Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN DPRD Bontang

Masa Kerja Hanya 3 Bulan, Progres Pansus Pemekaran Kelurahan Tak Tuntas 

Redaksi by Redaksi
July 23, 2024
Masa Kerja Hanya 3 Bulan, Progres Pansus Pemekaran Kelurahan Tak Tuntas 
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Pembentukan Kelurahan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Abdul Haris menilai progres pemekaran wilayah di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang masih mengambang.

Hal tersebut ia katakan, mengingat pansus ini sudah dua kali terbentuk. Sebab setiap periode pansus dibatasi proses masa kerjanya, hanya tiga bulan.

Sementara pembahasan pembentukan kelurahan belum mendapat rekomendasi dari kementerian.

“Masa kerja kami cuma sampai 31 Juli, sementara belum selesai pembahasan,” ujarnya saat mengikuti Rapat Kerja Pembentukan Kelurahan, Selasa (23/7/2024).

Ia menekankan jika selama masa jabatan pansus kedua pembentukan kelurahan ini tidak ada kepastian dari Kementerian Pertanahan Dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenhan RI), artinya pemekaran tersebut tidak tuntas lagi.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengimbau pihak eksekutif tetap mengupayakan bagaimana mendapat rekomendasi Kementerian. Agar pembentukan kelurahan baru ini bisa terealisasikan.

Terlebih kata dia, pemekaran wilayah di Kota Taman sangat dinantikan dan terbilang urgent.

Mengingat populasi penduduk di wilayah yang dikelilingi lautan ini cukup padat, mencapai 19 ribu jiwa.

“Mudahan pemerintah tidak patah arang, karena kita melihat pembentukan kelurahan ini sangat diharapkan. Kalau pun periode kedua tidak bisa dilanjutkan, kami harap tim pemerintah dan legislatif tetap mengupayakan” usulnya.

Pun ia mendorong lembaga eksekutif dan legislatif lebih bekerja keras lagi untuk mendapatkan jawaban dari pusat. Persoalan ini menurut dia harus dikebut.

“Harus di-push. Tidak bisa santai-santai. Pemerintah dan Dewan sudah bekerja tinggal jawaban karena sampai saat ini masih mengambang,” tutupnya.

Sementara Kabag Hukum Pemkot Bontang, Suryanto menjelaskan pihaknya terus mengupayakan agar bisa mendapat rekomendasi pemekaran wilayah.

Salah satunya sudah bertemu dengan Brigjen TNI Gema Repelita untuk menjembatani ke Kemenhan RI.

“Saya sudah bertemu kolonel mega repelita. Draft surat sudah saya perlihatkan. Pesan beliau kalau di sana ada kepala perwakilan atau kepala mes lewat sana saja,”

“Jadi kami bersurat ke perwakilan untuk diteruskan. Tinggal menunggu,” timpal tim pembahasan ini. (*).

Penulis : Mira

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co di WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Dewan Bontang
ShareTweet
Previous Post

Beasiswa Harus Merata, DPRD Kutim Minta Disdikbud Perluas Lingkup Sosialiasi

Next Post

Puluhan Ayam Kampung di Loktuan Mati Mendadak, Warga Khawatir Wabah Berbahaya

Related Posts

Raih Juara 2 Lomba Taman Numerasi, SDN 011 Bontang Selatan: Tentang Ide yang Diwujudkan
WARTA

Raih Juara 2 Lomba Taman Numerasi, SDN 011 Bontang Selatan: Tentang Ide yang Diwujudkan

Fraksi Golkar Tekankan Fiskal Terbatas Harus Tetap Berorientasi pada Kebutuhan Rakyat
DPRD Bontang

Fraksi Golkar Tekankan Fiskal Terbatas Harus Tetap Berorientasi pada Kebutuhan Rakyat

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PDIP Minta Pemkot Jelaskan Rinci Sumber PAD
DPRD Bontang

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PDIP Minta Pemkot Jelaskan Rinci Sumber PAD

Jual Tabung Gas di Facebook, Pembobol Rumah Tj Laut Ditangkap di Teluk Pandan
WARTA

Jual Tabung Gas di Facebook, Pembobol Rumah Tj Laut Ditangkap di Teluk Pandan

Apa Kabar Proyek Kilang? Bontang Tunggu Sikap Pemerintah Pusat
EKBIS

SKK Migas Ungkap Kondisi Energi Nasional, Jika Hulu Terganggu, DBH Bontang Pasti Anjlok

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Pemadaman Listrik Tuai Keluhan, Besok DPRD Bontang Panggil PLN

Next Post
Puluhan Ayam Kampung di Loktuan Mati Mendadak, Warga Khawatir Wabah Berbahaya

Puluhan Ayam Kampung di Loktuan Mati Mendadak, Warga Khawatir Wabah Berbahaya

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.