Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN

Persiapkan SDM Menyongsong IKN, Universitas Pertama di PPU Segera Dibangun

Redaksi by Redaksi
June 8, 2021
Persiapkan SDM Menyongsong IKN, Universitas Pertama di PPU Segera Dibangun

Foto bersama, Komisi IV DPRD Kaltim, pihak Yayasan Pendidikan Islam bersama rombongan dari DPRD Penajam Paser Utara (PPU)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO, Samarinda – Rombongan DPRD Penajam Paser Utara (PPU) dan Yayasan Pendidikan Islam Penajam menyambangi Komisi IV DPRD Kaltim,Senin (7/6/2021). Membahas rencana pembentukan Universitas Islam Penajam (UIP) yang telah memasuki tahap permohonan surat rekomendasi.

Rekomendasi dianggap krusial ketika akan membangun sebuah universitas. Selain dari Pemprov Kaltim, rekomendasi dari DPRD Kaltim juga harus disertakan. Wakil Ketua Komisi IV, Ely Hartati Rasyid mengungkapkan bahwa pihaknya sangat menyetujui pembentukan UIP.

Pihak yayasan, sebut Ely, mulai berpikir membangun universitas di PPU ketika rencana Ibu Kota Negara (IKN) dipindah ke Kaltim mulai terdengar.

Termasuk dengan mempersiapkan program-program studi unggulan. Dalam rangka mempersiapkan SDM di PPU menyongsong IKN.

“Semakin banyaknya pendidikan seperti ini, justru akan semakin menambah bagus kualitas sumber daya manusianya. Terlebih lagi menjelang IKN. Kalau saya melihat dari sisi ekonomi, pendidikan itu juga memberi dampak kepada lingkungan sekitar. Menaikkan ekonomi masyarakat setempat,” ungkap Ely.

Komisi IV menegaskan pihak yayasan sudah menyiapkan segala hal terkait pembangunan universitas. Termasuk lahan dan anggaran awal dan telah dipaparkan saat audiensi berlangsung.

“Ini kan juga dikawal oleh Ketua DPRD PPU. Saya rasa, mereka sudah sangat siap dengan itu dan meminta izin dari sini. Jika semua legalitas hukumnya sudah jadi, segera secepatnya,” lanjut politisi dari Fraksi PDIP itu.

Ditemui di kesempatan yang sama, Ketua DPRD PPU Jhon Kenedy mengungkapkan bahwa banyak warga di PPU yang putus sekolah akibat faktor ekonomi dan jauhnya sarana pendidikan. Sebagian besar ada yang bertandang ke Pulau Jawa dan Sulawesi.

“Tentu hasil survei ini didorong dengan rencana Yayasan Pendidikan Islam Penajam ini membangun universitas. Tentu akan mempermudah dalam menyiapkan SDM yang selama ini terputus,” ungkap Jhon.

Dia berharap dengan berdirinya UIP ini dapat mengakomodir masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Jhon menambahkan, secara administrasi pihaknya sudah melakukan penjajakan. Mulai dari bawah sampai penyediaan lahan dan rekomendasi dari masyarakat, bupati, tokoh masyarakat, DPRD, hingga ke Pemprov Kaltim.

“Artinya, kalau hal itu sudah kita lakukan insyaallah akan terwujud segera. Rencana kita ada pemetaan wilayah di Kecamatan Penajam. Luasan lahan yang ada saat ini ada 4 hektar. Hanya saja sekarang tinggal menunggu rekomendasi dari DPRD Kaltim dan gubernur,” lanjut Jhon.

Terkait perihal anggaran saat ini prosesnya sedang berjalan. Nantinya akan di buat rencana anggaran biaya untuk pembangunannya. Tahap administrasi termasuk rekomendasi juga tengah berjalan.

“Lebih dari 300 RT itu semua mendukung. Apalagi tokoh masyarakat. Adanya dukungan seperti ini, semangat kami akan terdorong untuk rencana percepatan UIP,” beber Jhon.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Penajam, Hasanuddin Hakam juga mengungkapkan bahwa alasan disematkannya nama Penajam untuk universitas ini karena pihak yayasan ingin nama tersebut abadi. Sama halnya dengan kampus-kampus lain yang mengikutsertakan nama kotanya. Contoh, Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Kenapa Islam? Karena penduduknya 98 persen memeluk agama Islam. Tapi program studinya justru kebanyakan umum. Kami mau buka Prodi Komputer, Sistem Informasi, Penyuluhan Pertanian, Administrasi Kesehatan, dan Biologi, serta Pendidikan Agama Islam,” beber Hasanuddin.

Jika tahun ini izinnya sudah keluar, maka pihaknya akan membuka pada tahun depan. Saat ini, bangunan kampus sudah ada dengan menggunakan bekas Akademi Kebidanan Balikpapan di Jalan Propinsi KM 5, RT 03, Kelurahan Nenang, PPU.

“Proses legalitas hukum sudah berjalan. Kalau soal dosen, misalkan kami buka lowongan saya yakin banyak yang tertarik. Terlebih lagi lokasinya di IKN,” tandasnya. (Fma/Yud).

Print Friendly, PDF & Email
Tags: DPRD KaltimPenajam Paser UtaraUniversitas Pertama di Penajam
ShareTweet
Previous Post

Komisi IV DPRD Terima Keluhan Warga Transmigran Simpang Pasir

Next Post

Tolak Pemindahan, Komite SMA 10 Mengadu ke Komisi IV DPRD Kaltim

Related Posts

Kondisi Toilet Sekolah Negeri Banyak Dikeluhkan, Saeful: Harus jadi Perhatian Bersama
DPRD Bontang

Dewan Bontang Dukung Penerapan Skema Penilaian Proporsional dalam SPMB 2026

Usai Tinjau Lapangan, Dewan Jadwalkan RDP Soal Sengketa Lahan di Tanjung Laut
KABAR PARLEMEN

Usai Tinjau Lapangan, Dewan Jadwalkan RDP Soal Sengketa Lahan di Tanjung Laut

Innalilahi, H Maming Wakil Ketua DPRD Bontang Dikabarkan Meninggal Dunia
WARTA

Innalilahi, H Maming Wakil Ketua DPRD Bontang Dikabarkan Meninggal Dunia

Apresiasi Capai Zero Kemiskinan Ekstrem, Irfan Harap Pendampingan Terus Dilakukan
DPRD Bontang

Apresiasi Capai Zero Kemiskinan Ekstrem, Irfan Harap Pendampingan Terus Dilakukan

Baru 50% Penerima Bantuan Buat virtual account, Andi Faiz: Ketua RT Harus Aktif Bantu Warga 
WARTA

Baru 50% Penerima Bantuan Buat virtual account, Andi Faiz: Ketua RT Harus Aktif Bantu Warga 

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Dewan Tinjau Langsung Data Kemiskinan di Loktuan
KABAR PARLEMEN

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Dewan Tinjau Langsung Data Kemiskinan di Loktuan

Next Post
Tolak Pemindahan, Komite SMA 10 Mengadu ke Komisi IV DPRD Kaltim

Tolak Pemindahan, Komite SMA 10 Mengadu ke Komisi IV DPRD Kaltim

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

post 138000906

post 138000907

post 138000908

post 138000909

post 138000910

post 138000911

post 138000912

post 138000913

post 138000914

post 138000915

cuaca 228000611

cuaca 228000612

cuaca 228000613

cuaca 228000614

cuaca 228000615

cuaca 228000616

cuaca 228000617

cuaca 228000618

cuaca 228000619

cuaca 228000620

cuaca 228000621

cuaca 228000622

cuaca 228000623

cuaca 228000624

cuaca 228000625

cuaca 228000626

cuaca 228000627

cuaca 228000628

cuaca 228000629

cuaca 228000630

cuaca 228000631

cuaca 228000632

cuaca 228000633

cuaca 228000634

cuaca 228000635

cuaca 228000636

cuaca 228000637

cuaca 228000638

cuaca 228000639

cuaca 228000640

cuaca 228000641

cuaca 228000642

cuaca 228000643

cuaca 228000644

cuaca 228000645

cuaca 228000646

cuaca 228000647

cuaca 228000648

cuaca 228000649

cuaca 228000650

cuaca 228000651

cuaca 228000652

cuaca 228000653

cuaca 228000654

cuaca 228000655

cuaca 228000656

cuaca 228000657

cuaca 228000658

cuaca 228000659

cuaca 228000660

cuaca 228000661

cuaca 228000662

cuaca 228000663

cuaca 228000664

cuaca 228000665

cuaca 228000666

cuaca 228000667

cuaca 228000668

cuaca 228000669

cuaca 228000670

post 238000581

post 238000582

post 238000583

post 238000584

post 238000585

post 238000586

post 238000587

post 238000588

post 238000589

post 238000590

info 328000541

info 328000542

info 328000543

info 328000544

info 328000545

info 328000546

info 328000547

info 328000548

info 328000549

info 328000550

info 328000551

info 328000552

info 328000553

info 328000554

info 328000555

info 328000556

info 328000557

info 328000558

info 328000559

info 328000560

info 328000561

info 328000562

info 328000563

info 328000564

info 328000565

info 328000566

info 328000567

info 328000568

info 328000569

info 328000570

berita 428011436

berita 428011437

berita 428011438

berita 428011439

berita 428011440

berita 428011441

berita 428011442

berita 428011443

berita 428011444

berita 428011445

berita 428011446

berita 428011447

berita 428011448

berita 428011449

berita 428011450

berita 428011451

berita 428011452

berita 428011453

berita 428011454

berita 428011455

berita 428011456

berita 428011457

berita 428011458

berita 428011459

berita 428011460

berita 428011461

berita 428011462

berita 428011463

berita 428011464

berita 428011465

berita 428011466

berita 428011467

berita 428011468

berita 428011469

berita 428011470

kajian 638000002

kajian 638000003

kajian 638000004

kajian 638000005

kajian 638000006

kajian 638000007

kajian 638000008

kajian 638000009

kajian 638000010

kajian 638000011

kajian 638000012

kajian 638000013

kajian 638000014

kajian 638000015

kajian 638000016

kajian 638000017

kajian 638000018

kajian 638000019

kajian 638000020

kajian 638000021

kajian 638000022

kajian 638000023

kajian 638000024

kajian 638000025

kajian 638000026

kajian 638000027

kajian 638000028

kajian 638000029

kajian 638000030

kajian 638000031

kajian 638000032

kajian 638000033

kajian 638000034

kajian 638000035

kajian 638000036

kajian 638000037

kajian 638000038

kajian 638000039

kajian 638000040

kajian 638000041

kajian 638000042

kajian 638000043

kajian 638000044

kajian 638000045

article 788000001

article 788000002

article 788000003

article 788000004

article 788000005

article 788000006

article 788000007

article 788000008

article 788000009

article 788000010

article 788000011

article 788000012

article 788000013

article 788000014

article 788000015

article 788000021

article 788000022

article 788000023

article 788000024

article 788000025

article 788000031

article 788000032

article 788000033

article 788000034

article 788000035

article 788000036

article 788000037

article 788000038

article 788000039

article 788000040

article 788000041

article 788000042

article 788000043

article 788000044

article 788000045

news-1701