Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Terima Kunjungan BPJS Kesehatan, RSUD Taman Husada Optimis Penuhi Target Kerjasama

Redaksi by Redaksi
October 24, 2024
Terima Kunjungan BPJS Kesehatan, RSUD Taman Husada Optimis Penuhi Target Kerjasama

Foto Dokumen Humas RSUD Taman Husada

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – RSUD Taman Husada Bontang menerima kunjungan dari BPJS Kesehatan dalam rangka rekredensialing atau evaluasi tahunan terkait pengajuan perpanjangan kerjasama, Kamis (24/10/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam kerjasama dengan BPJS, terutama untuk melayani peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada, dr. Tri Ratna Paramita, menjelaskan bahwa rekredensialing ini dilakukan sebagai dasar bagi BPJS untuk menentukan apakah kerjasama dengan rumah sakit akan diperpanjang atau tidak.

“Dalam proses ini, RSUD harus memenuhi sejumlah persyaratan. Saat ini, kami baru mencapai angka 77 persen dari target yang ditetapkan, namun kami optimis bisa memperbaiki dan melengkapi kekurangan yang ada,” ujar dr Mita.

Salah satu poin evaluasi yang menjadi sorotan yakni sistem antrian online yang masih perlu penyempurnaan. Pendaftaran pasien secara daring ini dinilai masih memerlukan perbaikan agar dapat mengurangi waktu tunggu pasien di poliklinik.

“Kami diberi waktu hingga 30 November 2024 untuk memperbaiki kekurangan, termasuk sistem antrian online. Target kami adalah bisa menurunkan waktu tunggu pasien, terutama di layanan rawat jalan,” lanjutnya.

Menurut data yang disampaikan dr Mita, saat ini waktu tunggu pelayanan pasien rawat jalan di RSUD Taman Husada masih mencapai 60,71 menit, sedangkan target nasional adalah di bawah 60 menit.

Meski demikian, beberapa faktor seperti jumlah pasien yang membludak dan tindakan medis yang memakan waktu lebih lama, terutama di klinik gigi, turut mempengaruhi panjangnya waktu tunggu.

RSUD Taman Husada berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan optimis dapat memenuhi semua target yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.

“Kami optimis, pada akhir November nanti, semua persyaratan bisa kami penuhi. Kerjasama dengan BPJS sangat penting agar kami tetap bisa melayani peserta JKN,” ucapnya..

Selain sistem antrian online, peningkatan efisiensi pelayanan di berbagai poliklinik juga menjadi fokus utama.

Beberapa poliklinik, seperti klinik gigi, memiliki durasi tindakan yang lebih lama dibandingkan klinik lainnya, sehingga perlu adanya penyesuaian agar tidak memperpanjang waktu tunggu pasien secara keseluruhan.

dr Mita juga menjelaskan, pihak rumah sakit milik pemerintah tersebut terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, termasuk menambah sumber daya manusia dan memperbaiki alur pelayanan, agar pasien tidak menunggu terlalu lama.

“Kami berusaha menyeimbangkan antara jumlah pasien yang datang dan kemampuan pelayanan kami, agar kepuasan pasien tetap terjaga,” sebutnya.

Kunjungan BPJS Kesehatan ini memberikan gambaran jelas mengenai aspek-aspek yang harus diperbaiki oleh RSUD Taman Husada.

Dengan waktu satu bulan ke depan, RSUD akan terus melakukan evaluasi internal dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan semua target bisa tercapai.

Lebih jauh, dr Mita berharap, dengan kerjasama yang berkelanjutan bersama BPJS Kesehatan, pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bontang, khususnya peserta JKN, bisa terus berjalan dengan optimal dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat. (adv).

Penulis : Mira

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: RSUD Taman Husada
ShareTweet
Previous Post

Disdikbud Bontang Usulkan SMPN2 jadi Percontohan Sekolah Inklusi di Kaltim

Next Post

Pasien Puji Layanan E-Tiket Obat RSUD Taman Husada, Proses Lebih Cepat & Nyaman

Related Posts

Waspada! 3 Lokasi Penerapan ETLE di Bontang, Pelanggar Bisa Ditilang Berulang-ulang
WARTA

Polisi: Pemotor Tabrak Pot Bunga Depan Gerbang Perum BSD dalam Kondisi Mabuk

Tabrak Pot Bunga Depan Gerbang Perum BSD, Pemotor Dilarikan ke Rumah Sakit
WARTA

Tabrak Pot Bunga Depan Gerbang Perum BSD, Pemotor Dilarikan ke Rumah Sakit

Kasus Kekerasan Anak di Loktuan Tinggi, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Intervensi
WARTA

APBD Bontang 2027 Diproyeksi Hanya Rp 1,6 Triliun, Sejumlah Proyek Bakal Ditunda

Pengawas SPBU Kopkar Bantah Kualitas Pertamax Sulit Dipertanggung jawabkan
EKBIS

Nopol Luar Kaltim Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi di Bontang, Kecuali Angkutan Barang

I Putu Airlangga Devassya Asal Bontang Raih Juara 3 Mister Teen Kaltim 2026, Siap Melaju ke Nasional
WARTA

I Putu Airlangga Devassya Asal Bontang Raih Juara 3 Mister Teen Kaltim 2026, Siap Melaju ke Nasional

Masih Ingat Kasus 1.200 Butir Pil LL di Bontang, Terdakwa Divonis 4,6 Tahun Penjara
RAGAM

Peredaran Narkoba di Bontang, WhatsApp Bodong Hingga Sistem Tempel, Pemasok Diburu

Next Post
Pasien Puji Layanan E-Tiket Obat RSUD Taman Husada, Proses Lebih Cepat & Nyaman

Pasien Puji Layanan E-Tiket Obat RSUD Taman Husada, Proses Lebih Cepat & Nyaman

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.