Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Disdikbud Usulkan Rumah Eks Kapitan Arsad Jadi Cagar Budaya Kota Bontang

Redaksi by Redaksi
May 19, 2026
Disdikbud Usulkan Rumah Eks Kapitan Arsad Jadi Cagar Budaya Kota Bontang

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Muhammad Arfa (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang kembali mengusulkan bangunan bersejarah untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.

Kali ini, rumah eks Kapitan Arsad yang berada di samping eks Kantor Camat Pertama Bontang di kawasan Bontang Kuala masuk dalam daftar usulan tahun 2026.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Muhammad Arfa mengatakan, usulan tersebut diajukan sebagai upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.

“Rumah eks Kapitan itu sudah kami usulkan juga ke kantor wali kota untuk di-SK-kan sebagai cagar budaya Kota Bontang. Kami usulkan lagi supaya budaya kita bisa tetap terjaga,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, penetapan bangunan sebagai cagar budaya tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui proses penilaian oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

Tim tersebut akan turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi terhadap bangunan yang diusulkan.

“Nanti tim ahli cagar budaya turun dulu mengecek dan melakukan penilaian. Mereka yang menentukan apakah bangunan itu layak dijadikan cagar budaya atau tidak,” katanya.

Arfa menjelaskan, tim penilai terdiri dari berbagai unsur, mulai dari akademisi hingga pegiat budaya di Kalimantan Timur. Beberapa di antaranya berasal dari kalangan akademisi Universitas Mulawarman.

“Mereka nanti memberikan rekomendasi penilaian. Kalau hasilnya dinyatakan layak, itu menjadi dasar kami untuk mengusulkan ke wali kota agar ditetapkan melalui SK sebagai cagar budaya,” jelasnya.

Selain menjaga nilai sejarah, keberadaan cagar budaya juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai sejarah dan budaya lokal Bontang.

Disdikbud juga membuka kemungkinan kawasan tersebut dikembangkan menjadi destinasi kunjungan budaya di masa mendatang.

Namun, menurut Arfa, pengembangan itu perlu didukung kesiapan sarana dan prasarana terlebih dahulu.

“Kami memang diminta supaya tempat-tempat budaya ini nantinya bisa memberi manfaat, termasuk menjadi daya tarik kunjungan. Tapi sebelum itu, fasilitas pendukungnya harus disiapkan dulu supaya masyarakat nyaman datang ke sana,” pungkasnya. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disdikbud Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Berdiri Sejak 1923, Bekas Kantor Camat Pertama di Bontang Kuala Resmi Jadi Cagar Budaya

Next Post

Disdikbud Bontang Inventarisasi Tujuh Cagar Budaya, Jadi Dasar Pelestarian

Related Posts

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan KS Tubun, Diduga Bunuh Diri
WARTA

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan KS Tubun, Diduga Bunuh Diri

Kabut Asap Memburuk, Pelajar di Bontang Dipulangkan
WARTA

Kabut Asap Memburuk, Pelajar di Bontang Dipulangkan

Lihat Langsung IKN, ISKA Papua Selatan Tegaskan Dukungan Pembangunan
KOLOM

Lihat Langsung IKN, ISKA Papua Selatan Tegaskan Dukungan Pembangunan

Jurnalis Dilarang Ikut Mediasi Demo PLN, Hasil Pertemuan Dipertanyakan
WARTA

Jurnalis Dilarang Ikut Mediasi Demo PLN, Hasil Pertemuan Dipertanyakan

Disdikbud Soroti Lonjakan Kasus Narkoba pada Pelajar, Lima Bulan 6 Pelajar Direhab
WARTA

Waspada Dampak Kabut Asap, Disdikbud Bontang Imbau Siswa Gunakan Masker

Manager UP3 PLN Bontang Sebut Akhir Bulan Ini Daya Listrik Normal, 4 Pembangkit Bermasalah
WARTA

Manager UP3 PLN Bontang Sebut Akhir Bulan Ini Daya Listrik Normal, 4 Pembangkit Bermasalah

Next Post
Disdikbud Bontang Inventarisasi Tujuh Cagar Budaya, Jadi Dasar Pelestarian

Disdikbud Bontang Inventarisasi Tujuh Cagar Budaya, Jadi Dasar Pelestarian

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.