Dialektis.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memastikan pemerataan fasilitas digital di seluruh sekolah.
Hal ini ditandai dengan kepemilikan smart board di setiap satuan pendidikan. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan berbasis teknologi.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan, pemerataan menjadi prioritas utama.
Ia menilai tidak boleh ada kesenjangan fasilitas antar sekolah. Semua siswa harus merasakan manfaat teknologi secara merata.
Menurutnya, distribusi smart board telah menjangkau seluruh SD dan SMP. Meski demikian, jumlah perangkat masih belum ideal. Hal tersebut akan menjadi fokus pengadaan berikutnya.
“Saat ini seluruh sekolah sudah memiliki smart board, meskipun jumlahnya masih perlu ditambah,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Selain itu, dirinya bilang, proses pemenuhan bakal dilakukan bertahap. Pemerintah tetap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.
Selain smart board, Disdikbud juga membagikan tablet secara gratis. Perangkat tersebut digunakan untuk mendukung pembelajaran digital.
Guru dan siswa dapat mengakses materi secara lebih interaktif.
Pun program ini dinilai mampu meningkatkan kualitas pembelajaran. Teknologi memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas bagi siswa. Metode belajar juga menjadi lebih variatif.
Disdikbud menyadari tantangan digitalisasi tidaklah sederhana. Dibutuhkan kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pendampingan terus dilakukan.
“Kami akan terus berupaya agar kualitas pendidikan meningkat seiring perkembangan zaman,” ucapnya.
Lebih lanjut, Abdu Safa berharap program tersebut berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan di Kota Taman. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post