Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

ISKA Siapkan Kepemimpinan Baru, Keadilan Jadi Agenda Utama

Redaksi by Redaksi
September 11, 2026
ISKA Siapkan Kepemimpinan Baru, Keadilan Jadi Agenda Utama

Suasana Munas ISKA yang Berlangsung di Kota Balikpapan (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co, Balikpapan — Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) meneguhkan kembali perannya sebagai wadah kaum intelektual Katolik dalam kehidupan kebangsaan.

Komitmen itu mengemuka dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVII ISKA yang digelar di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat (11/9/2026).

Munas yang berlangsung setiap empat tahun tersebut menjadi forum tertinggi organisasi untuk mengevaluasi perjalanan kepengurusan periode 2022–2026 sekaligus merumuskan arah ISKA untuk empat tahun mendatang.

Ketua Umum Presidium Pusat ISKA, Luky Yusgiantoro mengatakan Munas menjadi ruang strategis untuk menentukan masa depan organisasi, mulai dari evaluasi kepengurusan, pembahasan AD/ART, garis-garis kegiatan, hingga penetapan kepemimpinan baru.

“Agendanya membahas langkah-langkah ke depan, termasuk AD/ART, garis-garis kegiatan, dan bagaimana organisasi diarahkan ke depan,” ujarnya.

Luky menyebut ISKA kini memiliki lebih dari 25 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan lebih dari 150 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Besarnya jaringan tersebut menjadi modal organisasi untuk memperluas kontribusi kaum sarjana Katolik dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

Salah satu agenda penting Munas XVII adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2022–2026.

Evaluasi tersebut akan menjadi pijakan untuk menyusun program dan strategi organisasi pada periode berikutnya.

Munas juga akan menentukan Ketua Umum ISKA untuk masa kepengurusan empat tahun mendatang.

Isu keadilan dan kesejahteraan menjadi salah satu gagasan yang diharapkan mendapat perhatian dalam kepemimpinan baru.

“Di akhir kegiatan juga akan ada keputusan siapa ketua umum empat tahun ke depan. Salah satu yang kita angkat adalah terkait dengan keadilan dan kesejahteraan,” ucapnya.

Sementara Ketua Panitia Munas XVII ISKA, Bernatal Saragih mengatakan proses pergantian kepemimpinan ISKA mengedepankan tradisi musyawarah mufakat.

Seluruh delegasi daerah memiliki ruang yang sama untuk mengusulkan calon. Namun proses pengambilan keputusan terlebih dahulu diarahkan melalui musyawarah.

“Model yang kita bangun, yang pertama memang musyawarah mufakat. Kalau bisa dilakukan musyawarah, ya selesai,” katanya.

Menurut dia, musyawarah bukan sekadar mekanisme organisasi, tetapi bagian dari tradisi ISKA dalam membangun kesepahaman dan menjaga soliditas di tengah keberagaman pandangan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan, Bagus Susetyo mengapresiasi kepercayaan kepada Balikpapan sebagai tuan rumah Munas XVII ISKA.

Ia menilai kehadiran ISKA memiliki relevansi kuat dengan dinamika pembangunan Kaltim, terutama seiring berkembangnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bagus menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti pada pencapaian fisik. Keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia harus bergerak dalam satu arah.

“Kita semua menyadari bahwa pembangunan fisik yang megah harus berjalan selaras dengan tegaknya keadilan sosial dan terwujudnya kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu pilar penting Pemkot Balikpapan dalam menghadapi perubahan kawasan IKN.

Kebijakan tersebut antara lain diarahkan pada perluasan akses pendidikan bermutu, peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui sertifikasi, penguatan literasi digital, serta pemenuhan layanan kesehatan.

Menurut Bagus, masyarakat daerah harus menjadi pelaku utama dalam pembangunan. Karena itu, penguatan kapasitas manusia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda pembangunan.

“Keadilan dan kesejahteraan sejati hanya dapat diwujudkan apabila masyarakat kami tidak sekadar menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama yang kompeten dalam roda pembangunan nasional ini,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, Bagus berharap ISKA dapat mengambil peran lebih besar melalui gagasan yang kritis, strategis, dan solutif.

Sebagai organisasi kaum intelektual Katolik, ISKA dinilai memiliki ruang yang luas untuk mempertemukan pengetahuan, nilai kemanusiaan, dan kepentingan kebangsaan.

“Pemikiran-pemikiran cerdas, strategis, dan solutif dari para sarjana sangat kami butuhkan untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam merumuskan metode-metode terbaik guna akselerasi mutu SDM kita ke depan,” katanya.

Rangkaian Munas XVII ISKA juga diisi dengan kunjungan lapangan ke kawasan IKN pada Sabtu (12/9/2026).

Agenda tersebut diharapkan memberi perspektif langsung kepada peserta mengenai perkembangan pembangunan IKN sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Di sisi lain, keberagaman Balikpapan menjadi konteks penting dalam pelaksanaan Munas. Kota tersebut dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang, dengan 131 etnis dan paguyuban yang tercatat dalam Forum Paguyuban Kota Balikpapan.

Bagi ISKA, keberagaman tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat dialog, toleransi, solidaritas, dan kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa.

Munas XVII ISKA pada akhirnya tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan.

Forum ini menjadi momentum untuk menilai kembali peran organisasi, mempertajam arah perjuangan, serta memastikan gagasan kaum intelektual Katolik tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan nasional.

Dari Balikpapan, ISKA diharapkan melahirkan kepemimpinan baru, keputusan strategis, dan program kerja yang tidak berhenti di atas kertas, tetapi mampu diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi keadilan, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Berita Nasional
ShareTweet
Previous Post

Babak Baru Jembatan SMPN5 Bontang, Respon Postif dari KIE & KNE Soal Hibah Lahan

Related Posts

Babak Baru Jembatan SMPN5 Bontang, Respon Postif dari KIE & KNE Soal Hibah Lahan
WARTA

Babak Baru Jembatan SMPN5 Bontang, Respon Postif dari KIE & KNE Soal Hibah Lahan

Sambut HUT TNI, Kodim 0908/Bontang Tanam 1.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir
RAGAM

Sambut HUT TNI, Kodim 0908/Bontang Tanam 1.000 Mangrove untuk Perkuat Ekosistem Pesisir

Jelaskan Arti Desil, BPS Bantah Manipulasi Demi Turunkan Angka Kemiskinan
WARTA

Jelaskan Arti Desil, BPS Bantah Manipulasi Demi Turunkan Angka Kemiskinan

Aklamasi, Edi Musjayadi Terpilih jadi Ketua Federasi Kurash Kota Samarinda
OLAHRAGA

Aklamasi, Edi Musjayadi Terpilih jadi Ketua Federasi Kurash Kota Samarinda

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026
OLAHRAGA

3.000 Peserta se-Kota Bontang Meriahkan Pupuk Kaltim Merdeka Run 2026

Antrean di SPBU Mulai Terurai, Bontang Batal Terapkan Skema Ganjil-Genap
EKBIS

Antrean di SPBU Mulai Terurai, Bontang Batal Terapkan Skema Ganjil-Genap

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.