Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home VIDEO

Lulus Uji Kompetensi, 28 Peserta Pelatihan Aplikasi Perkantoran Resmi Bersertifikat BNSP

Redaksi by Redaksi
June 29, 2026
Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Sebanyak 28 peserta pelatihan aplikasi perkantoran yang difasilitasi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang berhasil meraih sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah dinyatakan kompeten dalam uji kompetensi yang digelar, Senin (29/6/2026).

Uji kompetensi tersebut merupakan hasil kerja sama Disnaker Bontang dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Aptekkom.

Kegiatan berlangsung di Gedung LPK Aptekkom, Jalan KS Tubun, samping SMP Negeri 7 Bontang, usai para peserta mengikuti pelatihan intensif selama 20 hari.

Dalam proses sertifikasi, peserta diuji pada 11 unit kompetensi yang menjadi standar kemampuan tenaga kerja di bidang aplikasi perkantoran.

Materi yang diujikan meliputi pengoperasian perangkat komputer, penggunaan sistem operasi, pemanfaatan perangkat periferal, aplikasi presentasi dasar, penelusuran internet menggunakan web browser.

Pengelolaan surat elektronik, penggunaan media sosial, pengolahan dokumen dan lembar kerja, pemasukan data, hingga pemahaman mengenai aspek keamanan informasi pengguna.

Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan memenuhi standar kompetensi dan berhak memperoleh sertifikat resmi dari BNSP yang diakui secara nasional.

Kepala Disnaker Kota Bontang, Asdar, yang hadir meninjau langsung pelaksanaan uji kompetensi mengatakan, sertifikat BNSP menjadi nilai tambah bagi pencari kerja karena pengakuannya berlaku di seluruh Indonesia.

Menurutnya, program pelatihan dan sertifikasi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

“Sertifikat BNSP ini tidak hanya berlaku untuk melamar pekerjaan di Kota Bontang, tetapi juga dapat digunakan di berbagai daerah di Indonesia karena memiliki pengakuan secara nasional,” terangnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan disiplin hingga menyelesaikan proses sertifikasi.

Pemerintah Kota Bontang, lanjutnya, sengaja menghadirkan program pelatihan secara gratis agar masyarakat memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja tanpa harus terbebani biaya yang cukup besar.

“Kalau mengikuti pelatihan secara mandiri, biaya untuk mengikuti sertifikasi BNSP bisa mencapai sekitar Rp7 juta hingga Rp8 juta,” ungkapnya.

Asdar berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk memperoleh pekerjaan maupun meningkatkan kemampuan profesional di tempat kerja. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disnaker Bontang
ShareTweet
Previous Post

Kronologi Polda Tangkap Tiga Pria di Loktuan & Guntung, Barang Bukti 50 Paket Sabu

Next Post

Kalah Dramatis di Menit Akhir dari Brazil, Jepang Tersingkir dari Piala Dunia

Related Posts

Turnamen Domino PORDI Bontang Sukses Digelar, Kejutan Gardu Media Raih Juara
OLAHRAGA

Turnamen Domino PORDI Bontang Sukses Digelar, Kejutan Gardu Media Raih Juara

Mahasiswa KKNT-79 UNDIP Gelar Edukasi Storytelling Branding terhadap Pelaku UMKM di Wujil
RAGAM

Mahasiswa KKNT-79 UNDIP Gelar Edukasi Storytelling Branding terhadap Pelaku UMKM di Wujil

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ajarkan Katalog Digital Produk, Tingkatkan Potensi Desa Wujil
RAGAM

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ajarkan Katalog Digital Produk, Tingkatkan Potensi Desa Wujil

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
EKBIS

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Next Post
Kalah Dramatis di Menit Akhir dari Brazil, Jepang Tersingkir dari Piala Dunia

Kalah Dramatis di Menit Akhir dari Brazil, Jepang Tersingkir dari Piala Dunia

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.