Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Bantah Fungsikan RKM Sebagai Gudang, Kontraktor Ungkap Sedang Ada Pekerjaan

Redaksi by Redaksi
June 19, 2026
Bantah Fungsikan RKM Sebagai Gudang, Kontraktor Ungkap Sedang Ada Pekerjaan

Herman, Staf Project Manager PT Gariyan Alfath Saguna Saat Bincang Dengan Media Ini (Foto/Yud)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Kontraktor pelaksana pekerjaan gedung Rumah Kreasi Milenial (RKM) membantah tudingan jika bangunan proyek tersebut dijadikan gudang sekaligus tempat menginap pekerja.

Ditegaskan seluruh aktivitas di lokasi masih dalam koridor pelaksanaan proyek dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menanggapi pemberitaan yang beredar, Staf Project Manager PT Gariyan Alfath Saguna, Herman, menyayangkan informasi yang dinilai tidak berimbang lantaran tidak didahului konfirmasi kepada pihak pelaksana proyek.

Kata dia, pekerjaan yang dimulai sejak 20 Mei 2026 itu saat ini masih berfokus pada pengecoran, serta persiapan pemasangan granit dan perbaikan bagian dalam gedung.

“Kalau melihat progres pekerjaan di lapangan, saat ini kami masih melakukan tahapan pengecoran dan beberapa pekerjaan lainnya. Setelah itu akan dilanjutkan dengan pemasangan granit serta pengerjaan bagian dalam gedung,” ujar Herman.

Ia menjelaskan, progres pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 5 persen. Untuk mengejar target penyelesaian pada Desember 2026, pihaknya juga berencana menambah jumlah tenaga kerja.

Tampak Bagian Dalam Gedung RKM, Jumat 19 Juni (Foto/dok.Ist)

Herman menegaskan pelaksanaan proyek berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Karena itu, ia membantah anggapan bahwa bangunan RKM digunakan sebagai gudang maupun tempat tinggal pekerja.

Menurutnya, keberadaan pekerja yang beristirahat di area proyek merupakan hal yang lazim dalam pekerjaan konstruksi.

Bahkan, tenaga kerja yang menginap telah disediakan tempat khusus berupa bedeng atau hunian sementara di lingkungan proyek.

“Memang ada pekerja yang menginap di lokasi, tetapi mereka ditempatkan di bedeng bangunan yang sifatnya sementara. Untuk tenaga ahli juga disediakan tempat khusus. Jadi bukan menginap di dalam area pekerjaan utama sebagaimana yang ditudingkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada siang hari beberapa pekerja kerap memanfaatkan area tertentu untuk beristirahat. Namun kondisi tersebut tidak mengganggu jalannya proyek maupun fungsi bangunan yang sedang direhabilitasi.

Lebih lanjut, Herman mengajak pihak-pihak yang ingin mengetahui kondisi proyek untuk melihat langsung ke lapangan agar memperoleh gambaran yang utuh dan sesuai fakta.

Tampak Bagian Dalam Gedung RKM, Jumat 19 Juni (Foto/Dok.Ist)

“Harusnya melihat langsung bagaimana kondisi di dalam dan seperti apa fakta di lapangan. Kami terbuka jika ada inspeksi atau sidak dari DPRD maupun pihak terkait. Setiap hari pun tidak masalah,” tegasnya.

Pihak kontraktor berharap informasi yang berkembang di masyarakat dapat disampaikan secara proporsional dengan mengedepankan fakta dan konfirmasi dari seluruh pihak yang berkepentingan.

Dengan demikian, proses pembangunan yang sedang berjalan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Berita Bontang
ShareTweet
Previous Post

Data Sementara Operasi Timbang Tunjukkan Tren Positif, Sunting 2 Kelurahan di bawah 10 persen

Next Post

Dini Hari Heboh Perkara Mangga di Belakang RS Amalia, Pelaku Dibawa ke Polsek

Related Posts

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
EKBIS

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Sabtu Pemeliharaan WTP Altra Bontang, 16.500 Pelanggan di Area Ini Terdampak
WARTA

Kemarau Datang, Warga Bontang Diimbau Bijak Gunakan Air Bersih

Gagal Kabur, Dua Pelaku Curanmor di Sebuntal Ditangkap Warga di Jalan Poros BON-SMR
WARTA

Pelaku Curanmor Milik Pekerja SPBU Bonles Tertangkap, Ternyata Masih Pelajar

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Next Post
Dini Hari Heboh Perkara Mangga di Belakang RS Amalia, Pelaku Dibawa ke Polsek

Dini Hari Heboh Perkara Mangga di Belakang RS Amalia, Pelaku Dibawa ke Polsek

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.