Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Disdikbud Bontang Jelaskan Fungsi Utama Autis Center, Fokus pada Terapi dan Adaptasi

Redaksi by Redaksi
May 7, 2026
Disdikbud Bontang Jelaskan Fungsi Utama Autis Center, Fokus pada Terapi dan Adaptasi

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memberikan penjelasan terkait fungsi utama Autis Center atau Pusat Layanan Autis (PLA) yang belakangan menuai kritik.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menegaskan bahwa fasilitas tersebut memang tidak dirancang sebagai tempat pembelajaran formal. Melainkan pusat terapi bagi anak dengan spektrum autisme.

Menurutnya, anak autis tetap mengikuti proses pendidikan di sekolah umum maupun Sekolah Luar Biasa (SLB), sesuai dengan tingkat kebutuhannya.

Sementara itu, PLA berperan memberikan terapi untuk membantu mereka beradaptasi, baik secara sosial maupun perilaku.

“Anak-anak ini sekolahnya di sekolah umum. Di PLA mereka diterapi bagaimana bisa beradaptasi dengan lingkungan, karena karakter anak autis itu berbeda-beda,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Baca juga: Sitti Yara Sorot Autis Center Belum Difungsikan Optimal, Sarana Terapi Anak Disabilitas

Dirinya menjelaskan, metode yang diterapkan bukan seperti kegiatan belajar di kelas, melainkan pendekatan individual. Setiap anak ditangani secara khusus dengan jadwal tertentu, menyesuaikan kondisi masing-masing.

“Tidak bisa disamakan seperti belajar biasa. Mereka harus ditangani satu per satu, karena kalau emosinya terganggu bisa mengamuk,” jelasnya.

Saparuddin mencontohkan, perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari dapat memicu reaksi besar pada anak autis. Kondisi inilah yang menjadi fokus terapi di PLA.

“Ada anak yang terbiasa dijemput dengan motor tertentu, ketika diganti dia tidak mau naik dan marah. Nah, itu yang dilatih agar dia bisa menerima perubahan,” katanya.

Terkait sumber daya manusia, Saparuddin mengungkapkan bahwa tenaga pendamping memang tidak seluruhnya berlatar belakang Pendidikan Luar Biasa (PLB).

Namun, Disdikbud telah memberikan pelatihan khusus bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Sekitar 75 orang sudah kami latih pada 2024. Termasuk guru-guru sekolah. Sampai sekarang masih dalam pemantauan dan koordinasi dengan UGM,” terangnya.

Baca juga: DPRD Bontang Agendakan Tinjau Autis Center, Soroti Layanan dan Pembiayaan Terapi

Selain itu, Disdikbud juga memastikan kebijakan pendidikan inklusi tetap berjalan, termasuk dalam pelaksanaan ujian bagi siswa berkebutuhan khusus. Untuk Ujian Satuan Pendidikan (USB), soal disesuaikan dengan kemampuan siswa.

“Kami bedakan soalnya agar sesuai kemampuan mereka. Hanya untuk TKA kemarin dari pusat, jadi tidak bisa kami ubah,” jelasnya.

Lebih jauh, dirinya berharap masyarakat dapat memahami bahwa Autis Centre bukan sekolah formal, melainkan bagian dari layanan pendukung pendidikan inklusif.

Saparuddin menilai keberadaan PLA justru penting untuk membantu anak autis berkembang dan beradaptasi di lingkungan sosialnya. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disdikbud Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Ikuti Semua Cabang FLS3N, SDN 003 Bontang Utara Komitmen Pengembangan Bakat

Next Post

Program Prabowo Revitalisasi Sekolah Sentuh SDN 003 Bontang Utara, Toilet jadi Bagus

Related Posts

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
EKBIS

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Gagal Kabur, Dua Pelaku Curanmor di Sebuntal Ditangkap Warga di Jalan Poros BON-SMR
WARTA

Pelaku Curanmor Milik Pekerja SPBU Bonles Tertangkap, Ternyata Masih Pelajar

Lapas Bontang Gelar Razia Kamar Hunian Mendadak, Respon Dugaan Pelanggaran
WARTA

Lapas Bontang Gelar Razia Kamar Hunian Mendadak, Respon Dugaan Pelanggaran

Bertemu Michael Chopra, Pogba Bontang FC Jajaki Kerjasama dengan Ajax Academy
OLAHRAGA

Bertemu Michael Chopra, Pogba Bontang FC Jajaki Kerjasama dengan Ajax Academy

Next Post
Program Prabowo Revitalisasi Sekolah Sentuh SDN 003 Bontang Utara, Toilet jadi Bagus

Program Prabowo Revitalisasi Sekolah Sentuh SDN 003 Bontang Utara, Toilet jadi Bagus

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.