Dialektis.co – Kualitas udara di wilayah Kota Bontang, masih berada pada kategori tidak sehat. Hal ini dinilai butuh perhatian serius dari masyarakat.
Berdasarkan pemantauan aplikasi ISPU.net, pada pagi ini Jumat 18 September 2026 indeks standar pencemar udara (ISPU) di Stasiun Kota Bontang Tanjung Laut tercatat 152. Dengan parameter kritis masih PM2.5.
Sementara itu, konsentrasi parameter lainnya tercatat PM10 sebesar 84, SO₂ 5, CO 2, O₃ 23, NO₂ 13, dan HC 3.
Kepala Pelaksana BPBD Bontang Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail Abdullah, membenarkan data tersebut jelas menunjukkan kualitas udara masih berada dalam kategori tidak sehat.
“Masih sesuai arahan pimpinan. Kami imbau untuk kurangi aktivitas diluar rumah, dan selalu menggunakan masker, jika terpaksa keluar rumah,” imbaunya saat dikonfirmasi media ini, Jumat (18/9).
Kata Ismail, saat ini kabut asap juga mempengaruhi jarak pandang. Untuk itu di juga mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara.
Lebih jauh, Ismail mengimbau masyarakat untuk tidak memperparah kondisi ini dengan tidak membakar sampah. Sebab dapat memperburuk kualitas udara, terlebih di area pemukiman.
Ia pun memastikan kabut asap yang saat ini terjadi di Kota Bontang. Pasalnya, tidak ada laporan maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bontang dalam waktu dekat ini.
Ia mendug kabut asap yang masuk ke Bontang terbawa perubahan arah angin dari wilayah lain. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post