Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN DPRD Bontang

Surat Tanah Tambak Dikeluhkan, Herkes Minta Survei Lapangan Status Permukiman Warga

Redaksi by Redaksi
June 9, 2026
Surat Tanah Tambak Dikeluhkan, Herkes Minta Survei Lapangan Status Permukiman Warga

Foto: Komisi Gabungan DPRD Bintang rapat bersama terkait permukiman warga di kawasan tambak (Foto/Asri)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Komisi Gabungan DPRD Kota Bontang meminta, pemerintah daerah segera melakukan verifikasi lapangan terkait status lahan tambak dan permukiman warga yang berada di kawasan laut, baik di wilayah Kecamatan Bontang Utara dan Bontang Selatan.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi Gabungan DPRD Kota Bontang pada Selasa (9/6/2026), menyusul keluhan masyarakat mengenai sulitnya proses peningkatan status surat tanah yang selama ini mereka kelola.

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto menyampaikan, rapat tersebut juga membahas berbagai aspek terkait kondisi lahan yang dipersoalkan.

DPRD Kota Bontang, menggali informasi mengenai karakteristik kawasan, termasuk memastikan apakah lokasi tersebut merupakan wilayah pasang surut atau seluruhnya berada di atas laut.

Selain itu, DPRD turut menanyakan ada atau tidaknya sengketa atas lahan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan tambak.

“Kami meminta pemerintah bersama instansi terkait turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi riil di lapangan. Dengan begitu, masyarakat memperoleh penjelasan yang objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Herkes -sapaan akrabnya.

DPRD juga meminta Dinas terkait serta pihak kecamatan di Bontang Utara dan Bontang Selatan segera melakukan survei terhadap titik-titik yang dimaksud.

Menurut Heri, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai batas kewenangan pengelolaan wilayah antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Pemerintah Kota Bontang, termasuk terkait status tata ruang kawasan tersebut.

“Transparansi informasi ini penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tukasnya.

Dalam forum tersebut, Kelompok Tani Sipatuo yang dipimpin Amir Tosina menjelaskan, bahwa lahan yang mereka kelola tidak sedang dalam sengketa. Mereka menyebut kawasan tersebut merupakan lahan basah yang telah lama dimanfaatkan sebagai tambak.

Kelompok tani juga mempertanyakan, alasan peningkatan status surat tanah tidak dapat diproses saat ini, sementara sejumlah lahan di sekitar lokasi disebut pernah melalui proses serupa pada tahun-tahun sebelumnya.

Menanggapi hal itu, pihak kecamatan beberkan bahwa mereka hanya menjalankan ketentuan yang berlaku dan seluruh proses administrasi selalu dikoordinasikan dengan instansi teknis terkait. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Setwan Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Ditabrak Anak Sekolah, Petugas Penyapu Jalan Tembus Dialarikan ke RS PKT

Next Post

Sebelum Tetapkan Peruntukan Ruang, Pansus RTRW Kaji Legalitas Lahan Wanatirta

Related Posts

Fraksi Golkar Tekankan Fiskal Terbatas Harus Tetap Berorientasi pada Kebutuhan Rakyat
DPRD Bontang

Fraksi Golkar Tekankan Fiskal Terbatas Harus Tetap Berorientasi pada Kebutuhan Rakyat

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PDIP Minta Pemkot Jelaskan Rinci Sumber PAD
DPRD Bontang

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PDIP Minta Pemkot Jelaskan Rinci Sumber PAD

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Pemadaman Listrik Tuai Keluhan, Besok DPRD Bontang Panggil PLN

Joni Alla Padang Resmi Dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Bontang
DPRD Bontang

Joni Alla Padang Resmi Dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Bontang

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian
VIDEO

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian

Next Post
Sebelum Tetapkan Peruntukan Ruang, Pansus RTRW Kaji Legalitas Lahan Wanatirta

Sebelum Tetapkan Peruntukan Ruang, Pansus RTRW Kaji Legalitas Lahan Wanatirta

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.