Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif

Redaksi by Redaksi
July 1, 2026
Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif

Pupuk Kaltim raih penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2026 (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali mencatatkan prestasi di kancah Internasional, dengan meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2026, pada kategori Social Empowerment.

Penghargaan ini konsisten diraih Pupuk Kaltim sejak 2019, melihat keberhasilan Perusahaan dalam pemberdayaaan masyarakat dan penciptaan nilai bersama bagi lingkungan.

Tahun ini Pupuk Kaltim mengangkat program “Cerdas Dalam Wirausaha Jamur Unggulan untuk Masyarakat Sejahtera (CENDAWAN JUARA).

Program ini bagian dari komitmen Perusahaan membangun kemandirian ekonomi, melalui pengembangan budidaya jamur yang terintegrasi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Ditopang penguatan kelembagaan kelompok, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

VP TJSL Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengungkapkan program Cendawan Juara dilaksanakan di Kelurahan Guntung, Kota Bontang.

Inisiatif ini selaras dengan komitmen perusahaan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan pekerjaan layak, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penguatan kemitraan dalam pembangunan.

“Melalui Cendawan Juara, Pupuk Kaltim mendorong pendekatan ekonomi sirkular dalam membangun usaha masyarakat yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tapi juga memberi manfaat nyata terhadap pelestarian lingkungan,” ujar Rezha, usai menerima penghargaan di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (26/6/2026).

Dijelaskan Rezha, program Cendawan Juara berjalan sejak 2025, dengan rencana pendampingan hingga 2029.

Pendekatan jangka panjang dirancang agar kelompok binaan tidak hanya mampu menjalankan budidaya, tapi juga berkembang menjadi usaha mandiri dengan tata kelola yang baik, serta mampu memperluas manfaat program bagi masyarakat sekitar.

Program ini melibatkan 29 masyarakat yang mayoritas berasal dari kelompok lanjut usia di Kelurahan Guntung. Pemilihan sasaran didasarkan pada upaya meningkatkan partisipasi kelompok rentan dalam aktivitas ekonomi produktif, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Aktivitas utama meliputi budidaya jamur, pemanfaatan limbah baglog sebagai pupuk kompos, hingga produksi berbagai olahan makanan berbahan dasar jamur.

Seluruh aktivitas saling terintegrasi, sehingga mampu mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekaligus meminimalkan limbah yang dihasilkan.

Seluruh anggota binaan pun mendapat pendampingan dalam berbagai aspek. Mulai dari teknik budidaya jamur, pengelolaan kelembagaan kelompok, pengembangan usaha, hingga pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah.

“Pendekatan tersebut menjadikan program tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, namun juga menciptakan rantai nilai ekonomi dengan lebih luas,” lanjut Rezha.

Berbagai inovasi pun lahir dari pendampingan Cendawan Juara. Salah satunya drum jamur tiram, sebuah inovasi teknologi budidaya yang mampu menampung sekitar 30-35 baglog jamur dalam satu unit.

Teknologi ini terbukti meningkatkan efisiensi ruang budidaya, sekaligus menghasilkan produktivitas panen hingga 2 Kg jamur dari tiap baglog selama masa produksi.

Limbah baglog jamur yang sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomi, pun diolah hingga menghasilkan 250-300 Kg kompos matang dari tiap 500 unit limbah baglog.

“Pemanfaatan limbah ini juga menciptakan sumber pendapatan baru lewat penjualan kompos, maupun untuk mendukung kegiatan pertanian bagi masyarakat sekitar,” terang Rezha.

Sementara dari sisi hilir, kelompok binaan turut mengembangkan ragam produk olahan jamur dengan nilai tambah lebih tinggi.

Produk tersebut menjadi alternatif usaha, sekaligus memperluas peluang pasar agar pendapatan kelompok tidak hanya bergantung dari hasil budidaya.

“Pengembangan seluruh sektor usaha tersebut mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi masyarakat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Inilah nilai utama yang terus kami bangun,” tambah Rezha.

Bagi Pupuk Kaltim, pencapaian pada ajang AREA 2026 ini bagian dari perjalanan panjang Perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan masyarakat.

Utamanya berorientasi pada penciptaan nilai bersama dalam memberi manfaat, yang diharap mampu memperkuat pembangunan ekonomi dan sosial secara inklusif. Terlebih penghargaan ini merupakan ke-8 kali berhasil diraih dan dipertahankan Pupuk Kaltim sejak 2019.

“Melalui Cendawan Juara, Pupuk Kaltim ingin menunjukkan bahwa inovasi sosial yang dibangun bersama masyarakat dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan, memperkuat ketahanan ekonomi lokal, serta menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas Rezha Abdillah. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pupuk Kaltim
ShareTweet
Previous Post

350 Tentara Yonarhanud 7/ABC Dipersiapkan Jaga Perbatasan, Pangdam Cek Langsung Kesiapan

Next Post

Disnaker Bontang Gelar Tes Seleksi Pelatihan K3 Ketinggian, Peserta Berebut 31 Kuota

Related Posts

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
EKBIS

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Sabtu Pemeliharaan WTP Altra Bontang, 16.500 Pelanggan di Area Ini Terdampak
WARTA

Kemarau Datang, Warga Bontang Diimbau Bijak Gunakan Air Bersih

Gagal Kabur, Dua Pelaku Curanmor di Sebuntal Ditangkap Warga di Jalan Poros BON-SMR
WARTA

Pelaku Curanmor Milik Pekerja SPBU Bonles Tertangkap, Ternyata Masih Pelajar

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Next Post
Disnaker Bontang Gelar Tes Seleksi Pelatihan K3 Ketinggian, Peserta Berebut 31 Kuota

Disnaker Bontang Gelar Tes Seleksi Pelatihan K3 Ketinggian, Peserta Berebut 31 Kuota

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.