Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Bahlil Tegaskan AS Bisa Kelola Tanah Jarang, Tapi Ekspor Bahan Mentah Tetap Dilarang

Redaksi by Redaksi
February 23, 2026
Bahlil Tegaskan AS Bisa Kelola Tanah Jarang, Tapi Ekspor Bahan Mentah Tetap Dilarang

Bongkahan logam tanah jarang. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia tetap tidak akan mengekspor bijih mineral kritis. Termasuk logam tanah jarang (LTJ) atau rare earth elements (REE) , meskipun mengizinkan Amerika Serikat (AS) mengelola komoditas itu.

Kata dia, salah satu poin kesepakatan tarif resiprokal Indonesia dan AS yakni penghapusan pembatasan ekspor komoditas industri ke AS termasuk mineral kritis. Tak membuat ekspor bijih otomatis diperbolehkan.

Pasalnya berdasarkan regulasi, ekspor bijih seluruh komoditas memang sudah tak diperbolehkan. Maka investor termasuk perusahaan AS tetap harus membangun smelter untuk mengolah mineral kritis tersebut sebelum diekspor.

“Jadi ini bisa bersama-sama. Jadi katakanlah mereka mau bangun smelter di Indonesia untuk nikel, kita akan dorong. Kita akan kasih ruang yang sebesar-besarnya, sama juga dengan negara lain,” kata Bahlil dalam konferensi pers, Ahad (22/2/2026).

Bahlil menegaskan jangan diartikan bahwa Indonesia akan membuka ekspor barang mentah. Tapi yang dimaksudkan adalah, boleh setelah dilakukan pemurnian.

“Setelah dilakukan pemurnian, kemudian hasilnya bisa diekspor. Biar clear nih, biar tidak ada salah interpretasi,” tegasnya.

Bahlil memastikan komoditas mineral kritis yang dimaksud terdiri atas, nikel, emas, logam tanah jarang, serta beberapa mineral lainnya.

Lebih jauh Bahlil menyatakan Indonesia akan memprioritaskan AS jika ingin berinvestasi mengelola mineral kritis di Indonesia. Dia juga membuka peluang dilakukannya kerja sama antara perusahaan AS tersebut dengan badan usaha domestik.

“Jadi ada dua pola di sini. Yang pertama mereka bisa masuk secara murni untuk eksplorasi, kemudian bisa melakukan produksi sendiri. Atau bisa melakukan masuk dengan JV dengan perusahaan yang sudah eksisting. Itu satu,” ungkap dia.

“Kedua, begitu mereka sudah berproduksi, membangun industrinya, maka hak mereka untuk mengekspor ke Amerika, itu kita berikan ruang. Sama juga dengan negara-negara lain. Jadi equal treatment saja,” tegasnya.

Sebelumnya dilaporkan, Indonesia dan AS akan melakukan kerja sama dalam pengelolaan mineral kritis termasuk logam tanah jarang (LTJ) dari sektor hulu hingga hilir.

Hal tersebut tertuang dalam salah satu poin kesepakatan tarif resiprokal Indonesia dan AS yang baru saja diteken kedua kepala negara, Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump.

Dalam dokumen yang dirilis White House, Kamis (19/2/2026) waktu setempat, dijelaskan bahwa Indonesia akan menghapus pembatasan ekspor komoditas industri ke AS termasuk mineral kritis.

Selain itu, Indonesia dan AS akan mempercepat kerja sama dalam pengembangan, pengolahan, dan produksi hilir mineral kritis berdasarkan pertimbangan komersial.

“Untuk memperkuat konektivitas rantai pasok antara kedua pihak, Indonesia akan menghapus pembatasan ekspor komoditas industri ke Amerika Serikat, termasuk mineral kritis,” bunyi isi dokumen, seperti dilansir dari bergelora.com.

Dijelaskan bahwa Indonesia akan bekerja sama dalam pengembangan sektor tanah jarang dan mineral kritis secara efisien bersama perusahaan AS, untuk memastikan rantai pasok yang aman dan beragam. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kabar Nasional
ShareTweet
Previous Post

Tiga Hari Dipantau, 3 Pria di Tanjung Laut Digerebek Barang Bukti 2,38 Gram Sabu

Next Post

Propam Polres Bontang Mendadak Periksa HP Polisi, Antisipasi Judol

Related Posts

Dua Pria Asal Guntung Ditangkap, Polisi Temukan 252 Butir Pil Double L Siap Edar
WARTA

Perkara 9 Paket Sabu, Dua Pria di Berbas Pantai Diciduk Polisi

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla
WARTA

Kodim 0908/Bontang Gelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla

Insentif Guru Swasta di Bontang Tetap Naik, 2027 Capai Rp1,5 Juta
WARTA

Insentif Guru Swasta di Bontang Tetap Naik, 2027 Capai Rp1,5 Juta

Pro Kontra Tarif Fasilitas Pemerintah, AH: Perda Bukan Barang Suci, Tak Boleh Memberatkan
WARTA

Bantah Isu Naikkan Tarif PBB, Pemkot Bontang Lebih Pilih Efisiensi Anggaran

Pacu PAD Kaltim Sinergi BUMD-BUMN, PT BKS Jajaki Kemitraan Bisnis Bersama PKT
EKBIS

Pacu PAD Kaltim Sinergi BUMD-BUMN, PT BKS Jajaki Kemitraan Bisnis Bersama PKT

Lewat PKT Proaktif, Pupuk Kaltim Salurkan Logistik dan Kebutuhan Mendesak bagi Korban Gempa NTT
WARTA

Lewat PKT Proaktif, Pupuk Kaltim Salurkan Logistik dan Kebutuhan Mendesak bagi Korban Gempa NTT

Next Post
Propam Polres Bontang Mendadak Periksa HP Polisi, Antisipasi Judol

Propam Polres Bontang Mendadak Periksa HP Polisi, Antisipasi Judol

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.