Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Simak! 5 Poin Pernyataan Mahasiswa Saat Bertemu Pimpinan DPR, Luruskan Dugaan Makar

Redaksi by Redaksi
September 5, 2025
Simak! 5 Poin Pernyataan Mahasiswa Saat Bertemu Pimpinan DPR, Luruskan Dugaan Makar

Momen anggota DPR RI berjoget setelah Sidang Tahunan MPR-DPR RI. (Tangkapan layar)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) telah bertemu dengan pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (3/9/2025).

Pimpinan DPR yang menemui BEM SI antara lain Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Fraksi Gerindra), Cucun Ahmad Syamsurijal (Fraksi PKB), dan Saan Mustofa (Fraksi Nasdem).

Dalam kesempatan itu, beberapa BEM yang tergabung dalam BEM SI menyampaikan aspirasinya pada pimpinan DPR.

Berikut beberapa hal yang disampaikan BEM SI saat bertemu pimpinan DPR, dikutip dari akun YouTube DPR RI:

  1. Minta bentuk tim independen

Salah satu perwakilan BEM SI yakni BEM Universitas Indonesia pun menyampaikan beberapa pernyataannya di depan para pimpinan DPR.

“Saya membuat satu catatan refleksi Indonesia hari ini dengan satu tajuk “Selamatkan Demokrasi, Debatkan Supremasi Sipil”,” kata Ketua BEM UI Agus Setiwan, Rabu (3/9/2025).

Dalam paparannya Agus menyampaikan kegelisahan tentang situasi demokrasi Indonesia utamanya setelah munculnya korban meninggal dunia seorang supir ojek online yakni Affan Kurniawan. Hal itu membuat mahasiswa turun ke jalan untuk mengkritik tindakan repesif aparat yang membuat Affan meninggal dunia.

“Inilah yang memantik rasa kemanusiaan kami untuk berhadir di jalanan pun juga hadirnya kami hari ini,” ujarnya.

  1. Luruskan dugaan makar

Selain itu, Agus juga menyoroti adanya ucapan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut adanya dugaan makar atau upaya pelengseran kekuasaan oleh sebagian oknum.

Ucapan Prabowo itu membuat BEM UI khususnya menjadi bimbang dan khawatir aksi mahasiswa selama ini telah ditunggangi.

Oleh karena itu, Agus mendesak agar adanya tim investigasi independen untuk mengusut semua kejadian yang terjadi selama Agustus mulai dari tindakan aksi, represifitas aparat, hingga dugaan makar.

“Kami ingin investigasi ini mengusut tuntas semuanya sehingga kemudian apa yang disampaikan Bapak Presiden dapat dibuktikan,” ungkapnya.

  1. Kritik anggota DPR joget-joget 

Agus Setiawan juga menyoroti aksi joget-joget saat sidang tahunan DPR, MPR, dan DPD 15 Agustus 2025 lalu yang dikaitkan dengan kenaikan tunjangan anggaran anggota parlemen.

Menurut Agus tindakan tersebut sangat melukai hati rakyat yang saat ini sedang mengalami lesunya ekonomi negara.

“Masyarakat rentan menderita di PHK ekonomi lesu daya beli masyarakat menurun kok bisa ada wakil rakyat yang justru kabarnya tunjangannya dinaikkan,” kata Agus.

“Dan ketika ada kabar tersebut terjadi simbolisasi joget-joget yang kemudian membuat hati kami sedih,” lanjut Agus.

Agus mengatakan, masyarakat merasa hanya dijadikan alat politik untuk bisa mencapai kekuasaan para anggota DPR.

Tetapi ketika sudah terpilih banyak anggota DPR yang justru lupa dengan janji yang telah diucapkan selama kampanye pada rakyat.

“Ketika sudah duduk di kursi-kursi yang enak ini bapak ibu (anggota DPR) sekalian yang duduk di Parlemen seakan-akan melupakan kami sebagai bagian daripada rakyat yang seharusnya diwakilkan,” ujarnya.

  1. Tagih janji 19 juta lapangan kerja

Sementara itu, Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan membacakan sejumlah tuntutan di mana janji Gibran yang ditagih itu ada pada nomor 12.

“Kami menuntut dan menagih janji Bapak Wakil Presiden, terkait dengan 19 juta lapangan pekerjaan, yang kita lihat sampai dengan saat ini kita bermimpi 20 tahun lagi kita akan merasakan ‘Indonesia Emas’,” kata Muzammil, dikutip dari siaran di kanal YouTube TVR Parlemen, Kamis (4/9/2025).

Kenyataan yang ada di lapangan, kata Muzammil, justru mengkhawatirkan.

“Tetapi hari ini para pemudanya tamat kuliah tidak tahu ingin bekerja di mana. Untuk menafkahi hidupnya juga tidak tahu di mana, sehingga mereka melakukan tindakan-tindakan kriminal untuk keuntungan dirinya. Ini sangat kita sayangkan,” lanjut Muzammil.

Sebagai informasi, janji 19 juta lapangan pekerjaan ini dilontarkan Gibran saat debat Calon Wakil Presiden pada Desember 2023.

“Insya Allah akan terbuka 19 juta lapangan pekerjaan untuk generasi muda dan perempuan, 5 juta di anatranya adalah green jobs,” ujar Gibran dalam debat menuju Pilpres 2024

Pada awal 2025 PHK terjadi secara beruntun. Di antaranya PT Sritex Group yang memutus hubungan kerja kepada 10.669 karyawannya, lalu PT Adis Dimension Footwear melakukan PHK 1.500 karyawan, dan PT Victory Ching Luh memberhentikan 2.000 karyawan.

  1. Tidak demo mahasiswa anarkis

Dalam kesempatan itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Trisakti, Jili Colin juga mengingatkan bahwa mahasiswa adalah kaum terpelajar yang jauh dari tindak anarkis ketika menyampaikan suara.

“Saya berani bersaksi bahwasannya kami di sini kaum terpelajar, mahasiswa-mahasiswi. Tidak mungkin, Pak, kami menyuarakan pendapat kami, aspirasi kamu, keluhan rakyat, jeritan rakyat dengan tindakan-tindakan anarkis,” tekan Jili, dikutip, Rabu (3/9/2025).

Jill berpendapat bahwa ada banyak propaganda yang merugikan aksi demonstrasi, lalu menyalahkan mahasiswa karena erat dengan provokator.

Seiringan dengan itu, dalam pernyataannya, Jill juga menuntut hak-hak masyarakat dan mahasiswa.

Termasuk, menghentikan kriminalisasi pada aktivis dan mahasiswa.

“Hentikan kriminalisasi pada aktivis dan mahasiswa. Jauhkan budaya represivitas terhadap hak-hak kita selaku mahasiswa dan masyarakat untuk bersuara,” tekannya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kabar Nasional
ShareTweet
Previous Post

Poin-poin Pidato Ketum Jaker di HUT ke-32: Lawan Serakah-nomics, Menuju Indonesia Adil Makmur

Next Post

Usung 4 Tuntutan, PHM Agendakan Mobilisasi 1.000 Pendemo ke DPRD Bontang

Related Posts

Manager UP3 PLN Bontang Sebut Akhir Bulan Ini Daya Listrik Normal, 4 Pembangkit Bermasalah
WARTA

Manager UP3 PLN Bontang Sebut Akhir Bulan Ini Daya Listrik Normal, 4 Pembangkit Bermasalah

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kalimantan dan Sumatra
EKBIS

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kalimantan dan Sumatra

Apa Kabar Proyek Kilang? Bontang Tunggu Sikap Pemerintah Pusat
EKBIS

SKK Migas Ungkap Kondisi Energi Nasional, Jika Hulu Terganggu, DBH Bontang Pasti Anjlok

Pria 69 Tahun Ancam dengan Badik Pemilik Toko Sembako di Bontang, Ambil Uang Rp1,5 juta
WARTA

Pria 69 Tahun Ancam dengan Badik Pemilik Toko Sembako di Bontang, Ambil Uang Rp1,5 juta

IKN Terus Berlanjut, Thomas: Jangan Dibawa ke Ranah Politik
WARTA

IKN Terus Berlanjut, Thomas: Jangan Dibawa ke Ranah Politik

Gelar Gathering Bersama Media, Badak LNG ajak Insan Pers Kota Bontang Main Bowling
OLAHRAGA

Gelar Gathering Bersama Media, Badak LNG ajak Insan Pers Kota Bontang Main Bowling

Next Post
Kantongi 17 Ribu Dukungan, Tim Basri-Chusnul Tegaskan Maju Independen Tak Lirik Parpol

Usung 4 Tuntutan, PHM Agendakan Mobilisasi 1.000 Pendemo ke DPRD Bontang

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.