Dialektis.co – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Bontang menegaskan optimismenya untuk meraih penghargaan Adiwiyata pada 2027 mendatang.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 2 Bontang, Jumadi, mengatakan pihaknya tengah berupaya maksimal untuk mencapai target tersebut.
“Kami sedang mencoba berbagai cara. Pasalnya, sekolah ini masih kekurangan ruang terbuka,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Sebagai langkah konkret, pihak sekolah telah membentuk kelompok kerja (pokja) yang terdiri dari para guru untuk bersama-sama melakukan kegiatan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
“Kalau saran dari Wali Kota, gedung sekolah yang lama dibongkar untuk dijadikan taman. Namun, saat ini bangunan tersebut masih kami butuhkan sebagai gudang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Jumadi menyebut keterbatasan ruang terbuka menjadi kendala utama dalam upaya penghijauan, khususnya untuk penanaman pohon di lingkungan sekolah.
Meski demikian, ia tetap optimistis SMPN 2 Bontang mampu meraih predikat Sekolah Adiwiyata pada tahun mendatang.
Menurutnya, capaian tersebut akan menjadi indikator bahwa sekolah di Bontang memiliki komitmen kuat dalam menjaga dan merawat lingkungan, sekaligus meningkatkan kenyamanan siswa dalam menuntut ilmu.
Sebagai informasi, Adiwiyata merupakan program nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang bertujuan mewujudkan sekolah yang peduli serta berbudaya lingkungan.
Program ini mendorong penerapan pola hidup ramah lingkungan, seperti konservasi energi, pengelolaan sampah, dan penanaman pohon, guna membentuk perilaku berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post