Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Pekan Kedua Bontang Silent, Petugas Tutup Paksa Sejumlah Toko

Redaksi by Redaksi
February 13, 2021
Pekan Kedua Bontang Silent, Petugas Tutup Paksa Sejumlah Toko

Salah Satu Kios Pedagang yang Ditutup Paksa (Foto/Bams)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Langkah tegas ditunjukkan petugas gabungan terhadap sejumlah toko dan kios jualan pedagang yang kedapatan tidak mematuhi jam oprasional akhir pekan “Bontang Silent”.

Aparat gabungan tampak menutup paksa sejumlah kios yang kedapatan tetap berjualan di atas pukul 12.00 Wita.

“Yang kedapatan masih tetap buka terpaksa kita tutup,” kata Danramil 0908-01/Loktuan, Kapten Inf Rukito usai memimpin patroli di wilayah Bontang Selatan.

Meski begitu, secara umum Kapten Rukito menyebut pedagang pasar sudah banyak yang taat dengan imbauan yang dikeluarkan Satgas Covid-19. Hal itu terlihat dari banyaknya lapak yang sudah ditutup dibandingkan yang masih buka.

Kata dia, nantinya patroli aparat gabungan rutin dilakukan untuk memantau secara berkala penerapan penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) benar-benar berjalan.

Terpisah, Dandim 0908/BTG, Letkol Arh Choirul Huda diperbolehkannya pedagang berjualan pada akhir pekan dengan pembatasan jam oprasional tersebut merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan “Bontang Silent” yang dilaksanakan pada pekan pertama bulan Februari ini.

Selain pembatasan jam berdagang maksimal hingga pukul 12.00 Wita. Pada pelaksanaan Bontang Silent kali ini restoran, rumah makan, kafe dan sebagainya, harus dilakukan skema pesan antar atau dibawa pulang (take away).

“Kalau sudah ditegur masih bandel, kita segel tempat usahanya,” tegas pria yang juga menjabat Wakil Ketua I Satgas Covid-19 itu.

Sedangkan soal pembatasan akses jalan di beberapa persimpangan, Dandim menyebut, untuk saat ini belum diberlakukan. Namun pihaknya tetap akan melakukan evaluasi.

“Kalau memang ke depan diperlukan, kita akan berlakukan pembatasan akses,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bontang di rumah ajaBontang SilentCovid-19 dan Bisnis UMKMKaltim Bersemedi
ShareTweet
Previous Post

AJI Kota Persiapan Samarinda Resmi Dideklarasikan

Next Post

Imbas Pematangan Lahan Pemkot, Jalan di Loktuan Banjir Lumpur

Related Posts

Terkait Karhutla, Belum Terjadi Indikasi Penurunan Kualitas Udara di Kota Bontang
WARTA

Terkait Karhutla, Belum Terjadi Indikasi Penurunan Kualitas Udara di Kota Bontang

Tekan Biaya Produksi, Pupuk Kaltim Latih Pembudidaya Bontang Buat Pakan Ikan Mandiri
EKBIS

Tekan Biaya Produksi, Pupuk Kaltim Latih Pembudidaya Bontang Buat Pakan Ikan Mandiri

Dua Pria Asal Guntung Ditangkap, Polisi Temukan 252 Butir Pil Double L Siap Edar
WARTA

Perkara 9 Paket Sabu, Dua Pria di Berbas Pantai Diciduk Polisi

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla
WARTA

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla

Insentif Guru Swasta di Bontang Tetap Naik, 2027 Capai Rp1,5 Juta
WARTA

Insentif Guru Swasta di Bontang Tetap Naik, 2027 Capai Rp1,5 Juta

Pro Kontra Tarif Fasilitas Pemerintah, AH: Perda Bukan Barang Suci, Tak Boleh Memberatkan
WARTA

Bantah Isu Naikkan Tarif PBB, Pemkot Bontang Lebih Pilih Efisiensi Anggaran

Next Post
Imbas Pematangan Lahan Pemkot, Jalan di Loktuan Banjir Lumpur

Imbas Pematangan Lahan Pemkot, Jalan di Loktuan Banjir Lumpur

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.