Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Siswa SMP Kedapatan Konsumsi Miras Oplosan di Tanjung Laut, Disdikbud Lakukan Pembinaan

Redaksi by Redaksi
May 5, 2026
Siswa SMP Kedapatan Konsumsi Miras Oplosan di Tanjung Laut, Disdikbud Lakukan Pembinaan

Gambar Ilustrasi AI

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Kabar mengejutkan datang dari Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang. Sejumlah pelajar tingkat SMP kedapatan mengonsumsi minuman keras racikan (oplosan).

Mereka diamankan aparat yang sedang menggelar razia di salah satu lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul pada malam hari, Sabtu (2/5/2026) kemarin.

Peristiwa ini langsung memicu keprihatinan banyak kalangan, mulai dari warga hingga pemerintah daerah, lantaran melibatkan anak usia dini yang seharusnya masih berada dalam pengawasan keluarga maupun institusi pendidikan.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha pun mengaku terkejut atas peristiwa tersebut.

Ia menilai kondisi ini menjadi indikator adanya celah dalam pengawasan perilaku remaja di luar lingkungan belajar.

Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi minuman keras, apalagi yang diracik secara ilegal, sangat berbahaya dan tidak semestinya terjadi di kalangan siswa yang masih berada pada fase pembentukan karakter.

“Terus terang saja kami kaget dan prihatin. Tiba-tiba ada anak yang terjaring razia, justru mengonsumsi minuman keras oplosan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan, insiden tersebut akan dijadikan bahan evaluasi guna memperkuat pembinaan karakter di sektor pendidikan, termasuk melalui program pencegahan yang lebih masif.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa minuman alkohol racikan memiliki risiko tinggi bagi kesehatan karena kandungannya tidak terstandar dan kerap dicampur zat kimia berbahaya.

Situasi ini membuat dampak yang ditimbulkan sulit diperkirakan, mulai dari gangguan ringan hingga ancaman serius terhadap keselamatan.

“Sebagaimana kita ketahui, minuman oplosan ini sangat berbahaya. Di daerah lain bahkan sampai membawa korban jiwa,” sambungnya.

Ia juga mengingatkan bahwa rasa ingin tahu pada usia remaja, jika tidak diimbangi pemahaman risiko, dapat mendorong tindakan yang membahayakan diri.

Menanggapi kejadian tersebut, Disdikbud Bontang akan mengambil langkah intervensi melalui sekolah dengan pendekatan edukatif dan persuasif.

Penanganan terhadap peserta didik yang terlibat akan dilakukan secara bertahap, tidak hanya menitikberatkan pada hukuman, tetapi juga pada peningkatan kesadaran mengenai dampak negatif perilaku tersebut.

Di samping itu, satuan pendidikan didorong memperkuat pendidikan karakter serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas di luar jam belajar.

Instansi tersebut juga berharap lembaga pendidikan mampu membangun komunikasi yang lebih efektif dengan wali murid.

Kolaborasi antara sekolah dan keluarga dinilai menjadi kunci dalam mengawasi serta membina sikap anak, terutama di tengah dinamika pergaulan yang kian kompleks.

Keterlibatan orang tua dinilai krusial dalam memberikan kontrol langsung sekaligus menanamkan nilai positif di lingkungan rumah.

“Harapan kami, pihak sekolah bisa berkomunikasi secara efektif dengan orang tua, sehingga pembinaan terhadap anak yang bersangkutan bisa dilakukan bersama,” pungkasnya.

Ia menegaskan, langkah pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama agar kasus serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disdikbud Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Rustam Ingatkan Pentingnya Kemandirian Fiskal, Desak DPMPTSP Giat Cari Investor

Next Post

Simak! Diskominfo Kaltim Ungkap Fakta Soal Rujab, Kursi Pijat hingga Laundry dalam Jumpa Pers

Related Posts

Disdikbud Soroti Lonjakan Kasus Narkoba pada Pelajar, Lima Bulan 6 Pelajar Direhab
WARTA

Waspada Dampak Kabut Asap, Disdikbud Bontang Imbau Siswa Gunakan Masker

Terekam CCTV, 2 Hari Berturut-turut Warga PC6 Badak Luar Kemalingan Tabung Gas
VIDEO

Terekam CCTV, 2 Hari Berturut-turut Warga PC6 Badak Luar Kemalingan Tabung Gas

Gerebek Rumah Kontrakan di HOP II, Polisi Amankan 8 Paket Sabu Siap Edar
WARTA

Gerebek Rumah Kontrakan di HOP II, Polisi Amankan 8 Paket Sabu Siap Edar

Manager UP3 PLN Bontang Sebut Akhir Bulan Ini Daya Listrik Normal, 4 Pembangkit Bermasalah
WARTA

Manager UP3 PLN Bontang Sebut Akhir Bulan Ini Daya Listrik Normal, 4 Pembangkit Bermasalah

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kalimantan dan Sumatra
EKBIS

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kalimantan dan Sumatra

Apa Kabar Proyek Kilang? Bontang Tunggu Sikap Pemerintah Pusat
EKBIS

SKK Migas Ungkap Kondisi Energi Nasional, Jika Hulu Terganggu, DBH Bontang Pasti Anjlok

Next Post
Simak! Diskominfo Kaltim Ungkap Fakta Soal Rujab, Kursi Pijat hingga Laundry dalam Jumpa Pers

Simak! Diskominfo Kaltim Ungkap Fakta Soal Rujab, Kursi Pijat hingga Laundry dalam Jumpa Pers

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.