Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Dramatis! Seorang Ibu Muda Melahirkan di Atas Speedboat saat Menuju RSUD

Redaksi by Redaksi
March 1, 2023
Dramatis! Seorang Ibu Muda Melahirkan di Atas Speedboat saat Menuju RSUD
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Seorang warga Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, harus melahirkan di atas speedboat ketika dirujuk menuju RSUD Sultan Imnuddin Pangkalan Bun, Sabtu (25/2/2023) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Berkat kesigapan bidan desa yang mengawalnya, ibu muda bernama Sabtuah itu melahirkan secara normal diatas speedboat yang melaju kencang untuk merujuknya ke rumah sakit.

Muniatus Saidah, bidan desa setempat mengungkapkan bahwa awalnya Sabtuah datang ke Pustu tempatnya bertugas pada Jumat (24/2/2023) malam kemudian menjalani perawatan seperti proses persalinan biasa.

“Pembukaan lengkap itu terlihat pada Sabtu (25/2) subuh, namun saat itu belum ada tanda-tanda bayi akan keluar dan kita putuskan untuk menunggu,” katanya, Senin (27/2/2023).

Namun setelah menunggu cukup lama dan memperhatikan kondisinya, diputuskan untuk merujuk istri Reno ini ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

“Janin tidak bergerak untuk keluar, dan saat itu kondisinya air ketuban telah merembes akhirnya dengan dibantu suami, kader, dan tokoh masyarakat diputuskan untuk dirujuk menggunakan speedboat. Karena kalau tidak segera mendapat penanganan maka dikhawatirkan bisa mengalami kesulitan nafas selain itu peralatan medis untuk persalinan di Pustu tidak selengkap di rumah sakit,” katanya.

Sekitar 15 menit perjalanan menuju rumah sakit, ternyata tanda-tanda persalinan kembali muncul. Janin dalam rahim Sabtuah kembali kontraksi dan kelahiran berlangsung ketika mereka melintasi kawasan sungai yang mereka kenal dengan sebutan Tanjung.

“Sekitar kawasan tanjung, bayinya lahir. Alhamdulillah sehat dan saat itu bayinya juga menangis dengan kencang. Semua mengucap syukur di atas speedboat itu,” terangnya melalui sambungan telepon.

Bidan desa berstatus Tenaga Kontrak Daerah (TKD) ini mengungkapkan bahwa usai persalinan, mereka langsung putar arah kembali ke desa.

“Kami putuskan kembali karena yakin kondisi ibu dan bayi cukup kuat. Alhamdulillah semua sehat dan bayi berbobot 3,3 kilogram dengan panjang 46 cm berjenis kelamin perempuan,” terang Bidan yang telah tiga tahun mengabdi di pedalaman Kalteng itu.

Menurutnya keputusan untuk merujuk pasien dengan speedboat juga merupakan keputusan bersama antara tenaga kesehatan dan juga pihak keluarga. Karena jalur sungai dinilai lebih cepat dibanding harus menggunakan ambulans darat.

“Dengan speedboat dari Desa Rangda sampai pelabuhan sungai di Pangkalan Bun sekitar satu jam lebih sedikit. Kalau pakai ambulans darat bisa dua jam lebih karena harus memutar melalui jalan perusahaan dan jalannya belum tentu mulus,” ungkapnya.

Lancarya proses persalinan di atas speedboat itu, lanjutnya, juga berkat kerjasama antara ibu yang melahirkan dan juga pendamping termasuk suami. Ia menyebut bahwa menolong persalinan di atas speedboat merupakan pengalaman pertama dan tak akan pernah dilupakan.

Menurutnya proses persalinan saat itu terbilang ekstrem. Karena selain memastikan bayi dan ibu selamat, ia juga harus memberi aba-aba ke motoris agar speedboat tidak terlalu oleng saat menyusuri sungai.

“Saya didampingi kader dan ibu melahirkan didampingi suami. Kami semua di atas speedboat berlomba dengan waktu. Antara menolong kelahiran bayi ini sekaligus bagaimana agar secepatnya bisa sampai Pangkalan Bun. Namun ternyata sang bayi maunya lahir di atas air,” pungkasnya. (sla)

Sumber : Radar Pangkalan Bun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah instal aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Dramatispangkalan Bun
ShareTweet
Previous Post

KPU dan Bawaslu: Partai Politik Diminta Patuh dan Menahan Diri dalam Sosialisasi

Next Post

Ditangkap Saat Tunggu Pembeli di Jembatan Sambera

Related Posts

Polres Bontang Tangkap 22 Tersangka Pencurian dalam 3 Bulan, Termasuk 12 Kasus Curat
WARTA

Polres Bontang Tangkap 22 Tersangka Pencurian dalam 3 Bulan, Termasuk 12 Kasus Curat

Paskibraka Bontang Sukses Laksanakan Tugas, Upacara HUT RI Berlangsung Khidmat
GAYA HIDUP

Paskibraka Bontang Sukses Laksanakan Tugas, Upacara HUT RI Berlangsung Khidmat

Momen Dandim Ardiansyah Hadiri Upacara Peringatan Proklamasi HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
RAGAM

Momen Dandim Ardiansyah Hadiri Upacara Peringatan Proklamasi HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Pastikan Kondusif, Tim Patnal Lapas Bontang Gelar Investigasi
WARTA

Pastikan Kondusif, Tim Patnal Lapas Bontang Gelar Investigasi

Sulteng Digoyang Gempa 6,2 Magnitudo, Getaran Ikut Dirasakan Warga Bontang
WARTA

Sulteng Digoyang Gempa 6,2 Magnitudo, Getaran Ikut Dirasakan Warga Bontang

Dandim 0908/Bontang Hadiri Pengukuhan Paskibraka Kota Bontang Tahun 2026
WARTA

Dandim 0908/Bontang Hadiri Pengukuhan Paskibraka Kota Bontang Tahun 2026

Next Post
Ditangkap Saat Tunggu Pembeli di Jembatan Sambera

Ditangkap Saat Tunggu Pembeli di Jembatan Sambera

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.