posts

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
EKBIS

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Sabtu Pemeliharaan WTP Altra Bontang, 16.500 Pelanggan di Area Ini Terdampak
WARTA

Kemarau Datang, Warga Bontang Diimbau Bijak Gunakan Air Bersih

Gagal Kabur, Dua Pelaku Curanmor di Sebuntal Ditangkap Warga di Jalan Poros BON-SMR
WARTA

Pelaku Curanmor Milik Pekerja SPBU Bonles Tertangkap, Ternyata Masih Pelajar

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Next Post
Sistem Jejak, Sopir di Bontang Ditangkap Saat “Tempel” Sabu di Jenderal Soedirman

Sistem Jejak, Sopir di Bontang Ditangkap Saat “Tempel” Sabu di Jenderal Soedirman

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.