Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KOLOM

The Miracle of Wakaf, Setiap Jemaah Haji Asal Aceh Dapat Uang dari Habib Bugak Asyi

Redaksi by Redaksi
June 14, 2025
The Miracle of Wakaf, Setiap Jemaah Haji Asal Aceh Dapat Uang dari Habib Bugak Asyi
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Mungkin ini yang dinamakan the miracle of wakaf. Diwakafkan abad 19 lalu, keuntungannya selalu dibagikan ke setiap jamaah asal Aceh di abad 21 ini. Setiap tahun lagi. Itulah wakaf dari Habib Bugak Asyi yang sangat luar biasa.

Pada suatu masa, ketika dunia belum mengenal TikTok, ketika influencer belum jadi profesi, dan ketika orang dermawan belum harus bikin konten “ngasih duit ke pengemis” untuk views, hiduplah seorang lelaki yang diam-diam meletakkan bom waktu keabadian, Habib Bugak Asyi.

Tahun 1760, ia datang ke Aceh. Seorang ulama. Seorang saudagar. Seorang lelaki yang, kalau hidup di masa kini, mungkin sudah jadi tokoh Marvel bernama The Wakafman.

Tapi ia tidak tertarik jadi viral. Ia tidak tertarik tampil di televisi. Ia cuma tertarik satu hal, bagaimana hartanya bisa tetap bekerja, bahkan saat tubuhnya sudah jadi tanah, bahkan saat generasi demi generasi manusia silih berganti, bahkan saat dunia berubah dari unta ke jet pribadi.

Lalu pada 1809, ia melakukan sebuah manuver yang membuat para ahli properti dan makelar tanah modern bisa tersungkur menangis. Habib ini membeli sebidang tanah di dekat Masjidil Haram, lalu mewakafkannya untuk jemaah haji asal Aceh.

Coba bayangkan… sebuah tanah di titik spiritual paling mahal di muka bumi, dan dia kasih. Kasih! Bukan disewakan. Bukan dipinjamkan. Tapi di-wakaf-kan. Gratis. Demi Allah. Demi Aceh.

Zaman berlalu. Masjidil Haram diperluas. Tanah wakaf terkena proyek. Tapi di sinilah keajaiban kapitalisme surgawi bekerja. Pemerintah Arab Saudi tidak hanya mengganti tanah tersebut, tapi juga menggelontorkan kompensasi.

Dari situlah berdiri hotel-hotel megah. Hotel itu adalah Hotel Elaf Masyair, bintang lima, 650 kamar, hanya 250 meter dari Masjidil Haram. Hotel Ramada, bintang lima juga, 1.800 kamar, hanya 300 meter dari Masjidil Haram. Hotel Wakaf Habib Bugak Asyi di Aziziah, khusus untuk jemaah Aceh, 750 kapasitas.

Lalu ada gedung dan kantor wakaf di Aziziah, tempat administrasi kebajikan. Gedung di kawasan Syaikiyah, tempat tinggal gratis bagi warga Aceh yang mukim di Saudi.

Properti-properti ini bukan cuma bangunan. Ini adalah manifestasi konkret dari doa-doa yang tidak berhenti bekerja, karena setiap tahun, hasil dari semua hotel itu dibagi-bagikan kepada jemaah haji asal Aceh.

Tahun 2024, setiap jemaah menerima 2.000 Riyal Saudi (sekitar Rp 8,6 juta). Sebelumnya, hanya 1.500 Riyal. Tapi karena hotel makin ramai, keuntungan makin besar, maka rezeki pun makin deras.

Kalau dihitung, ada ribuan jemaah yang menerima manfaat ini setiap tahun. Bahkan tenaga musiman, petugas haji, mukimin Aceh pun ikut kebagian. Semua dapat, semua senyum, semua terharu, walaupun sebagian mungkin tetap pura-pura tegar demi menjaga wibawa.

Semua ini dikelola oleh satu nama, Syekh Abdul Latif Baltou, sang naazhir yang sudah memegang amanah ini lebih dari 15 tahun, ditunjuk langsung oleh Kerajaan Arab Saudi. Beliau bukan sekadar pengelola.

Beliau adalah penjaga pusaka spiritual. Orang yang memastikan bahwa niat mulia dari seorang hamba Allah 200 tahun lalu terus berputar seperti baling-baling kebaikan, menyapu generasi demi generasi.

Kita pun bertanya, bagaimana mungkin sebuah keputusan di awal abad ke-19 bisa tetap memberi makan orang di abad ke-21? Bagaimana mungkin sebuah sedekah bisa berlipat ribuan kali dan tidak pernah berhenti? Jawabannya cuma satu, niat yang lurus, wakaf yang produktif, dan Allah yang Maha Menggandakan.

Habib Bugak tidak perlu menulis caption. Tidak perlu konten. Tidak perlu pamer. Tapi hari ini, namanya diingat. Namanya diucap. Namanya hidup lebih lama dari banyak hal lain yang kita anggap “kekal”. Ia membuktikan bahwa manusia bisa mati, tapi cinta pada umat tak pernah usang.

Kalau ente masih mikir dua kali buat traktir temen ngopi, ingatlah, Habib Bugak ngasih tanah di depan Ka’bah. Bukan buat dipuji. Tapi buat dibagi. Itulah puncak dermawan. Itulah wakaf yang bukan cuma amal, tapi peradaban.

Jika kelak anak cucu Aceh berjalan di lorong hotel mewah itu sambil membawa uang saku 2.000 Riyal, semoga mereka tahu, ada satu lelaki, yang pernah memilih untuk jadi abadi. Dengan caranya sendiri. Dengan wakafnya. Dengan Acehnya.

Namanya, Habib Bugak Asyi. Legenda yang tidak bikin drama. Tapi membangun sejarah.

Source artikel: saudinesia.id 

Source foto: klikbmi.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranyan dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Saudinesia
ShareTweetShare
Previous Post

Tiang Listrik Ganda Bikin Semrawut, Nursalam Desak Dishub Bertindak Cepat

Next Post

Humanis & Bebas Pelanggaran, Sat Polairud Bontang Dapat Penghargaan

Related Posts

DIGINOVA 2025: Mahasiswa ILKOM UDINUS Sukses Gaet Antusiasme Pelajar SMKN 1
WARTA

DIGINOVA 2025: Mahasiswa ILKOM UDINUS Sukses Gaet Antusiasme Pelajar SMKN 1

Rumah Warga di Berbas Pantai Terbakar Dini Hari, Damkar Gercep Padamkan Api
WARTA

Rumah Warga di Berbas Pantai Terbakar Dini Hari, Damkar Gercep Padamkan Api

Bhabinkamtibmas Tanjung Laut Indah Imbau Sopir Truk Material Tutup Bak
WARTA

Bhabinkamtibmas Tanjung Laut Indah Imbau Sopir Truk Material Tutup Bak

Pupuk Kaltim Rayakan HUT ke-48 dengan Gerakan Kepedulian Bagi Warga Bontang
EKBIS

Pupuk Kaltim Rayakan HUT ke-48 dengan Gerakan Kepedulian Bagi Warga Bontang

Warga Minta Dishub Bontang Awasi Ketat Truk Material, Cegah Tumpah di Jalan
WARTA

Warga Minta Dishub Bontang Awasi Ketat Truk Material, Cegah Tumpah di Jalan

Cerita Emak-emak di Bontang Keluhkan Pegendara yang Merokok Saat Berkendara
WARTA

Cerita Emak-emak di Bontang Keluhkan Pegendara yang Merokok Saat Berkendara

Next Post
Humanis & Bebas Pelanggaran, Sat Polairud Bontang Dapat Penghargaan

Humanis & Bebas Pelanggaran, Sat Polairud Bontang Dapat Penghargaan

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1312-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

12021

12022

12023

12024

12025

12026

12027

12028

12029

12030

12031

12032

12033

12034

12035

20021

20022

20023

20024

20025

20026

20027

20028

20029

20030

20031

20032

20033

20034

20035

30021

30022

30023

30024

30025

30026

30027

30028

30029

30030

30031

30032

30033

30034

30035

80001

80002

80003

80004

80005

80006

80007

80008

80009

80010

80011

80012

80013

80014

80015

80016

80017

80018

80019

80020

80021

80022

80023

80024

80025

80026

80027

80028

80029

80030

9041

9042

9043

9044

9045

80031

80032

80033

80034

80035

80036

80037

80038

80039

80040

80041

80042

80043

80044

80045

11035

11036

11037

11038

11039

11040

11041

11042

11043

11044

30036

30037

30038

30039

30040

30041

30042

30043

30044

30045

80046

80047

80048

80049

80050

80051

80052

80053

80054

80055

80056

80057

80058

80059

80060

80061

80062

80063

80064

80065

12036

12037

12038

12039

12040

12041

12042

12043

12044

12045

12046

12047

12048

12049

12050

20036

20037

20038

20039

20040

20041

20042

20043

20044

20045

20046

20047

20048

20049

20050

30046

30047

30048

30049

30050

30051

30052

30053

30054

30055

30056

30057

30058

30059

30060

80066

80067

80068

80069

80070

80071

80072

80073

80074

80075

80076

80077

80078

80079

80080

80081

80082

80083

80084

80085

80086

80087

80088

80089

80090

80091

80092

80093

80094

80095

30081

30082

30083

30084

30085

30086

30087

30088

30089

30090

80096

80097

80098

80099

80100

80101

80102

80103

80104

80105

80106

80107

80108

80109

80110

80111

80112

80113

80114

80115

80116

80117

80118

80119

80120

80121

80122

80123

80124

80125

80126

80127

80128

80129

80130

80131

80132

80133

80134

80135

news-1312-mu