Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM

Teriak Minta Tolong, Kronologi Bocah Kampung Mandar Diterkam Buaya

Redaksi by Redaksi
October 8, 2021
Teriak Minta Tolong, Kronologi Bocah Kampung Mandar Diterkam Buaya

Ilustrasi (Foto/Net)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Suara teriakan minta tolong, memecah kesunyian Kampung Mandar, Kelurahan Loktuan, Kota Bontang, Sore itu selepas Ashar, Rabu (6/10/2021) kemarin.

Seorang bocah berusai 6 tahun dilaporkan diterkam seekor buaya saat asyik berenang bersama adiknya yang masih berusia 4 tahun di muara perkampungan atas air tak jauh dari hutan bakau itu.

Irwandi, salah satu warga setempat menjadi saksi mata yang menyaksikan detik-detik bocah pemberani itu diseret buaya saat air pasang.

Mengutip dari bontangpost.id, korban selamat meski mengalami luka cukup parah di bagian paha atas.

“Dia (korban) diseret, dibawa menyelam ke air, sudah ditarik tapi nyangkut di bakau,” ujar Irwandi.

Warga yang melihat kejadian itu pun berteriak minta tolong, sontak warga lain melompat terjun ke air menyelamatkan sang bocah.

Dengan pukulan kayu menghantam kepala gigitan predator pun terlepas.

“Dipukul buayanya, akhirnya lepas,” bebernya.

Warga tidak mengetahui pasti ukuran predator tersebut, lantaran saat beraksi tidak muncul ke permukaan.

“Anaknya itu aja diseret ke air, sampai nggak kelihatan, ada warga yang lihat langsung teriak,” terangnya.

Diketahui, konflik buaya dan warga di sekitar pemukiman ini bukan yang pertama. Irwandi menyebut, tahun ini saja sudah tiga kali kejadian. Terakhir, remaja 16 tahun jadi korban keganasan buaya.

Sementara Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda Ahmad Bajuri mengakui dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini, intensitas kemunculan buaya di sekitar lokasi kejadian semakin meningkat.

Dia pun mengimbau warga untuk tidak berenang di sekitar perairan, terlebih anak-anak untuk lebih diawasi lagi oleh orangtuanya. Agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Kami sudah pasang plang peringatan juga jangan berenang di laut, sudah empat kali ini ada yang diserang buaya di daerah situ aja, belum daerah lain di Loktuan,” jelasnya.

Bajuri berharap perhatian dari pemerintah. Untuk mencarikan solusi, apakah dibangun penangkaran buaya sehingga kawanan predator tersebut dapat direlokasi dan menambah destinasi wisata. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bontang
ShareTweet
Previous Post

Menuju Kemandirian Fiskal, Bapenda Perjuangkan Peralihan Status Pajak Badak LNG

Next Post

Siapkan Rp 1,65 Miliar, Nominal Beasiswa Tergantung Jumlah Pendaftar

Related Posts

KPU Kota Bontang Kenalkan Tata Cara Memilih kepada Pemilih Pemula Penyandang Disabilitas
WARTA

KPU Kota Bontang Kenalkan Tata Cara Memilih kepada Pemilih Pemula Penyandang Disabilitas

suporter sepak bola
KOLOM

Koalisi Pers Kaltim Kecam Pelabelan “Londo Ireng” terhadap Jurnalis, Presiden Prabowo Diminta Minta Maaf

Disnaker Bontang Matangkan Persiapan Job Fair 2026, LPK hingga UMKM Ikut Dilibatkan
VIDEO

Disnaker Bontang Matangkan Persiapan Job Fair 2026, LPK hingga UMKM Ikut Dilibatkan

Bajuri Resmi Gabung Golkar, Tegaskan Bukan Soal Kekuasaan Tapi Pengabdian
WARTA

Bajuri Resmi Gabung Golkar, Tegaskan Bukan Soal Kekuasaan Tapi Pengabdian

suporter sepak bola
KOLOM

AJI: Penghalangan Liputan di Pulau Obi & Ucapan Merendahkan Hotman Paris kepada Jurnalis Adalah Bentuk Intimidasi 

Bedah Novel Menghadang Kubilai Khan, Ajak Publik di Solo Menyelami Heroisme Leluhur Nusantara
RAGAM

Bedah Novel Menghadang Kubilai Khan, Ajak Publik di Solo Menyelami Heroisme Leluhur Nusantara

Next Post
Siapkan Rp 1,65 Miliar, Nominal Beasiswa Tergantung Jumlah Pendaftar

Siapkan Rp 1,65 Miliar, Nominal Beasiswa Tergantung Jumlah Pendaftar

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.