Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Inovasi Kreatif Siswa SMPN 2 Bontang, Ubah Sampah Plastik Jadi Tempat Duduk Cantik

Redaksi by Redaksi
April 2, 2026
Inovasi Kreatif Siswa SMPN 2 Bontang, Ubah Sampah Plastik Jadi Tempat Duduk Cantik

Jumadi saat memperlihatkan kursi dari botol plastik karya siswa-siswi SMPN 2 Bontang (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co, Bontang – Berbagai upaya terus dilakukan untuk menekan jumlah sampah plastik yang sulit terurai secara alami dan membutuhkan waktu sangat lama untuk hancur.

Di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Bontang, para siswa menunjukkan kreativitas dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi berbagai karya inovatif yang bernilai guna.

Baca juga: SMPN 2 Bontang Terapkan Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi, Berlanjut Sejak Ramadan

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jumadi, mengatakan bahwa setiap Kamis dan Jumat, siswa diajarkan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai bagian dari program penghijauan di lingkungan sekolah.

“Botol plastik bisa dibawa dari rumah, namun yang utama adalah memanfaatkan sampah yang berserakan di lingkungan sekolah,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Baca juga: Siapkan Program Sukses TKA, Upaya SMPN 2 Bontang Tingkatan Kapasitas Siswa

Botol-botol plastik tersebut kemudian dikumpulkan dan diolah menjadi berbagai kerajinan, mulai dari pot bunga hingga kursi yang dapat digunakan kembali.

Menurut Jumadi, inovasi ini juga menjadi solusi keterbatasan lahan terbuka di sekolah. Oleh karena itu, pihak sekolah menerapkan konsep pot gantung sebagaimana direkomendasikan oleh Wali Kota.

“Tentu ini sangat membantu, karena lahan terbuka kami terbatas. Maka kami diarahkan untuk membuat pot gantung,” jelasnya.

Baca juga: Optimalkan Jam Mengajar, SMPN 2 Bontang Maksimalkan Beban Guru Hingga 40 JP

Ia bikang, proses pembuatan kursi dari botol plastik tidak terlalu sulit, namun membutuhkan waktu dalam pengumpulan bahan baku.

“Proses pembuatannya sebenarnya tidak lama, tetapi karena pengumpulan sampah hanya dilakukan pada Kamis dan Jumat, maka membutuhkan waktu lebih,” tuturnya.

Baca juga: Bentuk Pokja, SMPN 2 Bontang Optimistis Raih Adiwiyata 2027

Seluruh siswa turut dilibatkan dalam kegiatan ini. Setiap kelas diberikan tanggung jawab untuk menghasilkan sejumlah karya sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Melalui inovasi tersebut, SMPN 2 berharap kesadaran siswa terhadap bahaya sampah plastik semakin meningkat. Selain itu, hasil kerajinan juga dapat dimanfaatkan kembali, bahkan berpotensi untuk diperjualbelikan. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disdikbud Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Inflasi Kaltim Tembus 3,31 Persen, Samarinda dan PPU Tertinggi

Next Post

Tarif PDAM Bontang Naik, Warga Ramai Mengeluh di Media Sosial  

Related Posts

Pengawas SPBU Kopkar Bantah Kualitas Pertamax Sulit Dipertanggung jawabkan
EKBIS

Nopol Luar Kaltim Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi di Bontang, Kecuali Angkutan Barang

I Putu Airlangga Devassya Asal Bontang Raih Juara 3 Mister Teen Kaltim 2026, Siap Melaju ke Nasional
WARTA

I Putu Airlangga Devassya Asal Bontang Raih Juara 3 Mister Teen Kaltim 2026, Siap Melaju ke Nasional

Masih Ingat Kasus 1.200 Butir Pil LL di Bontang, Terdakwa Divonis 4,6 Tahun Penjara
RAGAM

Peredaran Narkoba di Bontang, WhatsApp Bodong Hingga Sistem Tempel, Pemasok Diburu

Distribusi Solar di SPBU Disorot, Pertamina: Bontang Sudah Terapkan Antrean Online
EKBIS

Berlaku Mulai Hari Ini, Pertamax di Kaltim Resmi Turun Rp 350 jadi Rp16.300

21 Hari 16 Kasus Narkoba Diungkap di Bontang, Sudah 18 Orang Ditahan
WARTA

21 Hari 16 Kasus Narkoba Diungkap di Bontang, Sudah 18 Orang Ditahan

Kasus Kekerasan Anak di Loktuan Tinggi, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Intervensi
WARTA

Soal Iuran Paguyuban Sekolah, Neni Minta Selesaikan Secara Internal Jangan Ribut-ribut

Next Post
Tarif PDAM Bontang Naik, Warga Ramai Mengeluh di Media Sosial  

Tarif PDAM Bontang Naik, Warga Ramai Mengeluh di Media Sosial  

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.