Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Jadi Faktor Besar Stunting di Pesisir Kota Bontang, Neni Imbau Cegah Nikah Anak

Redaksi by Redaksi
December 22, 2025
Jadi Faktor Besar Stunting di Pesisir Kota Bontang, Neni Imbau Cegah Nikah Anak

Ilustrasi Cegah Nikah Anak (Foto/AI Gemini)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Pemerintah Kota Bontang, menilai nikah usia anak masih menjadi faktor terbesar persoalan stunting. Utamanya sekitar wilayah pesisir.

Data pemerintah setempat. Wilayah pesisir dengan angka pernikahan dini yang cukup tinggi diantaranya, Kelurahan Tanjung Laut, Loktuan, Berbas Pantai, Bontang Lestari.

Serta di kawasan atas laut semisal Tihi-Tihi, Selangan, Gusung, Malahing. Pada 2024 itu tercatat 19 orang pernikahan anak. Sebanyak, 7 laki-laki dan 12 perempuan.

“Kalau terjadi angka stunting paling banyak disumbang karena pernikahan anak usia dini,” ungkap Wali Kota, Neni Moerniaeni.

Untuk itu, wali kota Neni mencanangkan zero pernikahan anak usia dini pada 2026 mendatang. Sebab dinilai, lebih besar mudaratnya.

Neni mengingatkan pernikahan anak usia dini juga melanggar Undang-Undang. Baik pada UU Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan. Batas usia 19 Tahun bagi laki-laki dan perempuan.

Serta dalam UU Nomor 35 Tahun 2014 juga menerangkan tentang perlindungan anak. Menjamin hak anak untuk tumbuh, berkembang, dan terlindungi dari praktik perkawinan anak. Esar

Kata Neni, langkah yang harus diambil ialah, tim terpadu dan pemuka agama berperan dalam memberikan edukasi terkait pendewasaan usia perkawinan.

Kemudian tidak memberikan izin menikah bagi anak dibawah umur.

“Semua sektor harus berperan. Orang tua juga harus sadar jangan biarkan anak menikah kalau usianya saja belum dewasa,” pungkasnya. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kabar Bontang
ShareTweet
Previous Post

Viral! Seorang Bapak Bergegas Pulang, Kaget Dengar Namanya Diumumkan Meninggal

Next Post

Dibayar Rp10 juta, Kurir Gagal Masukkan 1 Kg Sabu & 50 Butir XTC ke Bontang

Related Posts

Optimis Selesai Lebih Cepat, Jembatan Guntung Masuk Tahap Pengecoran
WARTA

Optimis Selesai Lebih Cepat, Jembatan Guntung Masuk Tahap Pengecoran

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Petani Terdampak Banjir di Kota Padang
EKBIS

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Petani Terdampak Banjir di Kota Padang

5 Hektare Terbakar, Pria 62 Tahun di Teluk Pandan Ngaku Hendak Tanam Jagung
WARTA

5 Hektare Terbakar, Pria 62 Tahun di Teluk Pandan Ngaku Hendak Tanam Jagung

Waspada Karhutla, Ketua DPC PRIMA Bontang Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
WARTA

Waspada Karhutla, Ketua DPC PRIMA Bontang Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

Cegah Alih Fungsi, BPN Larang Sertifikasi 753 Hektare Sawah Parepare Jadi Hunian
WARTA

Cegah Alih Fungsi, BPN Larang Sertifikasi 753 Hektare Sawah Parepare Jadi Hunian

Kasus ISPA Bontang Kembali Naik, Juni Tembus 1.857 Kasus
WARTA

Kasus ISPA Bontang Kembali Naik, Juni Tembus 1.857 Kasus

Next Post
Dibayar Rp10 juta, Kurir Gagal Masukkan 1 Kg Sabu & 50 Butir XTC ke Bontang

Dibayar Rp10 juta, Kurir Gagal Masukkan 1 Kg Sabu & 50 Butir XTC ke Bontang

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.