Dialektis.co – Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Bontang, Bonnie Sukardi mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kota Bontang mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 12 kali secara berturut-turut.
Apresiasi itu disampaikan melalui pandangan umum fraksi, terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Rabu (17/6/2026).
Menurut Boni, capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.
“Fraksi PKB mengapresiasi Pemkot Bontang atas keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK,” kata Bonnie Sukardi.
Ia menilai, capaian tersebut bukan sekadar prestasi administratif, tetapi juga menunjukkan konsistensi pemerintah dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang baik.
“Prestasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Meski demikian, Bonnie Sukardi mengingatkan, bahwa opini WTP tidak boleh hanya menjadi indikator keberhasilan dalam aspek administrasi dan kepatuhan pelaporan keuangan.
Menurut fraksinya, kualitas pengelolaan anggaran harus dapat diukur dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Capaian WTP tidak boleh berhenti pada aspek administrasi dan kepatuhan semata,” tukasnya.
Lanjutnya, Fraksi PKB ini berpandangan, bahwa pengelolaan keuangan yang baik harus bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, serta penguatan program-program yang menyentuh kebutuhan warga.
Pihaknya menekankan, bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP perlu diiringi dengan peningkatan efektivitas penggunaan anggaran.
Dengan begitu, setiap rupiah yang dikelola pemerintah daerah tidak hanya memenuhi standar akuntabilitas, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Bontang.
“Capaian tersebut harus diwujudkan dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, pengurangan kesenjangan sosial, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serta perlindungan terhadap kelompok rentan,” imbuhnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post