Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM

Belum Berakhir, Kasus Corona di Bontang Tambah 20, Sembuh 6 Orang

Redaksi by Redaksi
October 14, 2020
Lagi, Dua Pasien Positif Covid-19 di Bontang Dinyatakan Sembuh

RSUD Taman Husada Bontang (Foto/dialektis.co)

Share on FacebookShare on Twitter

KASUS positif Corona di Kota Bontang masih bertambah. Satgas Penanganan Covid-19, mengkonfirmasi per Rabu (14/10) kembali terjadi 20 kasus baru, sehingga akumulasi angka positif Covid-19 telah menyentuh 772 kasus.

Melalui laporan harian, tim satgas juga melaporkan terjadi peningkatan jumlah pasien sembuh, yakni 6 orang. Kini total pasien sembuh berjumlah 509 orang.

Peta sebaran Covid-19 di Kota Bontang, terbesar di Kelurahan Belimbing. Angkanya menyentuh 151 kasus. Posisi kedua ada di Kelurahan Gunung Elai dengan 131 kasus, disusul Loktuan 99 kasus, Gunung Telihan 68 Kasus dan Api-api 61 kasus.

Data tersebut menggambarkan potensi penyebaran virus Covid-19 di Kota Bontang masih terbilang besar, untuk itu Dinas Kesehatan Kota Bontang telah menerbitkan Surat Edaran tentang sejumlah pembatasan aktivitas.

SE 188.65/1295/DINKES/2020 tersebut langsung berlaku sejak di tandatangani Pjs Wali Kota Bontang Riza Indra Riadi, per 7 Oktober 2020 lalu.

Lewat edaran ini, sejumlah pembatasan akan dilakukan, seperti imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, hingga imbauan untuk menerapkan system belanja bawa pulang atau take away.

“Ini penegasan dari Perwali Nomor 21/2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19,” ujar Kepala Dinkes Bontang Bahauudin, saat mengumumkan SE tersebut. (Yud/DT).

Berikut 10 Point Isi SE 188.65/1295/DINKES/2020 tersebut:

  1. Masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah, kecuali terdapat aktivitas yang mendesak dan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
  2. Membatasi kegiatan yang dapat menimbulkan berkumpulnya banyak orang, guna meminimalisir potensi bahaya penularan Covid-19.
  3. Pelaksanaan kegiatan yang melibatkan banyak orang agar menerapkan protokol kesehatan.
  4. Pegawai di lingkungan perkantoran agar tidak berkumpul pada saat jam makan.
  5. Pelaksanaan membeli makanan dengan cara membawa pulang/ take away.
  6. Setiap orang yang melaksanakan acara pernikahan, pemberkatan atau acara sejenis lainnya untuk: mengajukan surat pemohonan rekomendasi kepada Dinas Kesehatan sebelum jadwal pelaksanaan kegiatan; Melaksanakan acara paling lama 4 (empat) jam dimulai dari persiapan acara sampai dengan selesai acara; Melakukan pendataan terhadap tamu yang hadir dalam acara; dan menerapkan protokol kesehatan.
  7. Masyarakat agar peduli dengan warga sekitar yang terpapar Covid-19 dan apabila isolasi dilakukan secara mandiri, untuk turut mengawasi dan memberikan dukungan pemenuhan kebutuhan pokok sesuai dengan kemampuan.
  8. Menumbuhkan sikap peduli dan tanggung jawab bahwa tanpa kerja sama seluruh pihak maka angka penekanan dan/atau penurunan Covid-19 dicapai.
  9. Menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan mematuhi kewajiban sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Bontang Nomor 21 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.
  10. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan, kelurahan dan rukun tetangga, agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Kecam Tindakan Represif, Puluhan Jurnalis Demo Mapolres Bontang

Next Post

Wacana Pembangunan Pasar Tanjung Limau Disambut Baik Pedagang

Related Posts

Turnamen Domino PORDI Bontang Sukses Digelar, Kejutan Gardu Media Raih Juara
OLAHRAGA

Turnamen Domino PORDI Bontang Sukses Digelar, Kejutan Gardu Media Raih Juara

Mahasiswa KKNT-79 UNDIP Gelar Edukasi Storytelling Branding terhadap Pelaku UMKM di Wujil
RAGAM

Mahasiswa KKNT-79 UNDIP Gelar Edukasi Storytelling Branding terhadap Pelaku UMKM di Wujil

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ajarkan Katalog Digital Produk, Tingkatkan Potensi Desa Wujil
RAGAM

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ajarkan Katalog Digital Produk, Tingkatkan Potensi Desa Wujil

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
EKBIS

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Next Post
Wacana Pembangunan Pasar Tanjung Limau Disambut Baik Pedagang

Wacana Pembangunan Pasar Tanjung Limau Disambut Baik Pedagang

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.