Dialektis.co – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni tampaknya benar-benar tidak ingin program Tengok Tetangga yang telah dicanangkan terhenti sebatas wacana.
Untuk itu Neni, mendorong digitalisasi agar aktivitas aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan program ini dapat terpantau dan terukur.
Diharapkan, dengan program ini pemerintah juga dapat lebih cepat mendeteksi berbagai persoalan sosial di masyarakat.
“Ayo, kembali budayakan silaturahmi dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat,” imbau Wali Kota Neni kepada ASN.
Baca juga: Neni Minta Aparatur Wilayah hingga Kader Posyandu Tahu Persis Lokasi Anak Stunting
Menurut Neni, bila dijalankan konsisten pemerintah dapat menerima laporan dengan sumber yang jelas. Mengenai kondisi warga sekitar.
“ASN harus responsif, termasuk para pejabat. Nanti kami buatkan sistem digitalisasinya,” tegasnya.
Dengan sistem yang dibangun. Setiap laporan ASN, akan jadi dasar menentukan program prioritas penanganan, sekaligus mengasah kepekaan sosial ASN pada tetangga.
Deteksi dini hingga upaya peningkatan ketahanan keluarga. Terasuk pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dilakukan dengan lebih cepat.
“Segera kita launching system digitalisasinya, kalau sudah siap,” pungkasnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post