Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM KOLOM

Kisah Pilu Warga Bontang Kehilangan Pahlawan Keluarga karena Covid-19

OPINI

Redaksi by Redaksi
January 23, 2021
Kisah Pilu Warga Bontang Kehilangan Pahlawan Keluarga karena Covid-19

Meriska Riska (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Meriska Riska

DIALEKTIS.CO – Assalammualikum semua. Izinkan saya berbagi cerita tentang virus Covid-19 yang menghampiri kami sekeluarga.

17 Desember 2020 pukul 03.00 dini hari, Suami saya ke RSUD Taman Husada Bontang diantar anak Saya yang sulung setelah 2 rumah sakit menolak karena alasan demam yang sudah lewat dari 7 hari.

Iya, sebelumnya. Suami saya demam sudah sekitar 8 hari di rumah. Dan ketika di rumah Suami mengalami demam tiap menjelang maghrib, namun ketika pagi demam turun hanya menyisakan lemas.

Selama di rumh 2 kali Suami ke klinik untuk memeriksakan kondisi, dokter mengatakan suami radang. Namun di hari ke-3 suami mengalami diare, disusul saya pun mulai ikut demam juga.

Dihari ke-4 suami memeriksakan lagi kondisinya ke klinik, tes darah dan menjalani rapid tes.

Alhamdulillah tes darah dan rapid tes semua normal, Saya dan Suami merasa lega. Namun di hari ke-4 itu anak Saya yang SD berdua pun mengalami demam dan lemas.

Di hari ke-5 dan ke-6 Suami hilang nafsu makan. Padahal selama ini jika Suami sakit, tapi nafsu makannya gak pernah hilang.

Sempat sore itu saya antar ke Pak Mantri untuk disuntik, biasa Suami langsung segar.

Dihari ke-7, Suami sempat mengalami sesak nafas. Saya baluri minyak kayu putih dan bawang merah yang diiris-iris Alhamdulillah katanya enakan.

Hari ke-8 Suami mengatakan sudah tidak tahan sesaknya terasa bertambah. Langsung dibawa anak Saya ke rumah sakit.

Saya gak terlalu respon karena Saya pun juga masih demam dan lemas, jam 6 pagi Saya bangun cek hanphone (HP) anak Saya mengirim foto Suami sudah dipasang selang oksigen dan infus.

Jam 8 pagi dokter menelpon agar Saya datang ke rumah sakit.

Dokter mengatakan setelah rapid antigen 80 persen Suami terinfeksi virus Covid-19. Untuk lebih memastikan Suami akan menjalani tes swab siang itu juga.

18 Desember 2020 hasil swab keluar karena kami mengambil jalur mandiri. Semua atas kehendak Allah, Suami positif Covid-19.

Di situ Saya tersentak, Saya merasa juga positif. Karena gejala Suami persis seperti yang Saya alami. Kami dianjurkan karantina mandiri.

Berhubung tanggal 18 itu hari Jumat, saya dan anak-anak menjalani tes swabnya hari Senin 21 Desember 2020.

Hari-hari Saya hanya video call lewat WA sama Suami. Alhamdulillah Suami masih kuat, dihari ke-4 perawatan Saya disuruh dokter untuk tandatangan untuk pasang ventilator, karena oksigen yang biasa kurang maksimal.

Di hari ke-6 dokter mengatakan Suami kondisinya semakin menurun, karna sempat mengeluarkan gumpalan darah.

Dan di situ Suami sempat video call Saya dan mengatakan.

“Mah ini Ayah kuat-kuatin pegang HP, gerakin badan sedikit aja Ayah ngos-ngosan”.

Ya Allah begitu lemahnya dia sampai HP yang ringan aja susah buat megang. Alhamdulillah saya sempat minta maaf sama beliau.

Begini obrolan kami yang terakhir waktu itu.

“Ayah maafin kalo aku banyak salah, banyak meraju, sering marah. Cepat sehat ya yah”.

Suami hanya tersenyum, samar-samar suaranya saya dengar hanya bilang “Ayah sayang Mamah”.

Setelah itu Saya bilang mau tutup telpon, karena perawat sempat bilang ke Saya jangan sering-sering ditelpon biar Bapak gak tambah sesak.

Hari ke-7 Suami sudah gak ada pegang HP, karena chat Saya sudah gak dibalas.

Saya cek terakir beliau liat WA, kemarin waktu Saya video call-an.

Malam dokter mengatakan Suami kondisinya menurun, Saya kencangkan sujud dan berdoa semoga Allah memberikan kesembuhan.

Hari ke-8 sampai ke-9 Suami belum juga buka WA, hanya dokter yang selalu mengabari bahwa kondisi suami semakin menurun. Dokter sudah berusaha maksimal karena alat bantu pernafasanpun sudah terpasang.

26 Desember 2020 pukul 00:30 dokter menelpon Saya disuruh ke rumah sakit. Alangkah gemetarannya, sambil menguatkan hati saya pergi ke rumah sakit dan dokter mengatakan tepat pukul 00:20 Suami sudah tiada.

Suami meninggal dengan kadar gula darah yang tinggi, tekanan darah yang rendah dan virus yang sudah menyebar di tubuhnya.

Iya, Suami saya meninggal dengan penyakit penyerta diabetes. Dimana Almarhum, memang sudah setahun lebih menderita diabtes dan minum obat rutin tiap hari.

Lemas rasanya kaki, dengan tetesan air mata saya mohon izin kepad dokter untuk melihat Almarhum Suami untuk terakhir kalinya karna saya kan juga sudah terkonfirmasi positif Covid-19.

Dokter mengangkat ke dua tangannya dan memohon maaf, tidak bisa bu ini sudah prosedur Covid-19.

Dokter menyuruh Saya pulang, untuk mengabarkan ke keluarga. Dan proses pemakaman akan dilakukan pukul 09.00.

Di saat sedih pikiran kacau, saya juga harus menguatkan imun karena malam sebelumnya hasil swab saya dan dua anak Saya postif Covid-19. Alhamdullah, anak yang dewasa hasilnya negatif.

Saya pasrah, karena memang selama Almarhum Suami sakit, Saya dan dua anak saya yang positif sangat kontak erat. Hampir tiap malam kami mijitin. Apalagi saya yang memang makan dan minum sepiring dan segelas berdua.

Tepat pukul 9 pagi, pihak rumah sakit menyuruh anak kami yang negatif untuk siap-siap ke proses pemakaman. Alangkah terkejutnya saya dilarang hadir karena terkonfirmasi positif.

Dengan tangisan Saya mohon izin, untuk diizinkan walau pun Saya tidak melihat untuk terakhir kalinya. Mohon izin agar bisa menghadiri proses pemakamannya. Alhamdulillah diizinkan dangan syarat menjauh dari yang lain dan disedikan APD lengkap.

Dengan mengendarai motor Saya dan dua anak Saya yang positif pergi meski dibawah cuaca gerimis. Berusaha sekuat mungkin untuk kuat berbesar hati.

Selamat jalan Suamiku, tenang di sana. Kami di sini kuat dan akan selalu mendoakanmu.

Alhamdulillah di tengah kesedihan, Allah berbaik hati karena mangelilingi kami degan orang-orang yang sangat baik dan perhatian.

Di masa-masa karantina banyak bantuan yang datang, bukan hanya memberi semangat tapi juga dengan mengirimi kami beraneka vitamin, buah-buahan dan kebutuhan hari-hari lainnya.

Bahkan untuk kami makan sehari 3 kali ber 5 pun ditanggung tetangga. Saya benar-benar tidak masak sama sekali.

Terimkasih untuk semua Keluargaku, Tetanggaku, RT, para sahabatku, kantor tempat Almarhum bekerja dan semua teman-teman Saya dan Almarhum. Kalian luar biasa baiknya selalu suport Saya.

Alhmdulillah saat ini Saya dan anak-anak sudah sehat dan bisa beraktivitas seperti biasa.

Buat yang baca ambillah hikmah dari cerita hidup Saya.

Tetap ikuti protokol kesehatan, kasihan para dokter dan perawat yang berjuang dengan virus di sekitarnya.

Lebih dekatkan diri kepad Allah, karena atas kehendaknya semua akan terjadi. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: BontangCovid-19kaltim
ShareTweet
Previous Post

Diserang KKB usai Salat Subuh, Dua Prajurit TNI Gugur di Papua

Next Post

Tegas! Mulai 25 Januari Masuk Balikpapan Wajib Tes Antigen

Related Posts

suporter sepak bola
KOLOM

Koalisi Pers Kaltim Kecam Pelabelan “Londo Ireng” terhadap Jurnalis, Presiden Prabowo Diminta Minta Maaf

suporter sepak bola
KOLOM

AJI: Penghalangan Liputan di Pulau Obi & Ucapan Merendahkan Hotman Paris kepada Jurnalis Adalah Bentuk Intimidasi 

Bupati Tanggamus dan JMSI Diskusi Hilirisasi Produk Pertanian dan Pelebaran Jalan
KOLOM

Bupati Tanggamus dan JMSI Diskusi Hilirisasi Produk Pertanian dan Pelebaran Jalan

Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui Disorot, Pengguna Jasa Nilai Ganggu Kenyamanan Berusaha
KOLOM

Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui Disorot, Pengguna Jasa Nilai Ganggu Kenyamanan Berusaha

Menuju Indonesia Maju : Komitmen Menegakkan Pasal 33 UUD 1945
KOLOM

Menuju Indonesia Maju : Komitmen Menegakkan Pasal 33 UUD 1945

Korban Lubang Tambang Bertambah, JATAM Desak Investigasi Kematian Muhammad Aji
KOLOM

Korban Lubang Tambang Bertambah, JATAM Desak Investigasi Kematian Muhammad Aji

Next Post
Tegas! Mulai 25 Januari Masuk Balikpapan Wajib Tes Antigen

Tegas! Mulai 25 Januari Masuk Balikpapan Wajib Tes Antigen

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 0000241

article 0000242

article 0000243

article 0000244

article 0000245

article 0000246

article 0000247

article 0000248

article 0000249

article 0000250

article 0000251

article 0000252

article 0000253

article 0000254

article 0000255

article 0000256

article 0000257

article 0000258

article 0000259

article 0000260

article 0000261

article 0000262

article 0000263

article 0000264

article 0000265

article 0000266

article 0000267

article 0000268

article 0000269

article 0000270

article 0000271

article 0000272

article 0000273

article 0000274

article 0000275

article 0000276

article 0000277

article 0000278

article 0000279

article 0000280

article 0000281

article 0000282

article 0000283

article 0000284

article 0000285

article 0000286

article 0000287

article 0000288

article 0000289

article 0000290

article 0000291

article 0000292

article 0000293

article 0000294

article 0000295

article 0000296

article 0000297

article 0000298

article 0000299

article 0000300

article 888896

article 888897

article 888898

article 888899

article 888900

article 888901

article 888902

article 888903

article 888904

article 888905

article 888906

article 888907

article 888908

article 888909

article 888910

article 888911

article 888912

article 888913

article 888914

article 888915

article 888916

article 888917

article 888918

article 888919

article 888920

article 888921

article 888922

article 888923

article 888924

article 888925

article 2990236

article 2990237

article 2990238

article 2990239

article 2990240

article 2990241

article 2990242

article 2990243

article 2990244

article 2990245

article 2990246

article 2990247

article 2990248

article 2990249

article 2990250

article 2990251

article 2990252

article 2990253

article 2990254

article 2990255

article 2990256

article 2990257

article 2990258

article 2990259

article 2990260

article 2990261

article 2990262

article 2990263

article 2990264

article 2990265

article 2990266

article 2990267

article 2990268

article 2990269

article 2990270

article 2990271

article 2990272

article 2990273

article 2990274

article 2990275

article 2990276

article 2990277

article 2990278

article 2990279

article 2990280

article 2990281

article 2990282

article 2990283

article 2990284

article 2990285

article 2990286

article 2990287

article 2990288

article 2990289

article 2990290

article 2990291

article 2990292

article 2990293

article 2990294

article 2990295

article 2990296

article 2990297

article 2990298

article 2990299

article 2990300

article 2990301

article 2990302

article 2990303

article 2990304

article 2990305

article 2990306

article 2990307

article 2990308

article 2990309

article 2990310

article 2000196

article 2000197

article 2000198

article 2000199

article 2000200

article 2000201

article 2000202

article 2000203

article 2000204

article 2000205

article 2000206

article 2000207

article 2000208

article 2000209

article 2000210

article 2000211

article 2000212

article 2000213

article 2000214

article 2000215

article 2000216

article 2000217

article 2000218

article 2000219

article 2000220

article 2000221

article 2000222

article 2000223

article 2000224

article 2000225

article 2000226

article 2000227

article 2000228

article 2000229

article 2000230

article 2000231

article 2000232

article 2000233

article 2000234

article 2000235

article 2000236

article 2000237

article 2000238

article 2000239

article 2000240

article 2000241

article 2000242

article 2000243

article 2000244

article 2000245

article 2000246

article 2000247

article 2000248

article 2000249

article 2000250

article 2000251

article 2000252

article 2000253

article 2000254

article 2000255

article 992000171

article 992000172

article 992000173

article 992000174

article 992000175

article 992000176

article 992000177

article 992000178

article 992000179

article 992000180

article 992000181

article 992000182

article 992000183

article 992000184

article 992000185

article 992000186

article 992000187

article 992000188

article 992000189

article 992000190

article 992000191

article 992000192

article 992000193

article 992000194

article 992000195

article 992000196

article 992000197

article 992000198

article 992000199

article 992000200

article 7700156

article 7700157

article 7700158

article 7700159

article 7700160

article 7700161

article 7700162

article 7700163

article 7700164

article 7700165

article 7700166

article 7700167

article 7700168

article 7700169

article 7700170

article 7700171

article 7700172

article 7700173

article 7700174

article 7700175

article 7700176

article 7700177

article 7700178

article 7700179

article 7700180

article 7700181

article 7700182

article 7700183

article 7700184

article 7700185

article 5500126

article 5500127

article 5500128

article 5500129

article 5500130

article 5500131

article 5500132

article 5500133

article 5500134

article 5500135

article 5500136

article 5500137

article 5500138

article 5500139

article 5500140

article 5500141

article 5500142

article 5500143

article 5500144

article 5500145

article 5500146

article 5500147

article 5500148

article 5500149

article 5500150

article 5500151

article 5500152

article 5500153

article 5500154

article 5500155

article 5500156

article 5500157

article 5500158

article 5500159

article 5500160

article 5500161

article 5500162

article 5500163

article 5500164

article 5500165

article 5500166

article 5500167

article 5500168

article 5500169

article 5500170

article 5500171

article 5500172

article 5500173

article 5500174

article 5500175

article 5500176

article 5500177

article 5500178

article 5500179

article 5500180

article 5500181

article 5500182

article 5500183

article 5500184

article 5500185

article 5500186

article 5500187

article 5500188

article 5500189

article 5500190

article 5500191

article 5500192

article 5500193

article 5500194

article 5500195

news-1701