Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Pengakuan Terbaru Korban Modus “Segitiga” di Bontang, Lebih Halus Tidak Maksa

Redaksi by Redaksi
January 27, 2026
Pengakuan Terbaru Korban Modus “Segitiga” di Bontang, Lebih Halus Tidak Maksa

Bukti Transfer Korban Modus "Segitiga" di Bontang

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Imbauan agar waspada tawaran harga murah dan paksaan transfer. Laporan terbaru, dari seorang korban penipuan modus “segitiga” material bangunan di Kota Bontang justru menunjukkan fakta baru.

Kepada media ini, FTO (31) warga Jalan DI Panjaitan mengaku pelaku tampil sangat profesional, tenang. Bahkan berani menolak tawaran harga, hingga membuat dirinya menjadi yakin.

Bukan Harga Murah, Tapi Harga Wajar

Berbeda dengan kasus sebelumnya. FTO mengaku terjebak justru karena harga yang ditawarkan pelaku di Facebook Marketplace terasa sangat masuk akal dan wajar. Tak diskon fantastis yang biasanya memicu kecurigaan.

Baca juga: Cerita Mantan Pekerja Toko Bangunan Soal Modus “Segitiga”, Bikin Trauma

“Dia enggak ngasih harga murah. Harganya wajar. Pas saya coba tawar, dia malah berani bilang: ‘Nggak bisa Bu, itu sudah harga murah. Ibu cari saja di toko lain kalau memang di saya kemahalan’. Teknik ini bener-bener pro, bikin saya makin percaya kalau dia penjual asli,” ungkapnya.

Kata dia, sebagai korban nilai kewaspadaannya hilang. Itu terjadi karena sikap pelaku yang sangat tenang selama proses pengiriman.

Pelaku tidak memberondong korban dengan permintaan transfer di awal. melainkan menunggu hingga momen psikologis yang tepat.

Baca juga: Masih Soal Modus “Segitiga” di Bontang, Kali Ini Korban COD Bata Merah Rugi Rp6 Juta

Saat armada pengangkut material mendekati lokasi, pelaku memberikan instruksi yang sangat natural seolah-olah dia adalah pemilik toko atau kontraktor yang memantau pengiriman secara real-time.

“Dia tenang banget nipunya. Dia kabari kalau mobil sudah di sekitar rumah. Begitu saya jemput dan arahkan ke rumah, dia WA lagi tanya: Sudah ketemu sopir saya belum, Bu?,”.

“Pas saya jawab sudah. Baru dia minta pelunasan supaya barang bisa diturunkan. Karena dia sangat tenang, saya sama sekali nggak merasa curiga,” pungkasnya.

Baca juga: Waspada Modus “Segitiga” di Bontang: Barang Sampai Rumah, Tapi Uang Melayang

Ia pun berharap, kasus ini diberitakan. Agar jadi pembelajaran masyarakat bersama untuk tidak mudah percaya dan lebih berhati-hati saat bertransaksi secara online. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kabar Bontang
ShareTweet
Previous Post

Partai Prima Suarakan Ambang Batas 0 Persen, Bentuk Otentik Demokrasi Pancasila

Next Post

Rugikan Negara Rp500 Juta, 3 Orang Ditetapkan jadi Tersangka Bimtek Dishub Bontang

Related Posts

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan KS Tubun, Diduga Bunuh Diri
WARTA

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan KS Tubun, Diduga Bunuh Diri

Jual Tabung Gas di Facebook, Pembobol Rumah Tj Laut Ditangkap di Teluk Pandan
WARTA

Jual Tabung Gas di Facebook, Pembobol Rumah Tj Laut Ditangkap di Teluk Pandan

Kualitas Udara Bontang Masih Kategori Tidak Sehat, BPBD Imbau Warga Pakai Masker
WARTA

Kualitas Udara Bontang Masih Kategori Tidak Sehat, BPBD Imbau Warga Pakai Masker

Kabut Asap Memburuk, Pelajar di Bontang Dipulangkan
WARTA

Kabut Asap Memburuk, Pelajar di Bontang Dipulangkan

Lihat Langsung IKN, ISKA Papua Selatan Tegaskan Dukungan Pembangunan
KOLOM

Lihat Langsung IKN, ISKA Papua Selatan Tegaskan Dukungan Pembangunan

Jurnalis Dilarang Ikut Mediasi Demo PLN, Hasil Pertemuan Dipertanyakan
WARTA

Jurnalis Dilarang Ikut Mediasi Demo PLN, Hasil Pertemuan Dipertanyakan

Next Post
Naik Penyidikan, Kejari Bontang Ungkap Alur Dugaan Mark Up Perjadin Bimtek di Dishub

Rugikan Negara Rp500 Juta, 3 Orang Ditetapkan jadi Tersangka Bimtek Dishub Bontang

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.