Dialektis.co – SMPN 5 Bontang menghadirkan inovasi ramah lingkungan melalui pembuatan plastik biodegradable berbahan dasar pati singkong yang melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran berbasis praktik.
Kegiatan ini didampingi oleh Ayu Fachtyanur yang membimbing siswa mulai dari tahap awal hingga menghasilkan produk jadi.
Proses pembuatan dimulai dengan mencampurkan pati singkong dengan air kemudian dimasak hingga berubah dari keruh menjadi bening sebagai tanda kematangan bahan.
Baca juga: Harga Plastik Diam-diam Naik, Pedagang Kecil Mengeluh
Setelah itu, larutan gliserin ditambahkan untuk memberikan sifat elastis agar plastik tidak mudah patah saat digunakan.
Adonan yang telah matang kemudian diratakan di atas cetakan datar sederhana seperti loyang dengan teknik manual yang membutuhkan ketelitian.
Tahap ini menjadi penting karena menentukan ketebalan dan kerapian hasil akhir plastik biodegradable.
Pengeringan dilakukan menggunakan oven dengan suhu stabil 60 derajat Celsius selama kurang lebih enam jam agar menghasilkan kualitas terbaik.
“Kalau penggunaan sinar matahari kurang efektif karena suhu yang tidak stabil dapat menyebabkan plastik pecah,” tuturnya, Jumat (3/4/2026).
Produk akhir yang dihasilkan berupa plastik yang dapat digunakan sebagai pembungkus permen dan aman untuk dikonsumsi. Hal ini menjadi nilai tambah karena produk tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga inovatif.
Dalam prosesnya, siswa menggunakan komposisi bahan tertentu seperti 20 gram pati, 40 mililiter air, dan sekitar 10 mililiter gliserin. Takaran ini terus diuji untuk mendapatkan hasil yang paling optimal.
Baca juga: Cerita Guru Pendamping! Siswa SMPN5 Bontang Daur Ulang Kardus jadi Wadah Makan
Selain melatih keterampilan teknis, kegiatan ini juga menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa sejak dini.
“Jadi, mereka kita ajak memahami dampak penggunaan plastik konvensional terhadap lingkungan,” terangnya.
Pengembangan produk ini juga membuka peluang untuk dikomersialkan di masa depan jika kualitasnya terus ditingkatkan. Sekolah pun melihat potensi besar dari inovasi sederhana ini. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post