Dialektis.co – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang mendorong seluruh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) agar tidak hanya fokus pada proses pelatihan, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan bagi para peserta setelah program selesai.
Kepala Disnaker Bontang, Asdar Ibrahim, menegaskan pentingnya peran LPK dalam memastikan lulusan pelatihan benar-benar terserap di dunia kerja atau mampu mandiri melalui usaha.
Baca juga: Disnaker Bontang Lakukan Sertijab, Sejumlah Jabatan Strategis Diisi Pejabat Baru
Menurutnya, pelatihan kerja tidak boleh berhenti pada pemberian keterampilan semata.
“Kami ingin ada tindak lanjut yang jelas. Peserta yang sudah lulus perlu dipantau, apakah sudah bekerja atau justru membuka usaha sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program pelatihan tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang dilatih, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan, baik dalam bentuk penyerapan tenaga kerja maupun lahirnya wirausaha baru.
Baca juga: Disnaker Bontang Sediakan Hotline WhatsApp untuk Bantu Pengguna Aplikasi Teman Naker
Untuk itu, Disnaker Bontang meminta seluruh LPK agar secara rutin melakukan pemantauan terhadap alumni pelatihan. Hasil pemantauan tersebut diharapkan dapat dilaporkan secara berkala kepada Disnaker sebagai bahan evaluasi program ke depan.
“LPK kami dorong aktif melaporkan perkembangan lulusan. Ini penting untuk melihat efektivitas pelatihan sekaligus menentukan kebijakan lanjutan,” tambahnya.
Dengan langkah ini, Disnaker Bontang berharap program pelatihan kerja yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat jangka panjang dan berkontribusi nyata dalam menekan angka pengangguran di daerah. (*/Adv).
Baca juga: Disnaker Bontang Gelar Pelatihan Multimedia 20 Hari, Dorong Peserta Jadi Entrepreneur
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post