Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Pejuang Muara Kate Masih Ditahan, Tim Advokasi Beber Fakta Dugaan Kriminalisasi

Redaksi by Redaksi
November 7, 2025
Pejuang Muara Kate Masih Ditahan, Tim Advokasi Beber Fakta Dugaan Kriminalisasi

Misran Toni (60) Saat Dihadapkan Konfrensi Pers di Polda Kaltim Beberapa Waktu Lalu (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Balikpapan, Dialektis.co –  Desakan untuk dilakukan pembebasan terhadap Misran Toni (MT), tersangka tragedi Muara Kate kembali mengemuka. Kali ini, desakan datang dari Tim Advokasi Lawan kriminalisasi dan Rekayasa Kasus Pembunuhan Warga Muara Kate.

Mereka memita Kepolisian Paser dan Polda Kaltim bersikap objektif dan segera membebaskan Misran Toni (MT) dari seluruh tuduhan yang dinilai tak lebih dari upaya kriminalisasi pejuang lingkungan.

Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Pradi Ardiansya dalam konferensi pers Jumat (7/11/2025) mengurai kasus ini. Kata dia,  MT telah ditahan sejak 16 Juli 2025. Hingga kini, MT sudah menjalani masa tahanan selama 115 hari di Polda Kaltim.

Berdasarkan perpanjangan terakhir dari Pengadilan Negeri Tanah Grogot. Masa penahanan MT seharusnya berakhir pada 12 November 2025. Namun, pada 22 Oktober 2025, MT sempat dikeluarkan dari tahanan selama delapan hari dengan status “Terbantar”, bukan sebagai tahanan.

Baca Juga: Setahun Tragedi Muara Kate: Konflik Kejahatan Lingkungan, Warga Tolak Hauling Dipenjara

Kemudian, MT kembali ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: SP.Han/95/X/RES 1.6/2025/Reskrim untuk menjalani masa tahanan hingga 18 November 2025.

Padahal, masa penahanan MT seharusnya berakhir pada 12 November 2025. Dengan adanya masa “terbantar” selama delapan hari, masa penahanan MT kembali diperpanjang delapan hari dari jadwal semula.

“Bahwa terhadap penetapan pembantaran tersebut kami keberatan,” tegas Ardiansyah.

Melalui rilis yang diterima media ini, Tim Advokasi Lawan kriminalisasi dan Rekayasa Kasus Pembunuhan Warga Muara Kate mengungkap lima poin alasan penolakan mereka terhadap penetapan pemberatan tersebut.

Pertama, sebagaimana diatur dalam  Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA)  No. 1 tahun 1989. Pembantaran diajukan untuk kepentingan tahanan menjalani pengobatan medis di luar rumah tahanan, bukan untuk kepentingan penyidik.

Baca juga: Soal Kasus Penyerangan Warga Muara Kate, Pigai Persilahkan Lapor Komnas HAM

Kedua, pembantaran ini adalah tidak sah karena tidak memenuhi alasan-alasan hukum yang benar, dilakukan bukan atas kehendak tersangka atau keluarganya dan dilakukan tanpa sepengetahuan tersangka dan keluarga, dan pada faktanya saat ini MT tidak sedang sakit apapun.  Namun MT justru diisolasi di rumah sakit selama 8 hari  sejak 22 hingga 30 Oktober 2025, untuk kepentingan penyidikan.

Ketiga, selama masa pembantaran di RS Atma Husada Samarinda, MT diisolasi tanpa pendampingan keluarga. Pada Minggu 26 Oktober 2025, istri MT yang telah menempuh jarak 300 Km jauhnya selama 10 Jam perjalanan dari Muara Kate, ditolak untuk menjenguk dengan alasan observasi untuk kepentingan penyidikan dan pemeriksaan.

Keempat, bahwa pembantaran ini telah memotong masa penahan MT yang berakibat MT harus menjalani penahanan tambahan selama 8 hari.

Kelima, bahwa tindakan penyidik sangat terang telah melanggar hak asasi MT yang seharusnya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami berkesimpulan bahwa pembantaran ini hanya menjadi alat penyidik untuk memperpanjang masa penahanan. Dan untuk mengulur waktu pelepasan MT dan sebagai  upaya sistematis untuk membuat MT frustasi dan tertekan secara psikis,” tegas mereka.

Baca juga: Masyarakat Ajukan Surat Keberatan Jalan Umum Dilalui Truk Batubara

Tim Advokasi menilai, kriminalisasi ini dapat dianggap sebagai upaya  untuk  menutupi ketidakmampuan aparat dalam mengungkap pelaku yang sebenarnya. Karena sampai saat ini mereka meyakini pelaku dan aktor yang sebenarnya masih berkeliaran.

Sebelumnya diwartakan, Tepat setahun pristiwa tragis kecelakaan hauling batubara yang menewaskan Pendeta Pronika di Muara Kate, Kabupaten Paser. Kasus hukum, seputar konflik dugaan kejahatan lingkungan itu belum juga rampung.

Mirisnya lagi, seorang warga lain bernama Misran Toni yang aktif menolak hauling masih ditahan. Melalui pernyataan resminya, keluarga bersama JATAM Kaltim dan LBH Samarinda menuding penahanan ini bentuk kriminalisasi.

Kasus ini bermula pada 26 Oktober 2024 lalu, saat tewasnya Pendeta Pronika. Sejak saat itu, Misran Toni menjadi salah satu penggerak solidaritas warga untuk menolak aktivitas hauling batubara di jalan publik.

Baca juga: BEM KM UNMUL Rilis 8 Nilai D dalam Rapor Merah 100 Hari Kerja Gubernur Kaltim

Dalam banyak kesempatan, ia menolak segala bentuk bujukan maupun iming-iming uang dari pihak-pihak yang diuntungkan oleh kegiatan ilegal lalu lintas batubara.

Misran Toni ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan melakukan tindak pidana kekerasan dan pembunuhan berencana atas peristiwa yang terjadi pada tanggal pada 15 November 2024 di Dusun Muara Kate.

Peristiwa ini menyebabkan dua masyarakat Adat Muara Kate menjadi korban, mereka yang selama ini dengan keras menolak aktivitas hauling batubara PT Mantimin Coal Mining di Jalan umum. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kabar daerah
ShareTweet
Previous Post

Innalillahi, Seorang Warga Loktuan Ditemukan Meninggal Dalam Mobil di Poros BON-SGT

Next Post

Hadirkan Ustadz Muhammad Rezki, Seminar Dakwah Pemuda Hijrah 2 Bontang Sukses Digelar

Related Posts

8 Sekolah Swasta di Bontang Terima Hibah Rp50 Juta, Prioritaskan Perbaikan Toilet
RAGAM

Disdikbud Bontang Tetapkan Lokasi dan Waktu Pendaftaran SPMB 2026

Jadwal SPMB 2026 Ditetapkan, Pendaftaran Dimulai 11 Mei untuk TK dan SD
WARTA

Jadwal SPMB 2026 Ditetapkan, Pendaftaran Dimulai 11 Mei untuk TK dan SD

SDN 008 Bontang Utara Konsisten Raih Predikat Sekolah Berprestasi Empat Tahun
RAGAM

SDN 008 Bontang Utara Konsisten Raih Predikat Sekolah Berprestasi Empat Tahun

Optimisme SDN 008 Bontang Utara Naik ke Akreditasi A Perpustakaan Nasional
PARIWARA

Optimisme SDN 008 Bontang Utara Naik ke Akreditasi A Perpustakaan Nasional

Menengok Perpustakaan Arunika Pustaka di SDN 008, Fasilitas & Budaya Literasi
PARIWARA

Menengok Perpustakaan Arunika Pustaka di SDN 008, Fasilitas & Budaya Literasi

Sabtu Bermakna, Cerita Kepala Sekolah SDN 008 Bontang Utara Dituntut Selalu Kreatif
PARIWARA

Sabtu Bermakna, Cerita Kepala Sekolah SDN 008 Bontang Utara Dituntut Selalu Kreatif

Next Post
Hadirkan Ustadz Muhammad Rezki, Seminar Dakwah Pemuda Hijrah 2 Bontang Sukses Digelar

Hadirkan Ustadz Muhammad Rezki, Seminar Dakwah Pemuda Hijrah 2 Bontang Sukses Digelar

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

berita 128000726

berita 128000727

berita 128000728

berita 128000729

berita 128000730

berita 128000731

berita 128000732

berita 128000733

berita 128000734

berita 128000735

berita 128000736

berita 128000737

berita 128000738

berita 128000739

berita 128000740

berita 128000741

berita 128000742

berita 128000743

berita 128000744

berita 128000745

berita 128000746

berita 128000747

berita 128000748

berita 128000749

berita 128000750

berita 128000751

berita 128000752

berita 128000753

berita 128000754

berita 128000755

berita 128000756

berita 128000757

berita 128000758

berita 128000759

berita 128000760

berita 128000761

berita 128000762

berita 128000763

berita 128000764

berita 128000765

berita 128000766

berita 128000767

berita 128000768

berita 128000769

berita 128000770

artikel 128000821

artikel 128000822

artikel 128000823

artikel 128000824

artikel 128000825

artikel 128000826

artikel 128000827

artikel 128000828

artikel 128000829

artikel 128000830

artikel 128000831

artikel 128000832

artikel 128000833

artikel 128000834

artikel 128000835

artikel 128000836

artikel 128000837

artikel 128000838

artikel 128000839

artikel 128000840

artikel 128000841

artikel 128000842

artikel 128000843

artikel 128000844

artikel 128000845

artikel 128000846

artikel 128000847

artikel 128000848

artikel 128000849

artikel 128000850

artikel 128000851

artikel 128000852

artikel 128000853

artikel 128000854

artikel 128000855

artikel 128000856

artikel 128000857

artikel 128000858

artikel 128000859

artikel 128000860

artikel 128000861

artikel 128000862

artikel 128000863

artikel 128000864

artikel 128000865

story 138000816

story 138000817

story 138000818

story 138000819

story 138000820

story 138000821

story 138000822

story 138000823

story 138000824

story 138000825

story 138000826

story 138000827

story 138000828

story 138000829

story 138000830

story 138000831

story 138000832

story 138000833

story 138000834

story 138000835

story 138000836

story 138000837

story 138000838

story 138000839

story 138000840

story 138000841

story 138000842

story 138000843

story 138000844

story 138000845

story 138000846

story 138000847

story 138000848

story 138000849

story 138000850

story 138000851

story 138000852

story 138000853

story 138000854

story 138000855

story 138000856

story 138000857

story 138000858

story 138000859

story 138000860

story 138000861

story 138000862

story 138000863

story 138000864

story 138000865

story 138000866

story 138000867

story 138000868

story 138000869

story 138000870

story 138000871

story 138000872

story 138000873

story 138000874

story 138000875

journal-228000376

journal-228000377

journal-228000378

journal-228000379

journal-228000380

journal-228000381

journal-228000382

journal-228000383

journal-228000384

journal-228000385

journal-228000386

journal-228000387

journal-228000388

journal-228000389

journal-228000390

journal-228000391

journal-228000392

journal-228000393

journal-228000394

journal-228000395

journal-228000396

journal-228000397

journal-228000398

journal-228000399

journal-228000400

journal-228000401

journal-228000402

journal-228000403

journal-228000404

journal-228000405

journal-228000406

journal-228000407

journal-228000408

journal-228000409

journal-228000410

journal-228000411

journal-228000412

journal-228000413

journal-228000414

journal-228000415

journal-228000416

journal-228000417

journal-228000418

journal-228000419

journal-228000420

article 228000406

article 228000407

article 228000408

article 228000409

article 228000410

article 228000411

article 228000412

article 228000413

article 228000414

article 228000415

article 228000416

article 228000417

article 228000418

article 228000419

article 228000420

article 228000421

article 228000422

article 228000423

article 228000424

article 228000425

article 228000426

article 228000427

article 228000428

article 228000429

article 228000430

article 228000431

article 228000432

article 228000433

article 228000434

article 228000435

article 228000436

article 228000437

article 228000438

article 228000439

article 228000440

article 228000441

article 228000442

article 228000443

article 228000444

article 228000445

article 228000446

article 228000447

article 228000448

article 228000449

article 228000450

article 228000451

article 228000452

article 228000453

article 228000454

article 228000455

update 238000492

update 238000493

update 238000494

update 238000495

update 238000496

update 238000497

update 238000498

update 238000499

update 238000500

update 238000501

update 238000502

update 238000503

update 238000504

update 238000505

update 238000506

update 238000507

update 238000508

update 238000509

update 238000510

update 238000511

update 238000512

update 238000513

update 238000514

update 238000515

update 238000516

update 238000517

update 238000518

update 238000519

update 238000520

update 238000521

update 238000522

update 238000523

update 238000524

update 238000525

update 238000526

update 238000527

update 238000528

update 238000529

update 238000530

update 238000531

update 238000532

update 238000533

update 238000534

update 238000535

update 238000536

update 238000537

update 238000538

update 238000539

update 238000540

update 238000541

update 238000542

update 238000543

update 238000544

update 238000545

update 238000546

news-1701