Dialektis.co – Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto menegaskan pentingnya menyiapkan langkah mitigasi, guna mengantisipasi dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kota Bontang.
Menurutnya, dibutuhkan langkah cepat dan terukur dari pemerintah, melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), untuk mengantisipasi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan.
Bagi Heri, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membangun koordinasi yang intensif antara Disnaker dan perusahaan yang melakukan PHK.
Hal ini dinilai penting untuk memastikan data pekerja terdampak benar-benar valid. Termasuk mengidentifikasi berapa banyak warga Bontang yang terkena dampak langsung dari kebijakan tersebut.
“Kita harus tahu betul siapa saja yang terdampak, terutama warga Bontang,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran Balai Latihan Kerja (BLK) dalam mempersiapkan para pekerja yang kehilangan pekerjaan agar memiliki keterampilan baru.
Menurutnya, BLK harus dilibatkan sejak awal sebagai bagian dari solusi jangka menengah, bukan sekadar pelengkap program.
“Mereka ini kan dapat pesangon. Nah itu harus diarahkan dengan baik sejak awal. Jangan sampai salah dan menyesal,” jelasnya.
Politisi Gerindra ini menilai, peningkatan pemahaman terkait kewirausahaan menjadi penting. Agar para eks pekerja dapat mandiri secara ekonomi.
Dengan pembinaan yang tepat. Pesangon yang diterima bisa menjadi modal awal untuk membuka usaha, bukan habis tanpa arah.
Ia juga menyoroti data sekitar 600 karyawan yang terkena PHK, meskipun tidak seluruhnya merupakan warga Bontang.
Karena itu, menurutnya, proses mitigasi harus dilakukan secara selektif dan berbasis data agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.
“Dari jumlah itu tidak semuanya warga Bontang. Makanya Disnaker harus mempersiapkan diri dengan baik, melakukan pendataan dan langkah antisipasi. Dalam waktu dekat kita akan diskusikan terkait itu,” tutupnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.








Discussion about this post