Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN DPRD Kutim

Jimmi Tegaskan Sudah Saatnya Kutim Miliki Bandar Udara Sendiri

Redaksi by Redaksi
August 3, 2024
Diharapkan PAD Meningkat, Jimmi: Bentuk Kontribusi PT Kobexindo Cement Untuk Kutim

Jimmi, anggota DPRD Kutim

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Jimmi menanggapi terkait adanya pembahasan pembangunan Bandar udara di Kutim.

Menurutnya, pembangunan Bandar udara perlu dilihat beberapa aspek, sehingga berdampak bagi daerah itu sendiri maupun terhadap masyarakat.

“Membangun sebuah Bandara kan perlu diilihat dari segi aspek apa saja, seperti perencanaan dan lain – lain,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim sudah melakukan kerjasama dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) terhadap penggunaan Bandar udara Tanjung Bara, sebagai sarana transportasi dalam menunjang aktivitas masyarakat.

Namun, saat ini penggunaan Bandar udara tersebut dibatasi, dikarenakan tingkat pengguna pada penumpang tidak menutupi biaya operasional.

“Sekarang informasi yang saya ketahui, tingkat aktifitas penumpang di bandara tersebut tidak menutupi biaya operasionalnya pihak pengelola. Jadi, kalau secara hitung – hitungan itu mereka rugi,” kata Jimmi.

Meskipun sempat disubsidi pemerintah pada beberapa tahun lalu, Namun dirinya mengatakan saat ini sudah tidak disubsidi lagi.

Lebih lanjut, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengungkapkan bahwa wilayah Kutim sendiri sudah layak dibangun tempat mendarat dan lepas landasnya pesawat udara, mengingat proyek pembangunan pelabuhan kenyamukan diprediksi rampung tahun ini.

“Kita lihat nanti pada beroperasinya pelabuhan kenyamukan, jika masyarakat antusias dalam menggunakan pelabuhan itu sebagai transportasi, otomatis kedepannya pembangunan Bandar udara akan dilakukan”jelas Jimmi.

“Cuman saat ini kita masih diskusikan dengan Kementrian perhubungan terkait adanya Bandar udara dan tentu kita juga ingin Kabupaten Kutim ini, bisa diekspos tranportasinya,” imbuhnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Dewan Kutim
ShareTweet
Previous Post

Bersiap Menangkan Pilkada, Angkatan Muda Neni Moerniaeni-Agus Haris (Amanah) Dideklarasikan

Next Post

Agusriansyah Ridwan Ingatkan Penerapan Sanksi Untuk Perda Rokok

Related Posts

Bantu Petani Kaliorang, Faizal Rachman Janji Siap Bantu Tingkatkan Jalan Usaha Tani 
DPRD Kutim

Faizal Rachman Ungkap Ada Perusahaan Sawit Sudah 15 Tahun Tanpa HGU

Berikut Struktur Keanggotaan Empat Pansus DPRD Kutim, Yan jadi Ketua Pansus Perda Gender
DPRD Kutim

Berikut Struktur Keanggotaan Empat Pansus DPRD Kutim, Yan jadi Ketua Pansus Perda Gender

DPRD Kutim Gelar Paripurna Penetapan Struktur Pansus
DPRD Kutim

DPRD Kutim Gelar Paripurna Penetapan Struktur Pansus

Dewan Jadwal Tinjau Proyek Skema Tahun Jamak, Hepnie: 2 Proyek jadi Atensi Khusus
DPRD Kutim

Hepnie Armansyah Ingatkan Pemkab Perlu Beri Perhatian Lebih Kepada Nelayan

Novel Tyty Dorong Pemkab Ciptakan Regulasi Pengatur Harga Jual BBM Eceran
DPRD Kutim

Novel Tyty Dorong Pemkab Ciptakan Regulasi Pengatur Harga Jual BBM Eceran

Novel Tyty Minta Pemkab Kutim Tertibkan Praktik Jual-Beli BBM Eceran “Pertamini”
DPRD Kutim

Novel Tyty Minta Pemkab Kutim Tertibkan Praktik Jual-Beli BBM Eceran “Pertamini”

Next Post
Dewan Apresiasi Jalan Penghubung di Kawasan Sangsaka Mulai Dikerjakan

Agusriansyah Ridwan Ingatkan Penerapan Sanksi Untuk Perda Rokok

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.