Dialektis.co – Anggota Komisi C DPRD Bontang Sem Nalpa Mario Guling menegaskan terus mengawal realisasi program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) yang tengah berjalan.
Sem mengaku mendukung jika pemerintah kota (Pemkot) akan melanjutkan program bantuan ini.
Pasalnya, progam RTLH ini dinilai menjadi salah satu wujud konkret bantuan yang langsung menyentuh masyarakat.
“Prinsipnya, kami mendukung setiap bantuan yang sifatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Buaya Kian Resahkan Warga, Sem Nalpa Dukung Rencana Pengadaan Senapan Bius
Namun, politisi Gerindra itu menekankan dua hal.
Kata dia, kelanjutan program ini tetap harus melalui pembahasan dengan tetap mempertimbangkan kekuatan anggaran daerah dan memastikan penerimanya tepat sasaran.
“Yang jalan saat ini itu besarannya Rp50 juta per unit. Dilanjutkan berapa unit, disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” tuturnya.
Baginya secara umum program ini sangat baik untuk membantu masyarakat. Serta mengentaskan wilayah kumuh di Kota Bontang.
Baca juga: Sem Nalpa Jelaskan Arah dan Tujuan Dewan Usulkan Raperda Rumah Susun
Terpisah sebelumnya, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni melontarkan rencana untuk menambah alokasi RTLH melalui APBD Perubahan 2026.
Hal itu ia sampaikan kepada wartawan usai meninjau langsung hasil pengerjaan tiga rumah RTLH di RT 29 dan RT 18 wilayah Kelurahan Tanjung Laut Indah, Senin kemarin.
Neni menyebut jumlahnya penambahannya terbatas. Sekitar 10 unit rumah dengan total anggaran Rp500 juta.
“Anggaran terbatas, tapi ini tetap jadi prioritas karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Jembatan Masdarling Sudah Lama Butuh Perbaikan, Sem Nalpa Puji Kerja Satgas TMMD
Selain itu, Pemkot juga mengusulkan bantuan ke pemerintah pusat melalui APBN sekitar 300 unit rumah, serta sekitar 80 unit dari APBD Provinsi Kalimantan Timur.
Namun, nilai bantuan dari pusat dan provinsi lebih kecil, yakni sekitar Rp20 juta per unit, yang difokuskan untuk perbaikan atap, dinding, dan lantai.
“Masih proses verifikasi, kami terus komunikasi agar bisa diakomodasi,” pungkasnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post