Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home GAYA HIDUP

Pawang Hujan, Antara Low Budget Atau Kurang Iman

Redaksi by Redaksi
March 21, 2022
Pawang Hujan, Antara Low Budget Atau Kurang Iman
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Aksi seorang pawang hujan dalam ajang balap MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika mencuri perhatian luas warganet.

Di tengah guyuran hujan, seorang wanita tengah berjalan membawa kendi sembari membaca mantra. Dari video yang beredar, wanita itu menggunakan atribut helm putih, diduga ia sengaja didatangkan oleh penyelenggara.

Tak ayal, aksinya jadi bahan tertawaan para kru MotoGP dan penonton. Bukan tanpa alasan, karena apa yang dilakukan sang pawang sepertinya sia-sia karena hujan tetap saja mengguyur hingga balapan MotoGP ditunda.

Aksinyapun tersebar luas, sekaligus memancing reaksi. Pantauan, mayoritas warganet menyayangkan tindakan penyelenggara yang mempertontonkan tindakan yang dinilai lemah iman dan bentuk kesyirikan tersebut.

Namun sebenarnya, ada gak sih cara lain yang lebih bisa dinalar?

Ternyata, dari hasil penelusuran, sudah banyak loh peneliti ilmiah yang mencari cara untuk bisa mengendalikan hujan, utamanya untuk membantu kawasan yang sering mengalami kekeringan atau dilanda kebakaran.

Meski begitu, para peneliti juga menekankan cara mengendalikan hujan secara sains di sini adalah dengan memanipulasi kondisi lingkungan menggunakan teknologi sesuai kapasitasnya, bukan berarti menjadikan kontrol alam di tangan manusia.

Setiap metode yang diberikan memiliki batas kapasitas efektivitas dan efisiensinya masing-masing. Semua cara juga tidak selalu 100 persen berhasil, walau bagaimanapun, cara kerja alam tetap di luar kuasa manusia.

Setidaknya kita tahu bahwa di dunia ini telah ditemukan beberapa teknik yang sedikit banyaknya bisa memanipulasi kondisi lingkungan/cuaca.

Dilansir dari IDN Times, berikut enam percobaan ilmiah untuk memanipulasi hujan yang pernah dilakukan para ilmuan.

  1. Penyemaian awan dengan partikel mikroskopis

Penyemaian awan dilakukan dengan cara menyemprotkan partikel mikroskopis berupa aluminium oksida dan perak iodida yang memengaruhi proses kondensasi yang berperan sebagai inti es buatan. Nantinya, senyawa terebut akan memberikan kemampuan untuk kristal es tumbuh. Kelemahannya, cara ini membutuhkan udara di sekitarnya yang mengandung persentase uap air tertentu.

Metode ini ditemukan oleh Dr. Bernard Vonnegut pada 1971. Ia menggunakan perak iodida karena memiliki struktur kristal serupa es. Adapun, saat ini cara penyemaian awan telah digunakan di seluruh dunia, mencakup Amerika Serikat, China, India, dan Rusia.

  1. Ionizers Uni Emirat Arab

Uni Emirat punya tanah yang kaya, namun punya curah hujan yang rendah. Karena itu, selama bertahun-tahun, Presiden Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan bekerja keras memanipulasi cuaca dengan angin ionic terbesar di dunia. Caranya dengan membangun ionizers raksasa yang terpasang di atas tiang-tiang baja oleh perusahaan Swiss, Metro Systems Internasional.

Perangkat tersebut menghasilkan medan ionik besar: ion positif kembali ke bumi, sementara ion negatif naik ke atmosfer. Saat naik, ion negatif mengumpulkan partikel debu. Titik-titik ini bertindak sebagai biji untuk pembentukan es seperti perak iodida, namun gak memerlukan awan. Selama masih ada kelembapan sekitar 30 persen, cara tersebut masih bisa dilakukan, sekalipun langit cerah.

  1. Aksi udara bersih di Atlanta

Ketika undang-undang udara bersih berlaku di Atlanta pada 1970, memang gak ada yang bisa meramalkan efek langsung pada lingkungan yang luar biasa. Dalam lima tahun pertama, setelah pemberlakuan RUU tersebut, emisi partikel kecil, di bawah 10 mikrometer menurun hingga 40 persen di seluruh negeri. Dalam dua dekade berikutnya, curah hujan rata-rata di Atlanta melonjak hingga 10 persen dan tetap bertahan.

Ternyata, penyebab utamanya adalah polusi udara yang disebabkan oleh pabrik-pabrik Atlanta pada tahun 50-an dan 60-an sehingga awan kurang efisien. Ukuran partikel kecil dari polusi memang sangat bagus untuk membentuk awan, namun mengerikan untuk menghasilkan curah hujan.

  1. China memiliki pesawat, roket, dan senjata ke udara untuk melenyapkan potensi hujan

Pada upacara pembukaan Olimpiade 2018, China memiliki 30 pesawat terbang, 4.000 peluncur roket, dan 7.000 senjata anti-pesawat yang siap untuk melenyapkan potensi hujan. Namun hal tersebut menuai pro dan kontra mengenai konsekuensi lingkungan dan patologis yang akan timbul setelah penyemprotan iodida dalam jumlah besar ke atmosfer.

  1. Energi laser untuk menginduksi hujan dan badai

Dilansir dari express.co.uk, para ilmuwan telah menemukan cara aneh untuk memberantas kekeringan di seluruh dunia dengan menggunakan sinar laser. Saat ini, ilmuwan punya gagasan untuk menginduksi badai hujan dan petir dengan energi tinggi laser.

Para ahli dari University of Central Florida dan University of Arizona percaya bahwa dengan mengembangkan serangkaian sinar laser, dapat mengaktifkan listrik statis sehingga menginduksi hujan dan badai. Cara kerjanya, saat satu sinar ditembakkan, akan ada sinar-sinar lain yang mengelilingi dan berfungsi sebagai penampungan energi. Fungsinya agar laser dapat dipertahankan dan gak hilang.

  1. Meriam hujan es

Pembuat anggur Prancis dan petani lainnya di sana sudah sejak lama menggunakan meriam hujan es, untuk mencoba menyelamatkan buah mereka dari kerusakan akibat badai. Setiap beberapa detik, ledakan meriam di ruang bawah tanah akan melontarkan ledakan keras ke arah langit.

Pemikirannya adalah bahwa gelombang kejut yang dihasilkan akan memecah es sebelum mencapai tanah. Sayangnya baru sedikit bukti bahwa meriam hujan es ini benar-benar berfungsi dan efektif. (*)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Seorang Pria Kaya di Bontang Ditipu Pacar, Jumlah Kerugian Fantastis

Next Post

Jatam Kritik Banjir Kutim Ulah Tambang, KPC: Intensitas Hujan Tinggi

Related Posts

5 Negara dengan Strategi Penanganan Banjir Terbaik, Pemerintah Indonesia Perlu Belajar
RAGAM

5 Negara dengan Strategi Penanganan Banjir Terbaik, Pemerintah Indonesia Perlu Belajar

Tanpa Drama, Milna Floss Tawarkan Olahan Rumahan Rendah Gula Garam untuk Si Kecil
GAYA HIDUP

Tanpa Drama, Milna Floss Tawarkan Olahan Rumahan Rendah Gula Garam untuk Si Kecil

Mandor Pintar Institute: Pendidikan yang Merdeka, Untuk Negeri Yang Lebih Berdaya
RAGAM

Ketika Rumah Jadi Tempat Staycation Paling Nyaman di Musim Hujan

7 Publik Figur dengan Strategi Keuangan Cerdas dan Patut Dicontoh
GAYA HIDUP

7 Publik Figur dengan Strategi Keuangan Cerdas dan Patut Dicontoh

Rekomendasi Sarapan Sehat untuk Energi Sepanjang Hari
GAYA HIDUP

Rekomendasi Sarapan Sehat untuk Energi Sepanjang Hari

Lirik & Ritme Unik Lagu ‘Tob Tobi Tob’ Ternyata Maknanya Suara Siulan Burung Bulbul
GAYA HIDUP

Lirik & Ritme Unik Lagu ‘Tob Tobi Tob’ Ternyata Maknanya Suara Siulan Burung Bulbul

Next Post
Jatam Kritik Banjir Kutim Ulah Tambang, KPC: Intensitas Hujan Tinggi

Jatam Kritik Banjir Kutim Ulah Tambang, KPC: Intensitas Hujan Tinggi

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

maujp

maujp

maujp

maujp

MAUJP

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

Situs Agen Togel

MAUJP

sv388

maujp

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

118000126

118000127

118000128

118000129

118000130

118000131

118000132

118000133

118000134

118000135

118000136

118000137

118000138

118000139

118000140

118000141

118000142

118000143

118000144

118000145

118000146

118000147

118000148

118000149

118000150

118000151

118000152

118000153

118000154

118000155

118000156

118000157

118000158

118000159

118000160

118000161

118000162

118000163

118000164

118000165

118000166

118000167

118000168

118000169

118000170

128000136

128000137

128000138

128000139

128000140

128000141

128000142

128000143

128000144

128000145

128000146

128000147

128000148

128000149

128000150

128000151

128000152

128000153

128000154

128000155

128000156

128000157

128000158

128000159

128000160

128000161

128000162

128000163

128000164

128000165

128000166

128000167

128000168

128000169

128000170

128000171

128000172

128000173

128000174

128000175

138000111

138000112

138000113

138000114

138000115

138000116

138000117

138000118

138000119

138000120

138000121

138000122

138000123

138000124

138000125

138000126

138000127

138000128

138000129

138000130

138000131

138000132

138000133

138000134

138000135

138000136

138000137

138000138

138000139

138000140

148000146

148000147

148000148

148000149

148000150

148000151

148000152

148000153

148000154

148000155

148000156

148000157

148000158

148000159

148000160

148000161

148000162

148000163

148000164

148000165

148000166

148000167

148000168

148000169

148000170

148000171

148000172

148000173

148000174

148000175

168000116

168000117

168000118

168000119

168000120

168000121

168000122

168000123

168000124

168000125

168000126

168000127

168000128

168000129

168000130

168000131

168000132

168000133

168000134

168000135

168000136

168000137

168000138

168000139

168000140

168000141

168000142

168000143

168000144

168000145

178000136

178000137

178000138

178000139

178000140

178000141

178000142

178000143

178000144

178000145

178000146

178000147

178000148

178000149

178000150

178000151

178000152

178000153

178000154

178000155

178000156

178000157

178000158

178000159

178000160

178000161

178000162

178000163

178000164

178000165

178000166

178000167

178000168

178000169

178000170

178000171

178000172

178000173

178000174

178000175

178000176

178000177

178000178

178000179

178000180

188000206

188000207

188000208

188000209

188000210

188000211

188000212

188000213

188000214

188000215

188000216

188000217

188000218

188000219

188000220

188000221

188000222

188000223

188000224

188000225

188000226

188000227

188000228

188000229

188000230

188000231

188000232

188000233

188000234

188000235

198000111

198000112

198000113

198000114

198000115

198000116

198000117

198000118

198000119

198000120

198000121

198000122

198000123

198000124

198000125

198000126

198000127

198000128

198000129

198000130

198000131

198000132

198000133

198000134

198000135

198000136

198000137

198000138

198000139

198000140

238000106

238000107

238000108

238000109

238000110

238000111

238000112

238000113

238000114

238000115

238000116

238000117

238000118

238000119

238000120

238000121

238000122

238000123

238000124

238000125

238000126

238000127

238000128

238000129

238000130

238000131

238000132

238000133

238000134

238000135

238000136

238000137

238000138

238000139

238000140

238000141

238000142

238000143

238000144

238000145

238000146

238000147

238000148

238000149

238000150

news-1701