Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN

Tolak Pemindahan, Komite SMA 10 Mengadu ke Komisi IV DPRD Kaltim

Redaksi by Redaksi
June 8, 2021
Tolak Pemindahan, Komite SMA 10 Mengadu ke Komisi IV DPRD Kaltim

Audiensi Komite SMA 10 ke Komisi IV DPRD (Foto/FMA)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO, Samarinda – Komite sekolah SMA Negeri 10 Samarinda, Selasa (8/6/2021), menyambangi Komisi IV DPRD Kaltim dalam rangka audiensi di gedung E lantai 1 Komplek DPRD Kaltim.

Ketua Komite SMA 10 Samarinda, Ridwan Tasa mengungkapkan bahwa lahan SMA 10 belum pernah dihibahkan kepada yayasan melati. Lahan tersebut merupakan aset Pemprov Kaltim berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA).

“Kemudian, sangat tidak memungkinkan dan kita sepakat tadi untuk SMA 10 tidak dipindah dulu. Jika dipindah, maka beberapa warga sekitar merasa keberatan. Sebab sistem penerimaan sekarang itu zonasi. Kemungkinan banyak anak-anak yang tidak sekolah di SMA,” beber Ridwan kepada awak media.

Menurutnya, hal itu akan merugikan masyarakat sekitar. Camat dan lurah setempat pun memberikan dukungan penuh kepada SMA 10 agar tetap berada di Samarinda Seberang.

Rabu (9/6/2021) besok, disepakati akan diadakan pertemuan lanjutan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, biro hukum, sekretaris daerah (Sekda), dan asisten setdaprov terkait.

Kemungkinan, komite juga akan kembali dilibatkan dalam audiensi. Hal ini untuk mencari solusi bersama terkait permasalah SMA Negeri 10 Samarinda.

“Hanya berdasarkan dengan disposisi yang menurut ilmu pemerintahan, itu tidak memiliki kekuatan hukum. Karena itu belum menjadi keputusan atau kebijakan, sudah menjadi dasar mereka mengusir. Dan yang mengusir adalah yayasan,” lanjut Ridwan.

Ridwan menilai, tidak ada korelasi antara disposisi itu dengan yayasan. Dalam hal ini, pihak komite juga berharap supaya gubernur dan jajaran bisa lebih bijak menangani hal ini. Sebab pihaknya merasa khawatir.

Jangan sampai orangtua, siswa, alumni, dan masyarakat sekitar turut naik pitam akibat kesalahan dalam mengambil kebijakan.

“Saya kira belum bisa dijadikan sebagai dasar, karena itu baru disposisi. Surat di pinggirnya ada tulisan tangan. Harusnya itu sedang dalam proses. Harus keluar menjadi sebuah surat. Surat itu yang harus kita pedomani. Sampai saat ini kan belum ada,” tegasnya.

Ridwan juga menyebut seandainya sekian banyak anak yang menempuh kegiatan belajar-mengajar di Kampus A di Jalan H.A.M Rifaddin Samarinda Seberang dipindah ke Kampus B, Jalan Perjuangan Sempaja Selatan, maka kapasitas ruang kelas dan fasilitas lainnya belum memadai.

“Gimana mau sekolah? Sementara anak-anak kita ini adalah anak-anak berkualitas yang kita harapkan bisa lanjut kuliah ke luar negeri dan diterima di perguruan tinggi favorit. Saya kira, kita semua harus bijak. Kita juga tidak punya kepentingan apa-apa. Jangan dirugikan anak-anak,” lanjutnya lagi.

Ridwan menganggap bahwa selama ini lahan yang ditempati SMA 10 Samarinda adalah lahan pemerintah berdasarkan keputusan MA. Bangunannya pun dibangun atas APBD. Bukan pinjam pakai.

Dijelaskan Ridwan, pinjam pakai itu diberikan kepada yayasan pada 1984. Kemudian dicabut oleh gubernur dan yayasan keberatan hingga ke MA. Sampai keluar lah keputusan MA bahwa lahan itu milik pemerintah. Bangunan pun melekat.

Menurutnya, selama ini tampak tak ada masalah apapun. Kemudian timbul masalah secara tiba-tiba seperti ini. Ridwan juga menambahkan bahwa siswa Melati untuk tingkat SMP, SMA, dan SMK jumlahnya tak seberapa. Gedung dan asrama juga tidak digunakan semua.

“Kenapa sih kalau misalkan SMA 10 masih di situ sambil menunggu Pemprov memindahkan dan membangun yang representatif seperti yang dijanjikan gubernur, baru dipindahkan kan lebih bagus,” tambahnya.

Disdikbud Kaltim, DPRD, dan pihak sekolah juga sudah pernah meninjau langsung gedung education centre di Jalan PM Noor. Ridwan menyebut, gedung tersebut masih diperbaiki karena awalnya memang tidak dirancang sebagai sekolah.

Sekaligus dilengkapi dulu fasilitasnya. Dia mengaku tak masalah jika kegiatan belajar-mengajar siswa SMA 10 dipindah ke sana mengingat Pemprov pula yang merekomendasikan.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Komisi IV, Rusman Ya’qub juga menyampaikan bahwa ada beberapa tuntutan yang disampaikan pihak komite. Pertama, komite berkeinginan agar PPDB di Kampus A tetap jalan. Kemudian, SMA 10 tidak dipindah sampai Pemprov menyiapkan fasilitas di Kampus B.

“Memang di Kampus B itu, saya dan sekretaris komisi sudah lihat. Itu tidak layak dan ruangannya memang tidak cukup. Di sana fasilitasnya kurang dan posisinya terjal,” ungkap Rusman.

Mengenai gubernur yang ingin menyerahkan atau menghibahkan aset pemerintah kepada pihak mana pun, itu merupakan kewenangannya. Tentu ada prosedur namun Komisi IV tak mempersoalkan itu.

“Yang kita persoalkan ini di depan mata adalah kepentingan masyarakat yang ada di SMA 10 itu mestinya diperhatikan,” lanjut Rusman.

Disinggung soal disposisi, Rusman menyebut itu bukan dasar hukum. Namun merupakan dokumen internal. Anehnya, justru bocor ke pihak luar. Sehingga, disposisi bukan menjadi kekuatan untuk melakukan pemindahan. Sebab itu internal pemerintah.

“Komite itu mempersoalkan bahwa situasi yang belum layak di Kampus B tapi kok disuruh pindah? Dan yang suruh memindahkan itu yayasan. Bukan Pemprov, dalam hal ini Disdikbud. Perintahnya kan belum ada,” pungkas Rusman. (FMA/Yud).

Print Friendly, PDF & Email
Tags: DPRD KaltimPolemik SMA 10 Samarinda
ShareTweet
Previous Post

Persiapkan SDM Menyongsong IKN, Universitas Pertama di PPU Segera Dibangun

Next Post

Kukar Juara Umum MTQ Kaltim ke-42, Tuan Rumah Bontang Runner Up

Related Posts

Apresiasi Capai Zero Kemiskinan Ekstrem, Irfan Harap Pendampingan Terus Dilakukan
DPRD Bontang

Apresiasi Capai Zero Kemiskinan Ekstrem, Irfan Harap Pendampingan Terus Dilakukan

Baru 50% Penerima Bantuan Buat virtual account, Andi Faiz: Ketua RT Harus Aktif Bantu Warga 
WARTA

Baru 50% Penerima Bantuan Buat virtual account, Andi Faiz: Ketua RT Harus Aktif Bantu Warga 

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Dewan Tinjau Langsung Data Kemiskinan di Loktuan
KABAR PARLEMEN

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Dewan Tinjau Langsung Data Kemiskinan di Loktuan

DPRD Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota Bontang Anggaran 2025, Ekonomi Tumbuh 3,21 persen 
DPRD Bontang

DPRD Gelar Paripurna LKPJ Wali Kota Bontang Anggaran 2025, Ekonomi Tumbuh 3,21 persen 

Irfan Dorong Subsidi Biaya Perpanjangan Sertifikasi Kompetensi Pekerja
KABAR PARLEMEN

Irfan Dorong Subsidi Biaya Perpanjangan Sertifikasi Kompetensi Pekerja

Komisi A DPRD Bontang Mengucapkan Selamat Idulfitri 1447 H/2026
DPRD Bontang

Komisi A DPRD Bontang Mengucapkan Selamat Idulfitri 1447 H/2026

Next Post
Kukar Juara Umum MTQ Kaltim ke-42, Tuan Rumah Bontang Runner Up

Kukar Juara Umum MTQ Kaltim ke-42, Tuan Rumah Bontang Runner Up

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000631

article 138000632

article 138000633

article 138000634

article 138000635

article 138000636

article 138000637

article 138000638

article 138000639

article 138000640

article 138000641

article 138000642

article 138000643

article 138000644

article 138000645

article 138000646

article 138000647

article 138000648

article 138000649

article 138000650

article 138000651

article 138000652

article 138000653

article 138000654

article 138000655

article 138000656

article 138000657

article 138000658

article 138000659

article 138000660

article 138000661

article 138000662

article 138000663

article 138000664

article 138000665

article 138000666

article 138000667

article 138000668

article 138000669

article 138000670

article 138000671

article 138000672

article 138000673

article 138000674

article 138000675

article 138000676

article 138000677

article 138000678

article 138000679

article 138000680

article 138000681

article 138000682

article 138000683

article 138000684

article 138000685

article 138000686

article 138000687

article 138000688

article 138000689

article 138000690

article 138000691

article 138000692

article 138000693

article 138000694

article 138000695

article 138000696

article 138000697

article 138000698

article 138000699

article 138000700

article 138000701

article 138000702

article 138000703

article 138000704

article 138000705

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 228000316

article 228000317

article 228000318

article 228000319

article 228000320

article 228000321

article 228000322

article 228000323

article 228000324

article 228000325

article 228000326

article 228000327

article 228000328

article 228000329

article 228000330

article 228000331

article 228000332

article 228000333

article 228000334

article 228000335

article 238000336

article 238000337

article 238000338

article 238000339

article 238000340

article 238000341

article 238000342

article 238000343

article 238000344

article 238000345

article 238000346

article 238000347

article 238000348

article 238000349

article 238000350

article 238000351

article 238000352

article 238000353

article 238000354

article 238000355

article 238000356

article 238000357

article 238000358

article 238000359

article 238000360

article 238000361

article 238000362

article 238000363

article 238000364

article 238000365

article 238000366

article 238000367

article 238000368

article 238000369

article 238000370

article 238000371

article 238000372

article 238000373

article 238000374

article 238000375

article 238000376

article 238000377

article 238000378

article 238000379

article 238000380

article 238000381

article 238000382

article 238000383

article 238000384

article 238000385

article 238000386

article 238000387

article 238000388

article 238000389

article 238000390

article 238000391

article 238000392

article 238000393

article 238000394

article 238000395

article 238000396

article 238000397

article 238000398

article 238000399

article 238000400

article 238000401

article 238000402

article 238000403

article 238000404

article 238000405

article 238000406

article 238000407

article 238000408

article 238000409

article 238000410

sumbar-238000336

sumbar-238000337

sumbar-238000338

sumbar-238000339

sumbar-238000340

sumbar-238000341

sumbar-238000342

sumbar-238000343

sumbar-238000344

sumbar-238000345

sumbar-238000346

sumbar-238000347

sumbar-238000348

sumbar-238000349

sumbar-238000350

sumbar-238000351

sumbar-238000352

sumbar-238000353

sumbar-238000354

sumbar-238000355

sumbar-238000356

sumbar-238000357

sumbar-238000358

sumbar-238000359

sumbar-238000360

sumbar-238000361

sumbar-238000362

sumbar-238000363

sumbar-238000364

sumbar-238000365

sumbar-238000366

sumbar-238000367

sumbar-238000368

sumbar-238000369

sumbar-238000370

sumbar-238000371

sumbar-238000372

sumbar-238000373

sumbar-238000374

sumbar-238000375

sumbar-238000376

sumbar-238000377

sumbar-238000378

sumbar-238000379

sumbar-238000380

sumbar-238000381

sumbar-238000382

sumbar-238000383

sumbar-238000384

sumbar-238000385

sumbar-238000386

sumbar-238000387

sumbar-238000388

sumbar-238000389

sumbar-238000390

sumbar-238000391

sumbar-238000392

sumbar-238000393

sumbar-238000394

sumbar-238000395

sumbar-238000396

sumbar-238000397

sumbar-238000398

sumbar-238000399

sumbar-238000400

news-1701