Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN DPRD Bontang

Bakhtiar Wakkang Sebut Harga Tanah di Kawasan Industri Bontang Lestari Terlalu Murah

Redaksi by Redaksi
July 9, 2024
Bakhtiar Wakkang Sebut Harga Tanah di Kawasan Industri Bontang Lestari Terlalu Murah

Bakhtiar Wakkang Saat Rapat Dengar Pendapat (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Bakhtiar Wakkang menyoroti harga tanah di kawasan industri Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan yang dinilai sangat murah.

Hal tersebut ia sampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Tim Tata Ruang yang di pimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Agus Haris serta dihadiri rekan lainnya Maming, Senin (8/7/2024).

Menurutnya, harga dengan nasib masyarakat setempat ke depannya harusnya dipertimbangkan sebelum Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melepas tanah warga dengan harga yang terbilang murah tersebut.

Lanjutnya, harga ikan bawis perkilonya lebih mahal ketimbang tanah masyarakat yang dibeli pihak PT Kawasan Industri Bontang (KIB) senilai Rp10 ribu per meter persegi itu.

“Jual 3 meter tanah, baru dapat ikan bawis sekilo. Kan itu tidak adil,” cecarnya.

Bakhtiar Wakkang meminta pemerintah melakukan kajian sebelum bekerjasama dengan investorinvestor agar bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga tidak hanya menguntungkan satu pihak.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mempertanyakan kajian investasi mengenai pembebasan lahan seluas 704 hektare yang berada di Loktunggul ini. Pasalnya semua itu harus jelas.

“Jangan sampai ada pembebasan lahan, tapi tidak tahu arahnya kemana,” tandasnya.

Selain kajian investasi, ia juga menanyakan sebelum pembebasan lahan apakah pihak pemerintah sudah menyampaikan PT KIB perihal Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di kawasan tersebut senilai Rp100 ribu.

Menyikapi pertanyaan ini, Lurah Bontang Lestari melalui Staf Pemerintahan Kelurahan Bontang Lestari, Taufiq menuturkan sebelumnya pihaknya tidak pernah bertemu dengan pihak perusahaan.

Akan tetapi, masyarakatlah yang berkoordinasi secara langsung.

“Kami murni tidak pernah bertemu dengan pihak perusahaan ataupun menghadap ke kami. Tapi masyarakat yang datang meminta diurus administrasinya,” tutupnya.

Sementara, Perwakilan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan), Maman, mengungkapkan harga tanah di Bontang Lestari sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) terkecil adalah Rp105.000 per meter persegi.

Maman mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh PT. Kawasan Industri Bontang (KIB) sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Namun begitu, Maman menyatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi masalah harga tanah karena hal tersebut adalah kesepakatan antara kedua belah pihak.

“Kalau masyarakat tidak setuju, maka akad jual beli pasti batal,” kata Maman.

Ia juga menyampaikan bahwa harga tanah di kawasan Bontang Lestari yang terkecil adalah Rp 105.000 meter persegi, sesuai dengan NJOP. (adv).

Penulis : Mira

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co di WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Dewan Bontang
ShareTweetShare
Previous Post

Persentase Saham Tidak Rinci, Dewan Minta Raperda Pendirian PT BME Direvisi Ulang

Next Post

Rustam Apresiasi Kinerja Pemkot Atasi Banjir, Tak Lagi jadi Momok

Related Posts

Dewan Dorong Kartu Bontang Pintar Dijalankan, Sistem Voucher Rp2 Juta Tiap Siswa
DPRD Bontang

Dewan Dorong Kartu Bontang Pintar Dijalankan, Sistem Voucher Rp2 Juta Tiap Siswa

Andi Faiz Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah yang Wajibkan Iuran Paguyuban
DPRD Bontang

Andi Faiz Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah yang Wajibkan Iuran Paguyuban

Hadirkan Air Bersih di RT 20 Desa Suka Rahmat, Satgas TMMD Mulai Kerjakan Bak Penampungan
PARIWARA

Hadirkan Air Bersih di RT 20 Desa Suka Rahmat, Satgas TMMD Mulai Kerjakan Bak Penampungan

Andi Faiz: Gudang Bulog Harus Segera Dibagun, Jika Tidak Hibah Lahan Batal Demi Hukum
DPRD Bontang

Andi Faiz Geram Server Diskominfo Rusak Kena Hujan, Kadis Harus Tanggung Jawab

Andi Faiz Dorong Makan Bergizi Gratis Segera Jangkau Seluruh Sekolah
DPRD Bontang

Andi Faiz Dorong Makan Bergizi Gratis Segera Jangkau Seluruh Sekolah

Ikuti! 22-23 Juli Ada Uji Emisi Gratis di Bontang Citimall, Terbatas 300 Mobil
PARIWARA

Ikuti! 22-23 Juli Ada Uji Emisi Gratis di Bontang Citimall, Terbatas 300 Mobil

Next Post
Rustam Apresiasi Kinerja Pemkot Atasi Banjir, Tak Lagi jadi Momok

Rustam Apresiasi Kinerja Pemkot Atasi Banjir, Tak Lagi jadi Momok

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.