Dialektis.co – Gelaran Pupuk Kaltim Fest 2025 yang dihelat PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) selama enam hari, berhasil menjadi magnet kebersamaan bagi warga Bontang sekaligus ruang nyata untuk berbagi pada korban bencana Sumatera.
Kegiatan dalam rangkaian HUT ke-48 Pupuk Kaltim ini tidak hanya menghadirkan hiburan dan perayaan, tapi juga menegaskan kuatnya semangat solidaritas sosial yang tumbuh dari kolaborasi perusahaan bersama masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
Mengusung tema “Charity For Sumatera”, Pupuk Kaltim Fest 2025 mencatatkan capaian signifikan, baik dari sisi partisipasi publik maupun dampak sosial yang dihasilkan. Salah satunya menjadi panggung pemberdayaan ekonomi lokal yang melibatkan puluhan pelaku UMKM Kota Bontang.
Berbagai produk unggulan ditampilkan, mulai dari kuliner hingga produk kreatif tampil menyemarakkan kegiatan. Kehadiran pelaku UMKM pun memberi dampak ekonomi langsung, melalui peningkatan transaksi dan eksposur usaha dalam memperluas potensi pasar.
“Ini salah satu upaya kami dalam mendorong pertumbuhan UMKM di Kota Bontang, dengan melibatkan para pelaku usaha sepanjang rangkaian HUT Pupuk Kaltim setiap tahun. Dan Pupuk Kaltim Fest sebagai puncaknya,” ujar Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya.
Dijelaskan Anggono, selama enam hari berlangsung, total omzet seluruh UMKM yang terlibat mencapai Rp1,01 Miliar dengan ratusan ribu transaksi.
Melihat akumulasi pengunjung sebanyak 154.654 orang, jumlah ini meningkat signifikan dari capaian omzet pelaku usaha pada Pupuk Kaltim Fest tahun sebelumnya, dengan 69.404 pengunjung dan total 72.513 transaksi.
Capaian ini menjadi indikator nyata bahwa Pupuk Kaltim Fest tidak hanya berfungsi sebagai ajang hiburan dan kebersamaan, tetapi juga instrumen penggerak ekonomi kerakyatan yang memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha lokal.
Fasilitasi yang diberikan tidak hanya berupa penyediaan ruang usaha tanpa biaya, tetapi juga dukungan promosi, pengelolaan area secara representatif, hingga pengaturan alur pengunjung agar UMKM mendapatkan eksposur maksimal.
“Pendekatan ini dirancang agar UMKM tidak sekadar hadir sebagai pelengkap kegiatan, tapi bagian inti dari agenda perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, dengan memberi ruang bagi pelaku usaha untuk bertumbuh,” ungkap Anggono.
Sementara untuk panggung kreatif, Pupuk Kaltim Fest menghadirkan berbagai musisi lokal dan nasional yang tampil setiap hari hingga malam pergantian tahun 2026. Rangkaian penampilan ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat, sekaligus menciptakan suasana perayaan yang inklusif dan meriah.
Perpaduan para musisi ini memberikan ruang apresiasi bagi talenta daerah sekaligus hiburan berkualitas bagi seluruh pengunjung. “Momentum ini semakin menguatkan pesan bahwa perayaan dapat berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Semangat inilah yang ingin kami tularkan melalui Pupuk Kaltim Fest 2025,” lanjut Anggono.
Bagi Pupuk Kaltim, kegiatan ini menjadi bukti bahwa tanggung jawab sosial dan lingkungan dapat memberikan dampak ekonomi yang terukur. Pemberdayaan UMKM tidak sekadar program simbolis, tapi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama.
Untuk itu, Pupuk Kaltim pun memastikan diri untuk senantiasa hadir memberi manfaat, guna mendukung pembangunan di berbagai sektor. Pupuk Kaltim Fest menjadi salah satu pewujudan komitmen tersebut, sebagai sarana dalam memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat yang selama ini terbina baik.
“Tumbuh bersama hanya dapat dicapai saat kita hadir untuk saling memberi dan melengkapi. Pupuk Kaltim Fest hadir sebagai salah satu perwujudan hal tersebut, dengan menghadirkan ruang kebersamaan untuk memberikan manfaat nyata di masyarakat,” tutur Anggono Wijaya.
Salah satu pelaku UMKM kuliner, Irmawati, mengaku merasakan dampak positif dari keterlibatannya dalam Pupuk Kaltim Fest 2025. Selama kegiatan, omzet usahanya meningkat signifikan dibandingkan hari normal, bahkan mencapai 200 persen dari biasanya.
Dia juga mengapresiasi konsep kegiatan yang memadukan pemberdayaan ekonomi dengan aksi sosial, sehingga masyarakat yang hadir tidak hanya datang menikmati hiburan, tapi juga mengetuk kepedulian terhadap sesama.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu UMKM seperti kami dalam mengenalkan produk ke masyarakat. Apalagi tahun ini ada aksi sosialnya, menunjukkan jika kita disini tidak sekadar meraup pendapatan, tapi juga mendorong kepedulian bagi sesama,” ujar Irma.
Dirinya berharap, Pupuk Kaltim Fest dapat terus terlaksana secara berkelanjutan dengan skala yang lebih besar. Terlebih kegiatan ini telah menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu pelaku UMKM lokal, karena dampaknya nyata terhadap peningkatan ekonomi dan perluasan pasar.
“Kami harap Pupuk Kaltim Fest terus ada setiap tahun, karena ini benar-benar membawa manfaat bagi UMKM dan masyarakat Bontang,” tutup Irma. (*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post