Dialektis.co – Pengusaha muda sekaligus CEO dan Founder media daring Bekesah.co, Ahmad Nugraha, menjadi orang pertama yang mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Bontang periode 2026-2029.
Pengambilan formulir dilakukan di Sekretariat Musyawarah Cabang (Muscab) IX HIPMI Bontang yang berlokasi di Kafe Keluar Main, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Bontang Baru, Senin (22/6/2026) sore.
Kehadirannya disambut langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) Muscab IX HIPMI Bontang, Sudirman Saddu.
Nugraha, yang akrab disapa Nugrah, menyatakan keinginannya maju dalam bursa calon ketua umum dilandasi semangat untuk mendorong perubahan dan memperkuat peran HIPMI sebagai wadah pengusaha muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, selama menjadi bagian dari HIPMI dalam dua periode terakhir, organisasi tersebut memiliki potensi besar yang belum dimaksimalkan untuk menjawab berbagai peluang dan tantangan ekonomi di Kota Bontang.
Ia menilai HIPMI seharusnya mampu mengambil peran lebih strategis dalam menciptakan peluang usaha, memperkuat kapasitas pengusaha muda, serta mendorong peningkatan kelas usaha para anggotanya.
“HIPMI harus menjadi organisasi yang mampu memberikan dampak nyata, baik bagi anggotanya maupun bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional,” ujarnya.
Dalam pencalonannya, Nugrah mengusung visi “HIPMI Berdampak”, yang menitikberatkan pada peningkatan kontribusi organisasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Bontang.
Menurutnya, HIPMI tidak cukup hanya menjadi simbol eksistensi pengusaha muda, tetapi harus hadir dengan program yang memberikan manfaat langsung.
Apabila dipercaya memimpin HIPMI Bontang, ia berencana memulai dengan melakukan pendataan dan pemetaan anggota berdasarkan sektor usaha yang digeluti.
Langkah itu dinilai penting untuk mengetahui kekuatan organisasi sekaligus menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan anggota.
Selain itu, ia juga menawarkan program HIPMI Berjaring, yang difokuskan pada penguatan kolaborasi dan konektivitas antar anggota.
Program tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama dan memperkuat ekosistem bisnis di kalangan pengusaha muda.
Menurut Nugrah, hingga saat ini masih banyak anggota HIPMI yang belum terhubung secara optimal, sehingga potensi sinergi bisnis belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Anggota HIPMI memiliki berbagai bidang usaha yang potensial. Tantangannya adalah bagaimana mereka bisa saling terkoneksi dan berkembang bersama melalui kolaborasi,” pungkasnya. (*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post