Dialektis.co – Tingkat kehadiran orang tua dalam membawa balita ke Posyandu di Kota Bontang masih belum maksimal. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat, partisipasi masyarakat saat ini baru berada di kisaran 75 hingga 80 persen.
Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala utama dalam upaya deteksi dini stunting. Pasalnya, pemantauan tumbuh kembang anak seharusnya dilakukan secara rutin setiap bulan.
Kepala Dinkes Bontang, Bahtiar Mabe, mengatakan rendahnya kehadiran di Posyandu membuat pemerintah kesulitan memantau kondisi balita secara menyeluruh.
“Kalau orang tua tidak membawa anaknya ke Posyandu, kita tidak bisa mengetahui perkembangan mereka. Akibatnya, kita juga tidak bisa melakukan intervensi sejak dini jika ada indikasi stunting,” ujarnya.
Baca juga: Jemput Bola Cegah Stunting, Bontang Intensifkan Operasi Timbang ke Rumah Warga
Ia menjelaskan, stunting tidak selalu terjadi sejak lahir. Banyak kasus menunjukkan bayi lahir dalam kondisi normal, namun mengalami gangguan pertumbuhan di tengah masa perkembangan.
“Mungkin saat lahir tidak stunting, tapi di tengah jalan pertumbuhannya terganggu. Kalau tidak rutin dipantau, ini sering terlambat diketahui,” jelasnya.
Dengan tingkat kehadiran yang belum mencapai 100 persen, sekitar 20 persen balita di Bontang masih luput dari pengawasan rutin. Untuk mengatasi hal ini, Dinkes harus melakukan langkah tambahan melalui program Operasi Timbang dengan sistem jemput bola ke rumah warga.
Namun, Bahtiar menegaskan bahwa keaktifan masyarakat tetap menjadi kunci utama keberhasilan penanganan stunting. Tanpa partisipasi orang tua, upaya pemerintah tidak akan berjalan optimal.
“Kalau masyarakat rutin datang ke Posyandu, semuanya akan lebih mudah. Kita bisa pantau dan tangani lebih cepat,” katanya.
Baca juga: Kejar Target 12,5 Persen, Dinkes Bontang Fokus Cegah Stunting dari Hulu
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan jadwal timbang bulanan. Menurutnya, langkah sederhana ini sangat penting untuk memastikan anak tumbuh sehat dan terhindar dari stunting.
“Ini demi masa depan anak-anak kita. Rutin ke Posyandu adalah langkah paling dasar untuk mencegah stunting,” pungkasnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post