Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

RSUD Taman Husada Terapkan Layanan E-Tiket Obat untuk Permudah Pasien

Redaksi by Redaksi
September 22, 2024
RSUD Taman Husada Terapkan Layanan E-Tiket Obat untuk Permudah Pasien

Gedung RSUD Taman Husada Sebelum Renovasi (Foto/Humas RSUD)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – RSUD Taman Husada Bontang kini semakin mempermudah pasien dalam menebus obat melalui layanan digital bernama E-Tiket Obat.

Inovasi ini memungkinkan pasien untuk tidak lagi mengantri lama di rumah sakit. Pasien hanya perlu menunggu informasi mengenai obat mereka yang akan dikirim melalui layanan pesan singkat WhatsApp.

Menurut dr. Siti Aisyatur Ridha, Humas RSUD Taman Husada, layanan ini hadir untuk memberikan kenyamanan bagi pasien setelah mendapatkan perawatan dari dokter.

Setelah pasien diperiksa, mereka hanya perlu memasukkan nomor rekam medis di monitor layar sentuh pada sistem E-Tiket Obat.

“Setelah itu, pasien bisa pulang, dan akan diinformasikan melalui WhatsApp ketika obat sudah siap diambil,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Penggunaan layanan ini memerlukan data nomor telepon aktif saat pendaftaran. Pasien diharuskan mencantumkan nomor telepon yang valid, karena informasi terkait ketersediaan obat akan dikirim melalui WhatsApp.

“Dengan sistem ini, pasien tidak perlu menunggu lama di rumah sakit. Mereka bisa langsung pulang setelah pemeriksaan dan akan menerima informasi jika obat sudah bisa diambil,” terangnya.

Selain mengurangi waktu tunggu, digitalisasi pelayanan ini juga mengeliminasi kebutuhan untuk membawa kertas resep.

Data resep pasien secara otomatis sudah terkirim ke apotek melalui sistem, sehingga pasien tidak perlu khawatir kehilangan resep fisik.

“Sistem ini sangat memudahkan. Informasi soal proses pengambilan obat sudah ada di WhatsApp, mulai dari obat sedang diproses hingga obat sudah siap diambil,” jelasnya lebih lanjut.

Tahapan dalam sistem E-Tiket Obat juga cukup sederhana. Pasien diharuskan terlebih dahulu mengisi survei penilaian terhadap dokter usai perawatan.

Hasil dari survei ini akan mempengaruhi keluarnya e-tiket dari mesin yang tersedia di rumah sakit.

Lanjutnya, stelah pasien mengisi survei, mesin otomatis akan mengeluarkan tiket elektronik yang menjadi tanda bahwa obat sedang diproses.

Selain itu, pasien yang tidak ingat nomor rekam medis, sistem ini juga menyediakan opsi untuk memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) atau nomor kartu BPJS.

Kata dia, dengan begitu, setiap pasien dapat dengan mudah terintegrasi ke dalam sistem, tanpa perlu repot menghafal berbagai nomor.

Lebih jauh, dr. Ridha menjelaskan, layanan E-Tiket Obat ini dilengkapi dengan monitor khusus di samping tempat pengambilan obat. Di sana, pasien hanya perlu memasukkan nomor yang diberikan oleh sistem untuk memeriksa status obat mereka.

Informasi yang ditampilkan akan memberikan kepastian kapan obat sudah bisa diambil. Pasien pun dapat menunggu dari mana saja, tanpa harus berlama-lama di rumah sakit.

Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Taman Husada Bontang. Dengan semakin efisiennya proses pengambilan obat, pihak rumah sakit berharap kepuasan pasien terhadap layanan yang diberikan semakin meningkat.

Ke depan, RSUD Taman Husada berencana untuk terus mengembangkan sistem digital mereka guna memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efisien, dan transparan bagi pasien kami,” tutup dr. Ridha. (*).

Penulis : Mira

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: RSUD Taman Husada
ShareTweet
Previous Post

Berisiko Tertular, RSUD Taman Husada Imbau Tak Besuk Pasien Ruang Anggrek

Next Post

Najirah Dapat Giliran Pertama Ambil Nomor Urut, Dilanjut Neni, Basri dan Sutomo Jabir

Related Posts

4 Jam Macet Total, Poros SMR-BON KM 82 Sudah Bisa Dilalui Secara Bergantian
WARTA

4 Jam Macet Total, Poros SMR-BON KM 82 Sudah Bisa Dilalui Secara Bergantian

Kecelakaan di Marangkayu dekat Masjid Abah Nanang, Pengendara Diimbau Ambil Jalur Lain
WARTA

Kecelakaan di Marangkayu dekat Masjid Abah Nanang, Pengendara Diimbau Ambil Jalur Lain

Polres Bontang Kembalikan Motor Curian, Pedagang Ikan: Ini untuk Bolak-balik ke Pasar
WARTA

Polres Bontang Kembalikan Motor Curian, Pedagang Ikan: Ini untuk Bolak-balik ke Pasar

Polisi Ungkap Komplotan Maling Penyebab Lampu Jalan di Bontang Padam, Beraksi Malam Hari
WARTA

Polisi Ungkap Komplotan Maling Penyebab Lampu Jalan di Bontang Padam, Beraksi Malam Hari

Polres Bontang Tangkap 22 Tersangka Pencurian dalam 3 Bulan, Termasuk 12 Kasus Curat
WARTA

Polres Bontang Tangkap 22 Tersangka Pencurian dalam 3 Bulan, Termasuk 12 Kasus Curat

Paskibraka Bontang Sukses Laksanakan Tugas, Upacara HUT RI Berlangsung Khidmat
GAYA HIDUP

Paskibraka Bontang Sukses Laksanakan Tugas, Upacara HUT RI Berlangsung Khidmat

Next Post
Najirah Dapat Giliran Pertama Ambil Nomor Urut, Dilanjut Neni, Basri dan Sutomo Jabir

Najirah Dapat Giliran Pertama Ambil Nomor Urut, Dilanjut Neni, Basri dan Sutomo Jabir

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.