Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Bontang Pilih Rabu untuk WFH ASN, Jaga Ritme Layanan dan Tradisi Jumat

Redaksi by Redaksi
April 1, 2026
Bontang Pilih Rabu untuk WFH ASN, Jaga Ritme Layanan dan Tradisi Jumat

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris (Foto/Lutfi)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Pemerintah Kota Bontang mengambil langkah berbeda dalam menyikapi kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang digulirkan pemerintah pusat setiap Jumat.

Alih-alih mengikuti pola tersebut, Bontang justru mengkaji penerapan WFH pada hari Rabu.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Pemkot ingin menjaga ritme pelayanan publik sekaligus mempertahankan kegiatan rutin yang telah mengakar, seperti program Jumat Bersih.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan bahwa penyesuaian hari WFH merupakan bagian dari strategi daerah agar kebijakan tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas penting.

“Kalau Jumat diterapkan WFH, kegiatan seperti Jumat Bersih bisa terganggu. Maka kami siapkan opsi hari Rabu, tapi masih menunggu keputusan wali kota,” ujarnya di Pendopo Rumah Jabatan, Rabu (1/4/2026).

Di balik pergeseran hari tersebut, tersimpan upaya Pemkot menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kualitas layanan.

WFH tidak hanya dimaknai sebagai fleksibilitas kerja, tetapi juga instrumen untuk menekan pengeluaran, khususnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Pengurangan mobilitas ASN diyakini dapat berdampak langsung terhadap efisiensi anggaran daerah, sekaligus mendukung program penghematan energi nasional.

Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk seluruh ASN. Jabatan struktural seperti sekretaris daerah, kepala dinas, hingga lurah tetap diwajibkan hadir di kantor guna memastikan roda pemerintahan berjalan stabil.

Sebaliknya, skema WFH akan difokuskan pada pegawai non-struktural yang pekerjaannya memungkinkan dilakukan secara daring.

Pemkot juga menegaskan bahwa pelayanan publik menjadi prioritas utama. Sejumlah unit layanan vital seperti puskesmas, Disdukcapil, serta kantor kecamatan dan kelurahan dipastikan tetap beroperasi normal meski WFH diterapkan.

Hal yang sama berlaku bagi Satpol PP yang tetap menjalankan tugas di lapangan.

“Layanan masyarakat tidak boleh terganggu. Satpol PP juga tetap aktif karena tugasnya di lapangan,” tegas Agus.

Saat ini, rencana penerapan WFH setiap Rabu masih dalam tahap finalisasi dan menunggu persetujuan wali kota.

Jika disahkan, kebijakan ini akan menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah dapat mengadaptasi kebijakan pusat secara fleksibel, tanpa mengorbankan kebutuhan lokal.

Dengan pendekatan tersebut, Bontang mencoba membuktikan bahwa efisiensi tidak harus mengganggu pelayanan, dan inovasi kebijakan bisa tetap selaras dengan karakter daerah. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Diskominfo Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Lobi Kementrian ESDM, Bontang Dapat Tambahan 2.000 Sambungan Jargas Gratis

Next Post

Optimalkan Jam Mengajar, SMPN 2 Bontang Maksimalkan Beban Guru Hingga 40 JP

Related Posts

Pagi Ini Hadapi Samarinda di Laga DPRD Cup 2025, Bontang Incar Juara
WARTA

Sekwan Bontang Bantah Hambur Uang Rp3 Miliar Hanya untuk Beli 27 Unit Mikrofon

Polisi Tegaskan Isu Kenaikan Denda Tilang 150 Persen & Tilang Manual Menyeluruh Hoaks
WARTA

Polisi Tegaskan Isu Kenaikan Denda Tilang 150 Persen & Tilang Manual Menyeluruh Hoaks

Kabar Duka, Mantan Bupati PPU Andi Harahap Tutup Usia di RSKD Balikpapan
WARTA

Kabar Duka, Mantan Bupati PPU Andi Harahap Tutup Usia di RSKD Balikpapan

Waspada! 3 Lokasi Penerapan ETLE di Bontang, Pelanggar Bisa Ditilang Berulang-ulang
WARTA

Polisi: Pemotor Tabrak Pot Bunga Depan Gerbang Perum BSD dalam Kondisi Mabuk

Tabrak Pot Bunga Depan Gerbang Perum BSD, Pemotor Dilarikan ke Rumah Sakit
WARTA

Tabrak Pot Bunga Depan Gerbang Perum BSD, Pemotor Dilarikan ke Rumah Sakit

Kasus Kekerasan Anak di Loktuan Tinggi, Pemkot Bontang Siapkan Langkah Intervensi
WARTA

APBD Bontang 2027 Diproyeksi Hanya Rp 1,6 Triliun, Sejumlah Proyek Bakal Ditunda

Next Post
Optimalkan Jam Mengajar, SMPN 2 Bontang Maksimalkan Beban Guru Hingga 40 JP

Optimalkan Jam Mengajar, SMPN 2 Bontang Maksimalkan Beban Guru Hingga 40 JP

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.